Bukan Gadis Desa Biasa

Bukan Gadis Desa Biasa
BAB 101


__ADS_3

Jam menunjukan pukul 11 malam, pesta di rumah besar anet sudah usai, para tamu sudah pulang ke rumah masing masing, hanya tersisa keluar anet dan para tim wo yang sedang membereskan halaman belakang dan dalam rumah.


Anet dan kedua ayahnya pulang dengan perasaan legah, karena para penghianat perusahaan sudah berhasil di tangkap dan di proses oleh pihak yang berwajib.


Sementara paman jo lansung pulang ke rumahnya, karena saat ke acara pesta perusahaan yang di mulai dari siang, dia belum ada iatirahat sedikit pun. Karna paman jo lah yang mengatur semua nya, sehingga acara berjalan dengan lancar.


*Assallamualaikum* anet, papi dn pamna masuk ke rumah anet. semua yang menunggu di ruang keluarga menjawab slaam mereka.


*Kak dea kenapa di biarkan tidur di sini, diakan lagi hamil* ucap anet melihat deabyang tertidur di karpet berbulu lembut dan tebal.


*Katanya dia khawatir sama adiknya, makanya gak mau tidur di kamar* terang robi sambil memperbaiki selimut istrinya.


*Kesian sekali kakakku* ucap anet dengan mata berkaca kaca, dia sangat terharu dengan sikap dea terhadap dirinya.


*Gimana mas, apa semua pecindang itu sudah di proses* tanya mami pada dua orang pria yang imut bersama anet tadi.


*Sudah mi* jawab anet.


*Semoga aja mereka semua mendapat hukuman yang setimpal* ucap bunda.

__ADS_1


*Dek, sekarang kamu harus lebih hati hati lagi ya nak, bunda takut para penghianat itu mencelakai kamu, karrna sakit hati padamu*


*Iya, mami setuju dengan bunda mu, kamu pakai bodigart saja nak* usul mami.


*Robi setuju sama mami, gimanapun juga kan kita semua gak selalu bisa dekat adek,* tutur robi.


*Iya, Kau harus pakai bodygart dek, papi gak mau adek kenapa napa nanti* papi dan yang lain juga setuju dengan ide mami.


*Iya, adek ngikut saja apa yang para tetua katakan* anet pasrah dan menurut saja.


*Karna semua udah selesai, dan kita semua pasti udah capek bangat, gimana kalau kita tidur di sini saja semua nya. lagikan jarang kita bisa ngumpul kek gini* usul bunda.


*Baiklah, anet juga sudah lelah rasanya, pengen lansung tidur* Anet mulai membaringkan badan di samping bunda.


*Eiz.. gak, kalian mandi dan ganti pakaian dulu, masa tidur pakai kek gini, nnti gak nyamna tidurnya* protes mami.


*Yaaa,* papi, paman dan anet bersuara bersama. dan mereka masuk kmaar masing masing untuk membersihkan diri.


Sementara di ruang keluarga mami dan bunda di bantu robi menggelar kasur lipat dan karpet bulu untuk alas tidur merek nanti.

__ADS_1


...-...


Matahari mulai menampakkan sinarnya, para pelayan di rumah anet sudah menjalankan tugas mereka masing masing. Bik nah juga sudah menyiapkan sarapan untuk kuarga anet.


*Kok belum pada bangun ya mereka* bik nah merasa aneh karena biasanya para majikan nya ini selalu bangun pagi.


Setelah menyusun hidangan di meja bik nah melangkah ke ruang tamu, ingin membereskan sisa sisa barang yang ada disana, maklum semalam pestanya sangat banyak tamu. pasti di depan masih banyak piring dan gelas kotor pikir bik nah.


Saat melewati ruang keluarga. bik nah melihat sebuah pemandangan yangengharukan, Anet dan keluarganya tidur bersama dengan sangat nyaman.


*Masya allah, ternyata ini penyebabnya mereka belum bangun* ucap bik nah kagum dengan keliarga ini.


*Foto aja kali ya, biar jadi kenangan nantinya* bik nah mengeluarkan ponselnya dan memfoto moment indah itu.


Bersambung.....


Selamat siang bundsist, selamat hari libur..


Terima kasih masih setia dengan karya authorπŸ™πŸ™πŸ˜˜πŸ˜˜

__ADS_1


__ADS_2