Bukan Gadis Desa Biasa

Bukan Gadis Desa Biasa
BAB 143


__ADS_3

Seluruh anak panti sekarang sudah sedikit tenang, dan berkumpul di ruang tengah yang luas, disana biasanya mereka banyak melakukan aktivitas, baik bermain maupun belajar.


*Adik adik, sekarang kakak mau ke rumah sakit melihat kondisi ibu panti, kalian jangan keluar dari dalam rumah ini ya* tutut anet, setelah membagikan makanan dan juga mainan baru untuk anak anak.


*Iya kak* jawab mereka serentak.


*Kak yuli dan dan kakak kakak lainnya, tolong awasi adik adik nya ya. jangan ada yang keluar dari rumah. kunci rumah dengan baik, karena saat ini sepertinya panti sedang dalam bahaya* pesan anet pada seorang gadis yang bertugas menjaga anak anak.


*Baik kak, nanti kabari kami tentang kondisi ibu panti ya kk* pinta nya.


*Iya, pasti akan kami kabari*


*Sebentar lagi akan ada 10 orang pria berpakaian serba hitam datang kemari, kalian jangan takut, karena mereka kakak minta untuk menjaga dan berjaga jaga di sini. kalau kalian butuh bantuan minta pada mereka* sambung ambran.


*Baik kak. terima kasih* ucap yuli tulus.


*Tapi kak, bagaimana kami bisa mengenali teman kak ambran nanti, kalau misalnya mereka bukan teman kak ambran gimana* sela dio khawatir.


*Dio sayang, kau memang anak jenius dan penuh kehati hatiaan* puji ambran sambil mengusap pucuk kepala bocah itu.


*Begini, kalian semua ingat ya, teman kakak itu semuanya memiliki tato kalajengking di ibu jarinya, jika nanti yang datang tidak memiliki tato itu, maka jangan buka pintu dn segera hubungi kami, kalian paham* sambung ambran.


*Pahaaam kak* sahut seluruh anak anak.


*

__ADS_1


Sesampai dirumah sajit, ambran dan anet lansung di sambut oleh sri anak ibu panti yang baru saja dari meja adminitrasi rumah sakit.


*Kak anet kak ambran* sri berterik dan menangis dipelukan anet.


*Sri, kamu kenapa sayang, ibu mu baik baik saja kan* tanya anet.


*Ibu sekarang kritis kak, ibu kekurangan banyak darah, dan kata dokter harus segera di operasi* ucap sri sesugukan.


Mendengar cerita sri ambran dan anet paham kenapa sri bisa menangis seperti ini.


*Kamu tenang saja ya, sekarang ayo antar kakak ke ruangan ibu mu.* pinta anet.


Sri di ikuti oleh ambran dan anet sampai di depan ruang IGD. Selang beberapa menit seorang dokter keluar dari dalam ruangan tersebut.


*Saat ini pasien masih kritis dan sebaiknya keluarga menanda tangani dan membayar adminitrasi nya segera agar kami juga bisa segera melakukan tindakan untuk pasien.*


*Sri, tanda tangani surat itu* trgas ambran.


*Tapi kak.*


*Sudah, masalah biaya kakak yang tanggung, kamu tenang saja. sekarang yang terpenting keselamatan ibu mu sri* sambung anet.


Mau tak mau sri menanda tangani surat persetujuan dari dokter tersebut.


5 Jam operasi berjalan, selama itu pula anet, ambran dan sri merasa sangat cemas menunggu di luar. dan lampu tanda operasi berjalan pun mati.

__ADS_1


Dokter keluar dari ruangan operasi dengan senyim mengambang.


*Dok apa operasinya berjalan dengan baik* tanya anet yang tak kalah cemas dari sri.


*Alhamdulillah, operasi berjalan dengan lancar, unting saja kita cepat melakukan tindakan, kalau tidak mungkin saya tidak akan bisa berkata kata lagi*


*Alhamdulillah, sri sujud syukur*


*Sebentar lagi pasien akan di oindahkan di ruang rawat, tapi untuk menjenguknya jangan terlalu ramai dulu ya, dan jangan banyak mengaja pasien berbicara dulu, saya permisi*


*Baik dok, kami mengerti. terimakasih banyak* ucap ambran dan dokter itu pun hanya membalas dengan tepukan di bahu ambran.


Setelah menjenguk ibu panti di ruang rawat, anet dan ambran minta izin pulang pada bu panti dan juga sri. karena hari juga sudah hampir malam.


Dan tak lupa ambran meminta 2 orang anggota nya untuk menjaga kamar ibu panti, dan 1 orang lagi untuk mengawa sri jika akan berpergian ke kantin maupun ke apotik nanti nya..


Bersambung.....


***Kira kira siapa yang berbuat jahat sama ibu dan anak anak panti. dan kenapa ambran sampai memberikan penjagaan ketat gitu...


Tunggu lanjutannya di episod berikutnya ya..


Terimakasih masih setia sama khayalan tak berbobot ini. 🙏😂


Love you bundsistku semua😘😘😘😘***

__ADS_1


__ADS_2