
*Sudah puas marah marahnya ? kalau belum silahkan lanjutkan.* Ambran dengan santainya memakan puding yang ada di meja itu. (puding siapa tu babang, main makan aja ni bocah)🤦♀🤦♀
*Dasar licik, ternyata kau selama ini tidak benar benar mencintaiku sepenuh hati, sampai sampai kau mengirim mata mata untuk mengawasi gerak gerikku.* siska bicara dengan emosi yang sudah di ubun ubun.
* ini ku lakukan demi masa depan ku sayang. dan apa kau bilang, aku licik ? bukan nya kau yang mengajariku untuk berbuat licik ?* Amran menyeringai.
*Kalian semua kenapa menatapku seperti itu, kalian gak pernah liat wanita secantik dan seseksi aku ini ha .* Siska membentak orang orang yang ada disana. tentu saja mereka menertawakan wanita itu dan ada juga yang menghujatnya..
*Sepertinya kita salah masuk lestoran ni kak,* ujar anet pada dea.
* He em net, tapi seru juga liat tontonan begini ya.* jawab dea yang masih fokus pada dua orang yang sedang berdebat itu.
*Kita pulang aja yok, jadi ilang selera makan ku lama lama disini,* ajak anet. *bentar lagi, pertunjukannya belum selesai, masih nanggung dan aku kepo dengan kelanjutannya.*Tolak Dea
__ADS_1
Baru juga anet dan dea selesai bicara tiba tiba siska datang dan menjambak rambut anet *Ini semua gara gara kamu, dasar wanita tak tau malu, tukang onar.* omel Siska.
Anet melepas cengkraman dan menghempas tangan siska dengan kuat sehingga siska sedikit terhenyu. *Anda bilang apa nona, ini semua karna saya ?* tanya anet.
*Ya ini semua karna lo yang merusak makan siang romantis gue sama Ambran, lo sengajakan, haha lo iri ya sama gue.* tuding siska. dan mendorong bahu anet dengan kuat.
*Hey ******, jangan sentuh saudara gue, lo itu udah tau buat salah malah nyalain orang lain. pakai nuduh pulak.* Dea berdiri dan balik mendorong siska dengan kasar.
Saat siska ingin menampar Dea, ambran datang dan menahan tangan yang melayang di udarah itu serta menghempas nya dengan kasar.* Cukup siska, sekarang kamu pergi dari tempat ini. dan ingat satu hal lagi, jangan pernah menampakkan wajah mu lagi di hadapan ku, mulai sekarang kau bukan siapa siapa aku lagi, dan satu lagi. pria teman ranjang mu sudah ku jebloskan ke penjara.* Tegas ambran.
*Wwwoooo dasar muka tembok.
Sekali ****** tetap ******.
__ADS_1
Wajah cantik prilaku juga cantik ya neng. haha
gua mah ogah ngefans lagi sama ni perempuan. nyesal bangat gue*.
Begitulah hinaan dan cacian yang mereka lontarkan pada siska. saat siska melewati mereka dengan langkah lebar dan muka masam.
*Mbak, saya mewakili wanita gila tadi maafkan atas kejadian ini ya,* ucap ambran pada anet.
*Tidak apa apa kak, saya juga minta maaf sudah merusak acara makan siang romantis klian berdua tadi.* ucap anet sambil tersenyum canggung namun tetap terlihat manis.
*Oh iya, ini cek nya saya kembalikan. mungkin wanita gila itu lupa mengambilnya. karna tetlanjur emosi dan malu. kalau dia ingat bisa di porotin mbaknya sama dia, karna dia selain gila juga matre.* Ambran mengembalikan cek kosong milik dea pada anet.
Dengan segera Dea menerima cek tersebut dan menyimpannya kembali dalam tas nya.* Terima kasih jawab anet dan dea bersamaan. dan kemudian mereka saling lirik dan tertawa.
__ADS_1
**Bersambung...
terima kasih dan selamat malam. 🤗😘**