Bukan Gadis Desa Biasa

Bukan Gadis Desa Biasa
BAB 144


__ADS_3

Dua minggu berlalu, kini kondisi ibu panti sudah jauh lebih baik, dan sudah dua hari ini pulang ke panti. selama itu juga setiap 3 kali seminggu anet selalu mengantarkan makanan untuk seluruh penghuni panti.


*Makasih banyak ya nak, kamu dan seluruh keluarga mu sangat baik pada kami, hanya allah yang akan membalas kebaikan kalian* ucap ibu panti tulus.


*Sama sama bu, lagian ini juga tidak sebanding dengan keluasan hati ibu yang sudah sudih menjaga dan menyayangi semua adik adik disini*


*Oh ya, barusan papi dodi ngasih tau, kalau pelaku yang membuat ibu seperti sekarang sudah di ketahui, dan saat ini polisi sedang melacak keberadaan nya* ambran menjelaskan pada ibu panti,, agar beliau tak lagi dalam kecemasan.


*Alhamdulillah, semiga segera tertangkap ya orang nya, sekali lagi terima kasih banyak nak*


*Sama sama bu, kalau gitu kami pamit dulu ya bu* ucap ambran lagi.


*Iya nak, kalian hati hati di jalan.*


Flasback


*menantu kau dimana*


*Di panti muara kasoh pap, ada apa*


*Pelaku yang sudah membuat ibu panti celaka sudah di ketahui, hanya saja saat ini polisi masih mengejarnya, karena rencana penangkapannya terdeteksi oleh salah satu anggota nya*

__ADS_1


*Oke pi, semoga cepat di tangkap pelakunya*


*Oke. tetap stay kan anggota mu untuk mengawasi panti sampai situasi benar benar aman dan pelaku tertangkap*


*Baik pi.*


***


Setelah dua hari, akhirnya pelaku kejahatan yang di cari di tangkap. dan lansung di proses sesuai prosedur.


*Aku tidak menyangka kenapa kamu sekejam ini* tutur ambran kecewa.


*Ini semua agar kau sadar, kalau aku sangat membenci mu, terutama wanita kampung itu*


*Hahaha, karna aku ingin melihat istri mu hancur, dan menjadi tersangka. tapi sayangnya aku lupa kalau wanita itu lebih beruntung dari ku*


*Aku minta maaf, kalau telah merebut kak ambran dari mu kak dena, tapi aku merasa aku menikah dengan pria tak beristri dan selama aku kenal dengannya, dia adalah seorang pria single.*


*Tetap saja kau telah merebut nya dari ku sial@n* triak denada.


Ambran mengepalkan tangannya, rahang nya mengeras, ingin rasanya meninju wanita yang telah berani berteriak dan menghina istrinya, namun anet menahannya.

__ADS_1


*Jangan sayang, biarkan polisi yang menghukumnya. kau taknperlu mengotori tanvan mu untuk membalas wanita ini*


Dan akhirnya polisi membawa denada masuk ke dalam sel tahanan di mana ada 4 wanita berwajah sangar dan bandannya penuh tato.


*lepaskan aku, aku gak salah, aku gak mau di sini. lepaskan* triak denada.


*Hey, manis. kalau penjahat ya penjahat saja, jangan berlagak suci kau disni* ucap salah satu wanita yang tatonya lebih banyak dari 3 wanita lainnya.


Denada meludahi wajah wanita itu, sehingga membuat wanita itu marah dan menampak keras pipi denada.


*Aaw. sakit sialan..*


*Brani kau meludahi ku, mati kau*


Wanita itu kembali menghajar denada sampai menangis kesakitan. sementara tiga wanita lainnya hanya diam menonton pertunjukan itu.


*Ampun, aku tidak sengaja*


*Hahaha, kali ini aku ampuni kau, tapi sekali lagi kau melawan, aku ku patahkan tulang mu* ucap wanita bertato itu lagi.


Dan membiarkan denada meringkuk kesakitan. berharap ada seseirang yang datang untuk membantu nya. namun sayang Seluruh isi sel yang berhadapan dengan sel lainnya hanya bisa menertawakan dan menonton saja penderitaannya saat ini.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2