
Di sinisekatang anet beradam, dalm sebuah rumah besar bercat putih bersih di dalamnya terdapat perabotan yang dominan ukiran semacam kayu jadi, dan berbagai guci guci berukuran besar di sudut dinding.
*Bun, anet gak mimpikan ini, bangus bangat rumah kita* Anet terkagum kagum dengan interior dalam rumh ini, terkesan sangat klasik namun tetap indah di pandang dan elegan tentinya.
*Ya, ini semua di berikan pamanmu untuk bunda di hari ulang tahun pernikahan kami yang ke 2* bunda ikut menyapu pemandangan sekeliling ruangan dengan senyum yang mengambang, mengingat betapa besarnya cinta sang suami untuknya.
*Paman benar benar mencintai bunda dengan tulus, seperti kkian mencintai dan menyayangi ku saat ini* Anet memeluk bunda merasa bahagia dengan kenyataan yang ada saat ini.
Paman yang baru saja pulang dari peninjauan proyek pun ikut bergabung bersama dua wanita kesayangannya, mereka pindah ke halaman belakang rumah untuk menikmati senja yang akan segera datang di ganti dengan bulan yang akan menemani isi bumi dengan cahaya indahnya.
__ADS_1
-
*Iiih, kenapa dia tidak mengangkat telpon ku sih* upat seorang gadis berambut pirang yang baru saja tiba di bandara internasional negara I.
Dengan langkah sedikit di hentakkan wanita bernama Sella ini terpaksa berjalan sendiri dan menunggu taxi online untuk menjemputnya. Beruntung di negara ini orang tuanya memiliki saham dan mereka juga sering berkunjung ke sini, tetapi mereka enggan membili rumah namun memilih hunian bersusun nan mewah saja.
Setelah di dalam taxi lagi lagi sella tak henti hentinya menghubing mantan kekasih yang sekaligus sebagai tujuan utamanya datang ke negara ini. Bukannya mendapatkan hasil, kekecewaan yang harus sella terima karena nomor yang di telpon lama kelamaan tidak aktif lagi. mungkin di matikan oleh sang pemilik nomor.
-
__ADS_1
Di kamarnya ambran dilanda emosi di ubun ubun. setelah mendapat pesan aingkat dari sella dia menjadi tambah muka dengan wanita itu.
*Sebenarnya rubah betina itu mau apa lagi ingin bertemu denganku, sampai sampai harus datang ke negara ini* umpat ambran melempar ponsel yang sengaja di matikannya.
Beberapa tahun lalu, saat ambran berkuliah di negara C dia bertemu dan menjalin hubungan dengan sella. mereka begitu terlihat serasi namun dalam diam sella berselingkuh dengan teman kampusnya juga, dan ambran akhirnya mengetahui hal itu lansung memutuskan hubungannya dengan sella.
*Mulai detik ini, kita sudah tidak ada hubungan apapun, jangan coba coba ganggu hidupku lagi* Tegas ambran saat memergoki sella sedang bermain ranjang di sebuah kamar hotel bersama seorang pria berperawakan bule.
Sella seorang gadis cantik blasteran, ibunya asli orng negara I Dan ayahnya orang asli negara C. Awalnya mereka tinggal di negara I, Namun karena ayahnya seorang pembisnis di dunia permodelan dan bisnisnya lebih berkembang di negara C, mereka pindah ke negara C. dan hanya sekali kali saja kembali ke negara I.
__ADS_1
Karena marah dan kecewa pada sella ambran memutuskan untuk pulang ke negaranya setelah lulus kuliah, dan benar saja selama nenunggu kelulusannya, Sella selalu saja meminta ambran untuk menjadi kekasihnya lagi, tapi tetap ambran menolak sella untuk kembali menjadi kekaksihnya. bahkan ambran tak sudi melihat wajah wanita penghianat tersebut.
Bersambung...