
Di sebuah gedung lantai 25, tepatnya di ruangan CEO tampan bernama Ambran terjadi sebuah drama antara anak dan ibu nya yang selalu mendesak anak laki lakinya itu untuk segera menikah.
*Pokoknya mama gak mau tau, kalau dalam tahun ini kamu gak nikah juga, terpaksa kamu jodohkan sama anak teman arisan mama* ucap wanita paruh baya itu.
*Mama, jangan gitu dong, kan ini lagi usaha carikan mantu buat mama* pujuk ambran.
*Usaha terus, tapi sampai sekarang gak ada buktinya* sang ibu merengut.
*Ok, Am janji sama mama, kalau dalam waktu dekat akan mengenalkan mama sama seorang gadis* janji ambran.
*Jadi kai sudah menemukan calon menantu untuk ku, kenapa tidak pernah kau kernalkan padaku, telpon dan bawa dia malam ini ke lestoran kita*
*Ma, jangan malam ini ya. lain kali saja.* ambran mengatup sepuluh jari depan mamanya.
*Gak mau tau, pokoknya nanti malam harus. jam 8 teng* ucap snag ibu lalu keluar dari ruangan anaknya tersebut. dengan senyum merekah.
Ambran terdusuk di kursi empuknya dan mengusap wajahnya dengan kasar. *Bagaimana aku akan mengatakan pada anet ya, aduh, kalau dia menolak untuk ikut, bisa malu bangat ini, lagian kan kita baru dekat dan gak ada hubungan spesial apapun.* gumam nya seorang diri. saat sibuk dengan pikirannya, terdengar nada notifikasi dari ponselnya.
Ambran melihat siapa pengirim pesan tersebut dan alangkah bahagianya dia ternyata Anet yang mengirim pesan padanya.
*Kak, maaf ya. sepertinya anet gak bisa siang ini keluar sama kakak, karna kelas tambahan di mulai jam 1, akan kerwpotan jika makan keluar dari area kampus. jadi anet mau makan di kantin kampus saja. sekali lagi maaf ya🙏🤗*
__ADS_1
Lebih kurang begitulah isi pesan dari anet, bukannya kecewa ambran malah tersenyum melihat emoji di ujung kalimat tersebut dan timbul ide di benaknya setika itu juga.
*Oke, gak apa kok, tapi nanti malam mau yah ikut makan di luar, karena ada yang mau kenalan sama kamu, plis* balas ambran.
*Baiklah, tapi kakak yang izin sama papi mami ya* Anet.
*Ok, tidak masalah* balas ambran.
*Yes, yes yes,* Ambran melompat kegirangan setelah setelah mendapat persetujuan dari anet.
Saat dia sedang asik dengan suarana heboh nya, Seorang perempuan masuk ke ruangan, dan perempuan itu merasa heran dengan tingkah ambran yang membelakanginya itu.
*Bos, maaf menggangu* ucap sang wanita yang tak lain adalah luna sang sekretaris di kantornya.
Ambran tersadar dan berbalik badan, netapa malunya dia saat ingat tingkah konyolnya tadi.
*Kau ini luna, masuk bukannya ketok pintu dulu.*
*Saya sudah berilang kali mengetok pintu bos, tapi bos saja yang sibuk berjoget dan lompat lompat sendiri seperti lagi menang lotre saja* Luna membela dirinya karena di tuduh tak sopan eh si bos.
*Kau malihatnya luna,* selidik ambran. luna mengangguk dan sedikit mengoda bosnya itu dengan menaik turunkn alisnya.
__ADS_1
*Aiz, sial. luna, kau jangan sampai mengatakan apa yang barusan kau liat kepada siapapun, kau paham* ancam ambran.
*Bos, biasanya kalau orang ngancam kita itu, pasti dia akan memberikan sedikit imbalan pada yang memegang rahasianya* ucap luna mencari kesempatan.
*Lunaaaa... ya sudah. bulan ini aku kasih kamu bonus 15% dari gaji mu.* ucap ambran.
*Cuma 15% bos, 25 saja ya* tawar luna.
*Ya sudah 3%* tegas ambran yang mengambil domumen dari tangan luna.
*Eeh. jangan gitu dong bos, ya udah deh gak apa, 15% juga lumayan* seru luna tersenyum bahagia. bagaimana tidak bahagia, gajinya di perusahaan ini sangat besar. jika di tambah bonus 15% maka bisa beli jam tangan pengeluaran terbaru untuk hadiah ulang tahun ayahnya di bulan depan. tanpa mengambil uang tabungannya.
Ambran hanya mengibaskan tangannya kepada luna dan mengeleng melihat kelakuan luna yang gak ada takutnya pada atasan seperti ambran. *Kau dari awal bekerja di perisahaan ini tak pernah berubah, tapi aku suka itu. karena kau hidup apa adanya dan tidak munafik* ambran bergumam sendiri dan mulai memeriksa isi tumpukan map di yang di bawa luna tadi.
Bersambung....
***Rasanya semangat mulai memudar karna gagal kontrak kemaren. 😔
Tapi demi bundsist semua tetap up tiap hari. semoga bundsist semua tetap setia dengan kisah ini.
love you semua😘😘😘***
__ADS_1