Bukan Gadis Desa Biasa

Bukan Gadis Desa Biasa
BAB 17


__ADS_3

*Bismillahirohmanirhim. semoga Langkah ku tidak salah ya Allah.* Mata cantik itu mulai terbuka berlahan. Detik kemudian .....


*Masya Allah, apakah aku bermimpi, ini asli kan, Aaawww sakit.* Anet takjub dengan isi kamar tersebut dan mencubit pipinya sendiri untuk membiktikan ia bermimpi atau ini semua emang nyata.


Anet mulai melangkah masuk dan berdiri di tengah ruangan tersebut, memutar badannya dengan pelan agar dapat melihat apa yang ada di kamar mewah tersebut, dari interior, perabotan, lukisan dan ranjang yang berukuran Bigsize yang terletak hampir di tengah tengah ruangan yang catnya perpaduan warna putih pink muda dan juga di padu oadankan dengan prabotan sedikit warna coklat lembut.


Tak terkecuali sprai, lemari, meja hias, bahkan tirai di salah satu sisi dinding berearna pink. Yang lebih membuat anet takjub dan terkejut lagi adalah terdapat sebuah lukisan dirinya dengan berukuran besar tergantung di dinding, tepatnya di atas kepala tempat tidur beralaskan spari pink itu. *sangat indah, benar benar kamar impian aku bangat ini ya allah* Anet beranolog seorang diri sambil melihat takjub dan menutup mulutnya dengan dua tangan.


Sementara sekretaris dea yang berada dikamarnya keluar dari ruang ganti, memakai baju tidur ternyamannya. saat dea mulai merabahkan tubuhnha di atas tempat tidur besarnya. dia teringat anet dan membayangkan betapa anet akan terkejut melihat kamar barunya. * Pasti tu anak histeris lalu nyubit pipi atau mukul kepala nya sendiri karna liat kamarnya persis seprti yang dia inginkan selama ini. mari berbahagia bersama saudaraku.* ucap dea seorang diri dan mulai memejamkan matanya.


Sedangkan Tuan dodi dan nyonya amel yang berada di kamar mereka sedang melakulan vidio call dengan seseorang. *Sudah mba tenang saja, kami akan menjaganya dengan baik disini, dan akan tetap mengerjainya dulu sampai semua aman dan terkendali.* ucap Amel.

__ADS_1


*Tapi awas loh, jangan siksa Anak kesayanganku, sampai itu terjadi, aku akan ajak kamu shoping di mall dan borong semua yang ada disana.* balas seorang wanita di seberang sana.


*Ah benarkah mbak, kalau begitu aku siksa saja anak gadis mu itu, lumayan dia kan cantik, imut bisa lah aku siksa dengan hasil karya ku di jawah cantik itu.* Amel menaik turunkan alisnya sambil tersenyum.


*Iya setelah aku borong isi mall, kamu yang akan bayar semuanya, dan akan ku jemput anak gadisku dan akan ku bawa keluar negri nanti.* Ancam wanita itu.


*Hahahha kau tak pernah berubah mbak, gak ada galak galak nya. ya sudah kalau gitu, besok kita lanjut lagi ngerumpi onlinenya.* Timpal amel.


*Hahaha iya iya. waalaikum salam.* Amel mematikan panggilan vidio itu.


Di dalam kamar barunya, anet sudah mandi dan mulai merabahkan tubuh ke kasur besar itu. *Aah sangat empuk dan nyaman sekali. Alhamdulillah ya Allah kau kirim kan orang baik dalam hidupku ini.* anet bersyukur dan mulai memejamkan matanya.

__ADS_1


Kamar Anet versi outhor.



Gimana, syantik gak bund, kamar anet ini ??


Kalau kakak kakak kurang suka boleh ganti dengan foto yang lain ya. ini hanyalah bayangan outhor lebih tepatnya kamar yang author impikan waktu sebelum nikah dulu. Namun apalah daya, keseharian author di habiskan di kamar khos ☹️☹️.


Eh malah curhat 🤦‍♀🤦‍♀🤦‍♀


***Btw, selamat pagi, semangat cari cuan buat yang lagi kerja. selamat rebahan buat yang di rumah aja, dan selamat menikmati hari yang cerah ini....

__ADS_1


love you gaaaayysssss😘😘😘😍😍***


__ADS_2