
Malam ini anet di antar pulang oleh ambran, karena saat tadi ambran menyusul anet di kantornya, Ambran meminta security kantor untuk menjaga mobil anet di parkiran kantor.
*Bagaimana hari pertama kerja, enak gak* tanya ambran sambil menyetir.
*Mmm, cukup melelahkan sih, tapi aku menikmatinya* jawab anet jujur.
*Sayang, kenapa kau melakukan ini semua, kau kan pemilik tunggal perusahaan itu*
*Aku ingin masih harus banyak belajar tentang bisnis kak, lagian aku juga mau selidiki siapa saja yang bekerja dengan banar dan tidak di perusahaan ku selama ini* sambung anet.
*tambah sayang sama kamu, semoga nanti kalau udah jadi bos besar kamu gak ninggalin aku* ucap ambran sambil mengacak rambut anet dengan sebelah tangannya.
*Aiz, kok gitu ngomong nya. emang aku tipe wanita seperti* Anet memanyunkan bibirnya.
*Kak, malam ini aku mau tidur di rumah mami aja kek nya, lama juga gak nginap di sana, tindu masakan mami* sambung anet berbinar karena membayangkan nasi goreng buatan sang mami.
*Sayang, kan barusan udah makan. mask makan lagi, nanti kebanyakan makan sakit perut loh* ambran menasehati.
*Bukan malam lagi, tapi serapan besok* jelaa anet.
Ambran ber O ria sambil menggengham jemari sang wanita pujaannya. sekali kali ambran mencium jemari lentik itu.
__ADS_1
Sesampai di depan rumah mami sebelum turun dari mobil, Anet tak lupa mencium pipi kanan sang pujangga.
*cup, Makasih kak. hati hati nyetirnya ya. nanti kabati kalau udah sampai*
*Baiklah nyonya, Assallamualaikum* ucap ambran dan menyalakan kembali mesin mobilnya, dan anet menutup pintu mobil setelahnya ambran membunyikan kleson mobil.
*Waalaikum salam* Jawab anet. dan ia melangkah ke pintu utama, saat ingin membuka pintu, ternyata papi ingin keluar dan membuka pintu iti duluan.
*Princess, kok gak bilang mau kesini, kan bisa papi jemput* ucap papi saat anet menyalaminya.
*Maaf pi, tadi dari kantor lansung ingat kesini aja. rindu mami sama papi*
*Di kantor pi, tadi di antar kka mbran ke sini nya, oh ya papi mau keluar* tanya anet, melihat sang papi menenteng dompet tangan yang berlambang huruf H di tangannya.
*Iya, papi mau ke acara ulang tahun teman mami mu*
*Lalu maminya mana pi*
*Mami di sini nak, kau datang tidak tepat waktu. tapi salah sendiri tidak mengabari kami dulu* Mami menyahut dari dalam dan mengomel pada anak keduanya ini.
*Yaaa, kalau gitu anet pulang aja deh, abis mami papi juga mau pergi* tutur anet lesuh.
__ADS_1
*Elee, sana masuk, kitakan cuma pergi sebentar. lagian kakak mu dea dan suaminya kan ada di rumah* jelas sang mami.
*Mm, baiklah nyonya bawel* Anet sambil mencium pipi kiri maminya dan lansung kabur ke dalam rumah sebelum mami menjewernya.
*Inceeeess* triak mami, namun papi segera menahan istri terlove nya itu agar tidk mengejar anet ke dalam.
*Ayo, kita bisa kemalaman nanti* ajak papi, dan mami hanya bisa mengangguk pasrah.
Saat di lantai dua, anet lansung menuju kamarnya karena ingin segera mandi dan istirahat, badannya terasa remuk semua, beruntung tadi sebelum pulang ambran mengajaknya makn malam dulu.
Saat melewati kamar dea, anet tertegun mendengar suara kasak kusuk dan teriakan.
*Kenapa kak dea triak meanggil nama kak robi ya, apa dia sednag dalam masalah. tapi papi mami bilang kak tobi ada di rumah.* gumam anet. lalu dia menempelkan telinganya ke pintu kamar dea.
*Aaah, ,,, lebih kuat lagi pompanyanya sayang, ini sangat nikmat, aaah,, uuuhhh sayang* suara dari dalam terdengar sayup sayup, namun masih sangat jelas di pendengaran anet.
*Ah sial, ternyata mereka sedang bergulat. menyesal aku menguping, bisa hilang kesucian telinga ku ini* ucap anet dan segera masuk ke kamarnya..
Bersambung....
Makanya net, cepat nikah, biar bisa teriak teriak seperti dea. hahahah🤭
__ADS_1