Bukan Gadis Desa Biasa

Bukan Gadis Desa Biasa
BAB 116


__ADS_3

Hari berlalu begitu cepat, pernikahan anet dan ambran tinggal 3 hari lagi.


*Net, kenapa masih ke kantor kau akan segerah menikah kan, harus nya kau beristirahat dan mempersiapkan diri mu, buka malah bekerja* Dinda merasa heran dengan anat yang masih sibuk dengan tumpukan berkas di meja nya.


Bahkan dua hari ini anet selalu datang ping awal dari karyawannya dan pulang paling tdrakhir.


*Kau ad masalah* tanya dinda lagi karena dari tadi anet hnya memberikan senguman di setiap ucapannya.


*Tidak din, aku hatus selesaikan dulu semua berkas ini, karena nanti aku mau libur satu minggu, dan aku kasihan padamu yang selalu jadi korban tumpukan berkas ini karena ulah ku* anet akhornya menjawab dinda.


*Aku kan wakil CEO dan itu sudah tanggung jawab dn yugas ku net, sudha kau pulang saja. biar aku saja yang menyelesaikan nya* dea menarik tangan anet agar anet berhenti bekerja dan segera pulang.


* Iya, iya aku pulang, tapi kamu kabati aku kalau ada apa apa ya, dan jangan lupa ajak ibu dan dua adik mu ke acara pernikahan ku nanti* anet berdiri dan meninggalkan dinda dalam ruangannya.


*Siap buk boss* sahut dinda cengengesan.


-


Di perusahaan Ambran sudah selesai dengan dokumen dokumen pentingnya. hari ini adalah hari terakhir dia ke kantor sebelum libur untuk satu minggu kedepan.


*Melinda* panggil Ambran pada sekretarisnya.


*iya bos, ada yang bisa saya bantu* tanya melinda saat sudh masuk di ruangan bosnya itu.

__ADS_1


*Ini ada beberapa berkas untuk miteeng dengan beberapa klaen, tolong besok kau gantikan aku ya.* ambran menyerahkan tugas nya pada melinda.


Karena semenjak robi tak bisa lagi banyak membantunya, melinda lah jadi tangan kanan ambran. dan melinda sangat menjaga kepercayaan yang di berikan padanya. tak jarang juga melinda memenangkan tender besar sat menggantikan ambran.


Sebelum pergi ambran mengingatkan melinda.


* Ini undangan untuk mu, jangan lupa hadir di acara pernikahan ku besok, ajak pasangan mu juga* melinda menerima undangan tersebut.


*Baik bos*


*


Saat di perjalanan pulang. ambran merasa perutnya sangat lapar dan akhkrnya ambran berhenti di sebuah cafe yang ada di jalan arah rumah nya.


Setelah memesan makannya, ambran duduk di kursi yang bersebelahan dengan kaca, sehingga bisa menikmati pemandangan jalan raya di luaran sana.


*Ambran, kau ambran kan* tanya wanita itu.


Ambran melirik wanita yang berdiri di depannya, *nada, kau nada kan* tanya ambran balik.


*Iya aku denada temn sma mu dulu, kau sendirian saja*


*iya, aku sendiri, kau* tanya ambaran.

__ADS_1


*Aku juga sendiri kebetulan tadi dari rumah teman pas di jalan laoar makanya mampir ke sini, boleh aku gabung*


*Oh ya silahkan* Wanita bernama denada itu ikut duduk di meja yang sama dengan ambran dan sambil menunggu makannya datang merek berbincang mengingat masa SMA dulu.


Tanpa sengaja anet yang kebetulan ingin menjenguk baby royan dan sebelum nya ingin membawakan Es coffe latte kesuakaan dea.


Dan saat di parkiran cafe dimana ambran dan denada sedang asik mengobrol, tanpa sengaja anet menagkap pemandangan yang membuat dadanya terasa sakit.


*Itu kan kak ambran. siapa wanita yang bersamanya*


*Apa kah kak ambran selama ini memiliki wanita lain selain aku*


*Dari cara mereka tertawa, sepertinya mereka sangat dekat.* gumam anet yang melihat keakraban ambran dan juga denada dari balik kaca pembatas itu..


Ambran merasa ada yang memperhatikannya dan menoleh ke samping dimana anet masih berdiri di samping mobilnya.


*Anet*


Bersambung....


Maafkan author yang kadang suka ngebut nge up nya, kadang malah molor. karena sekarang ini mood moodtan, mungkin karna udah puyeng dengan skenario. πŸ˜‚πŸ˜‚


Jadi maklumin aja ya bundsistπŸ€­πŸ™

__ADS_1


Makasih masih setia bersama alur author yang gak jelas ini.


love you😘😘😘😘


__ADS_2