Bukan Gadis Desa Biasa

Bukan Gadis Desa Biasa
BAB 41


__ADS_3

Karena sudah tak tahan lagi, yuda menarik lembut kepala siska kedepan.... dan membelai pucuk kepala siska dengan sangat lembut. Siska yang mendapat perlakuan itu terbuai dan merasa bahagia.


Ntah setan mana yang merasuki kedua insan itu, yuda mencumbu siska dengan prnuh nafsu dan siska pun menikmati semua itu, hingga pergelutan panas pun terjadi, walau ada rasa perih di sawah nya, namun siska menikmati rasa nikmat yang menjadi semangat itu. Setelah bergulat hampir 1 jam, yuda merasakan terong panjangnya ingin mengeluarkan mayones kental sebagai tanda pelepasan terakhir dari pergulatannya dengan siska. dengan cepat yuda mencabut terongnya dan meminta siska membuka mulut, siska pun patuh dan membuka mulut lalu mengulum terong tersebut, detik kemudian tumpah lah dengan sempurna mayones kental itu di dalam rongga mulut siska. yuda mengelap sisa mayones yang tumpah di mulut siska, lalu mengecup kening serta bibir siska dengan sangat lembut. siska tersenyum.


Kini keduanya saling berpelukan *Apakah masih sakit ?* tanya yuda, *Mm sedikit, tapi ada rasa nikmat yang mengalahkan rasa sakit ini* jawab siska. yuda semangkin mempererat pelukannya, tak lam keduanya tertidur. Hingga pagi menyapa.


Siska terbangun dan saat merasakan ada tangan besar yang melingkar di perutnya, siska kaget dan melihat tubuhnya dan tubuh yuda polos hanya di tutupi selimut tebal saja. dia mulai mengingat pergulatan panas yang mereka lakukan semalam. tanpa sadar siska tersenyum dan memainkan jari lentiknya di wajah tampan yuda *Ternyata aku menjaga kesucianku selama ini bukan untuk suami ku, tapi untuk mu, lelaki yang baru aku kenal namun aku merasa sangat nyaman di dekatmu*


Yuda merasakan sentuhan jari siska dan membuka mata nya berlahan *Selamat pagi, terima kasih untuk mahkota yang nikmat ini* ucap yuda sambil mencium pipi dan kemudia memegang sawah siska sekilas, *Aku berjanji akan bertanggung jawab dan akan selalu ada untuk mu sampai mautku* Sambungnya.


Siska tetsenyim dan mengangguk saja. Ada rasa bahagia, sedih dan terharu dalam hatinya.


*Sekarang kau mandi lah, setelah sarapan kita mmenemui zee* printah yuda. dan saat ingin turun dari tempat tidur siska bingung harus menutup tubuh polosnya pakai apa. sangat malu rasanya jika harus polos begitu berjalan ke kamar mandi. Yuda yang paham akan pikiran siska mencoba meraih celana pendeknya yang tergeletak di samping tempat tidur dan memakainya, lalu membungkus tubuh polos siska dengan selimut. *Terima kasih* ucap siska yuda mengangguk dan berdiri memutari tempat tidur besar itu.


*Sini aku gendong, kau pasti sulit untuk berjalan* yuda sudah siap untuk menggendong siska, *Gak usah, aku bisa kok* lalu siska mencoba turun dan berjalan sendir, walaupun rasa perih itu menyiksanya siska tetap mencoba dan akhirnya sampai ke kamar mandi.

__ADS_1


Saat siska membersihkan dirinya, yuda melihat bercak merah di sprai dan senyum mengambang terukir di wajah nya *Kau bidadariku sekarang,* gumam nya.


Setelah selesai sarapan yuda menepati janji nya untuk membawa siska bertemu dengan mami zee, sesampai di clap yang terlihat sepi itu zee datang dengan wajah sembringan, bangaimana tidak semalam yuda mengirim kan anak buahnya untuk mengantarkan segepok uang sebagai bayaran siska yang dia ajak menginap.


*Hay darling dan si tampan, akhirnya klian datang juga, bagaimana siska ok kan ?* tanya mami zee.


*Sangat ok zee, kau memang terbaik. tapi aku punya kabar gembira lain untuk mu* jawab yuda, siska hanya diam dan menunduk saja.


*Oh ya, Aduuh,, apaan tuuu, jadi kepo bingitz * jawab zee. * Tapi lebih baik kita bicara sambil ngopi kan lebih enak* tawar mami zee. Setelah mereka duduk di sebuah ruangan khusus zee yuda mulai berkata.


*Tuan, kau jangan bercanda* ucap siska. Yuda tak mengubris siska. pandangannya fokus pada zee.


*Darling, kau tidak bisa menjadikan dia wanita mu, dia itu primadona ku disini.* mami zee berkata jujur, karena dia semwnjak siska ada d clab nya banyak yang memboking siska.


*Zee kau taukan siapa aku, atau aku suru saja papaku untuk mengurus nya ?* ancam yuda. Mami zee lansung pucat mendengar ancaman itu *Ya, aku tau papa mu yang memberi aku modal dulu untuk usaha, dan beliau taunya aku membuka butik dengan modal yang bekiau berikan, tapi selain. butik aku juga menggunakannya untuk membangun tempat ini. tapi jang siska darling, yang lain saja ya* bujuk mami zee.

__ADS_1


10 Tahun lalu mami zee di PHK dari kantornya, dan mencoba mencari pekerjaan kesana kemari, namun selalu di tolak sehingga tanpa sengaja papa yuda menabrak mami zee yang sedak melintas sehingga menyebabkan kaki kanan mami zee patah. setelah sembuh mami zee tinggal di rumah yuda dan ayah yuda memberikan modal pada mami zee untuk membuka usaha. sebagai tanda minta maaf darinya atas kecelakaan yang menimpa mami zee.


*Zee aku mau siska bukan yang lain.* ucap yuda oelan namun penuh penekanan.


*Mmmm baiklah, tapi jangan adukan akubpada papa mu, aku takut dia akan membeciku, aku sangat menyayanginya seperti ayah sendiri.* ucap mami zee. *Tapi kau harus tebus dia 350 juta padaku, karena ayah nya telah menjualnya seharga 350 juta padaku.* lanjut mami zee.


*Baiklah tak masalah* jawab yuda enteng. sementara siska melongoh mendengar percakapan meraka dan terkejut setelah mengetahui jumlah tebusan serta harga dirinya yang di jual sang ayah tiri.


*Sudah ku transfer, Siska ambil barang barang penting mu sekarang.* printah yuda. siska mengangguk dan pergi mengemasi barangnya.


Semenjak itulah siska sdan yuda hidup tanpa status yang sah dan resmi.


Bersambung...


***Jadi itulah kisah siska sebelumnya. jika ada yang mau di tanyakan koment ya bundsist. malam ini bab nya panjang. karna kita mau lanjut bahas kisah si gadis desa lagi..

__ADS_1


selamat malam, selamat istirahat 😘😘***


__ADS_2