Bukan Gadis Desa Biasa

Bukan Gadis Desa Biasa
BAB 110


__ADS_3

*Dea gak mau di kamar terus mam, mau ikut juga dengan kalian, kan dea kesini liburan juga*


*Sayang, kamu kan baru habis lahiran, harus banyak istirahat.* pujuk mami yang saat ini bertugas menjaga dea.


*Mami saja yang jaga baby boy, dea mau ke kolam liat yang lain, dea suntuk kalau harus di kamar terus, lgian baby boy gak rewel kok* dea mulai dengan keras kepalanya, dan turun dari tempat tidur.


Saat dea baru menginjakan kaki di lantai, tetdengar ketukan pintu. dan saat mami membuka pintu kamar tersebut, dua orang pelayan risort membawakan 15 paperbag berbagi ukuran.


*Selamat pagi nonya, ini pesanan nya, barusan di antar sama kurir* ucap salah satu karyawan wanita itu.


*Siapa yang memesan barang sebanyak ini mbak* tanya mami.


*Kami juga kurang tahu nonyo, tapi kata kurir nya ini pesanan atas nama nona anita dan di antarkan ke kamar villa nona dea.*


*Oh, ya sudah, bawa masuk aja mbak.* mami mempersilahkan dua pelayan itu masuk dengan membawa barang yang di pesan anet melalui online shop dan meletakan di atas kasur dea.


Setelah mami dan dea mengucapkan terima kasih pada dua pelayan risort yang bertugas itu, keduanya pamit dan keluar dari kamar dea.


Dea membuka paperbag yang ada di atas tempat tidur nya itu.

__ADS_1


*Ya ampun comelnya* dea membentang sepasang baju kodok untuk bayi mungilnya.


*Semua kebutihan bayi mu sudah tersedia sekarang sayang, dari pakaian, alat mandi, bedak, bahkan topi koboi pun sudha di belikan aunty nya* ucap mami saat melihat semua isi paperbag itu.


*Iya mi, anet selerahnya bagus bngat, tau lagi mn yang cocok buay baby boy* tutur dea.


Saat mereka sibuk membuka dan melihat paper bag yang lain, pintu kembali di ketuk dari luar, mami pun membukakan pintu.


Kali ini satu orang pria berjaket hijau dan bertopi hijau dengan lambang orang bermotor.


*Selamat pagi ibu, maaf mengganggu, apa ini benar kamar nona dea* ucap pria berjaket hijau tersebut.


*Ini bu, ada paket atas nama nona anita, dan minta di antarkan ke kamar nona dea* pria itu menyerahkan satu buh box besar pada mami.


*Terima kasih mas*


*Sama sama bu, kalau gitu saya permisi*


Setelah kurir meninggalkan kamar dea, mami membawa box besar tersebut masuk ke dalam dan membuka isi box yang di bungkus kertas kado tersebut.

__ADS_1


*Wah, troli baby* ucap mami sedikit berteriak, sampai baby boy yang deang tidur sedikit terkejut mendengar triakan mami.


Melihat ada troli baby di depannya, dea tiba tiba memiliki ide cemerlang.


*Mami, bisakah mami panggilkan dokter di risort paman sekarang* pinta dea pada sang ibu yang sibuk dengan melihat cara memasang troli baby itu.


*Kau kesakitan sayang,* tiba tiba mami panik.


*Tidak mom, dea baik baik saja, tapi ada yang ingin dea tanya sama dokter nya, sekalian minta bantu cek kondisi dea sama baby boy*


*Oh, ya sudah, kamu tunggu sebentar ya, mami ke risort panggilin donternya*


*Makasih mam,*


*Sama sama bu incessku* mami mengacak rambut dea gemas dan melangkah meninggalkan kamar dea..


Bersambung....


Apa ya ide si bu incess kali ini...🤔🤔

__ADS_1


__ADS_2