Bukan Gadis Desa Biasa

Bukan Gadis Desa Biasa
BAB 160


__ADS_3

Ibu tampak berpikir dan menimbng nimbnag keputusannya. mengingat jika mereka pindah ke rumah lama, dinda akan sendiri di sini. dan jika tetap disini ibu juga tidak akan bersiam diri saja. dia akan melakukan sesuatu untuk mengisi hatinya dengan hal yang bermanfaat.


*Baiklah ibu dan adik kalian akan tetap disini. terima kasih sam, sudah mau menjadikan kami keluarga mu nak. ibu akan membuka tokoh roti di ruko mu itu. ibu lihat disini tidak ada yang menjual roti* ucap ibu setuju tinggal di rimah sam dan dinda serta juga berencana membuka usaha.


*Nah gitu dong bu. sam akan sediakan semua kebutuhan untuk usaha ibu nanti* ucap sam bahagia karna ibu dan adik iparnya tetap tinggal bersama mereka.


*Dinda juga akan bantu ibu nanti di toko, kan dinda udah risain dari perusahaan* ucap dinda bersemangat.


*Kenapa kamu berhenti kerja nak,* tanya ibu.


*Sam yang minta bu, mulai sekarang dinda sudah jadi tanggung jawab sam. begitu juga ibu dan adik adik.


*Ooh, kalau itu yang terbaik menurut mu, ibu ikut saja. tapi jika suatu saat nanti ada masalah kamu juga harus membagi sama kami ya. kita kan keluarga* ucap ibu.


*Siap ibu komandan* ucap sam tegas dan hormat pada ibu. Semua tertawa melihat nya.


*Sudah, tertawanya, sekarang, duo kelinci bawa koper kalian masuk ke kamar masing masing. rapikan kembali bajunya di lemari* perintah sam pada dua iparnya.


*Abaaaangg* triak dua gadis tersebut bersamaan. sam, dinda, dan ibu hanya tertawa melihat wajah mereka cemberut karena sam memanggil mereka kelinci. walaupun sam suka jahil pada mereka sam sangat menyayangi dua adik iparnya.


*


Sejak toko roti dan minuman di buka, dan di beri nama Roti mertua itu. Selalu ramai pengunjung yang datang membeli, bahkan para wisatawan yang berkunjung ke daerah sana pun banyak yang suka pada roti buatan ibu.

__ADS_1


Bahkan ada yang memesan melalui online, karena dinda dan dua adik nha juga mempromosikan roti jualan ibunya melalui sosial media.


*


Si kembar zain dan zaina saat ini sudah mulai merangkak dan mulai pandai mengoceh. dan hampir setiap hari royan berkunjung bahkan menginap di rumah anet hanya untuk bermain dengan di kembar.


*Royan sayang, kita pulang yok nak* pujuk dea.


*Oyan bobok sini aja mi. cama dedek kembal* tolak royan.


*Anak papi yang ganteng. pulang yok nak. papi janji deh nanti kita beli mainan di mall kalau oyan mau ikut pulang* pujuk robi.


*Ote. tapi oyan mau nya pulang nanti sama omi dan opi*


*Kalau omi dan opi yang jemput oyan, sama aja oyan jebak papi mami supaya ikutan sama klian nginap disini lagi nak.* Ucap dea lesuh. anet dan ambran hanya bisa menahan senyum melihat interaksi royan dengan kedua orang tuanya.


Karena setiap mami dan papi yang datang ke rumah anet untuk menjemput royan, bukannya royan mau pulang malah ngajak papi dan mami nginap sampai 2 malam di rumah anet. tentunya dengan beribu alasan dan rayuan royan, yang membuat dua orang tua itu tak tega memaksa cucu sulung mereka itu.


*Assallamualaikum*


*Waalikumsalam*


*Panjang umur, baru aja cucunya minta di jemput, eh orangnya datang* ucap robi. Papi, mami, bunda dan paman datang bersamaan.

__ADS_1


* Emang kenapa rob,* Tanya paman.


*Royan paman, dia gak mau pulang.*jawab anet .


*Ya sudah kalau gitu kita semua nginap aja 2 tahun disini. gitu aja kok repot, ya kan royan* ucap mami asal.


*Kalau dua tahun itu bukan nginap des, tapi numpang tinggal sini* sahut bunda. semua tertawa bahagia.


*


Dan kondisi denada bukannya membaik malah bertambah parah, sehingga orang tuanya membawanya berobat ke luar negri.


...***TAMAT...


Kkisahnya kita tamatkan aja ya bundsist, karna sepertinya sudah mulai membosankan saat di baca. terima kasih kepada bundsist semua yang sudah sudih dan setia pada auhtor.


mohon maaf jika ada kesalahn dalam kisah, nama tokoh, dan tempat yang terdapat dalam kisah ini.🙏


Semoga kedepannya author bisa memberikan kisah yang jauh lebih baik dati kisah ini.


Salam sayang buat bundsist semua***.


...I LOVE BUNDSIST SEMUA 😘🤗...

__ADS_1


__ADS_2