Bukan Gadis Desa Biasa

Bukan Gadis Desa Biasa
BAB 76


__ADS_3

Kamar yang luas, dengan isi yang juga sangat membuat nyaman untuk berlama lama berada di dalamnya.


*Huuu. aku ini kenapa ya, selalu memikirkan dia terus di saat sendiri seprti ini, saat bersama dan dia menuatakan cinta, aku malah menolaknya*


*Dasar kau ini sudah mulai tak waras, ingat beban mu semangkin berat sekarang, ada amanah dan tanggung jawab yang harus kau jalani*


*Tapi dia sangat baik dan perhatian juga pada ku. yang terlebih penting dia tak pernah pitus asa untuk mendapatkan cintaku*


*Aduuuuh, mumet denga. pikiran dan perasaanyang gak jelas gini*


Anet, seakan bicar dengan langit lagit kamarnya dan juga guling yang selalu sedia berada dalam pelukannya.


Hingga tengah malam dia masih berkwcamuk dengan perasaan dan pikirannya sendiri. sampai tak tahu kapan matanya terpejam...


-


-


*Aaa, kau, kau sanga pandai*


*Iya, lagi, goyang lagi, ini sangat nikmat, aaaahhh* Racau sela saat seorang pria berjambang menungggangi nya dari belakang.


Sella sedang berbagi peluh dengan pria sewaannya. bagi sella semalam tanpa kenikmatan dunia baginya hidup tak berarti.

__ADS_1


Kalau tidak mabuk di clab maka sella akan melakukan hal hal intim dengan pria sewaannya, seperti saat ini.


Hal ini la yang membuat Ambran sangat membenci sella sampai sekarang. walaupun wanita itu tetap saja mencoba merayu dengan berbagai cara ambran tak tergoda sedikitpun. di dalam hati dan pikirannya hanya ada anet, anet dan anet saja.


-


Sang surya menampakkan sinarnya, ada kehangata dan juga rasa dingin yang menyapa penikmatnya di pagi ini.


Anet berlari lari kecil mengelilingi taman komplek seorang diri. setelah merasa lelah dia duduk di bangku taman yang terletak di bawah pohon mangga.


*waah, lama gak joging, rasanya otot otot badanku jadi kaku semua* ucap anet sambil memijat ringan kakinya sendiri.


*Maaf nona cantik, apakah bisa bantu saya untuk mengambilkan mangga yang ada di atas kepalamu itu* pinta seorang ibu hamil pada anet.


*Ah, tentu saja kak. tunggu sebentar aku coba cari kayu dulu. mana tau ada di sekitaran sini*


*Benarkah* Anet mencoba naik dan berdiri di atas kursi yang terbuat dari besi berukir itu, namun saat ingin menggapai buah mangga nya anet tak mampu menjaga keseimbangan tubuhnya dan


*aaaaaaaaaaaaaa* Anet memekik dan memejamkan matanya, dan detik kemudian dia merasa badanya tidka ada yang sakit sedirkitpun.


*Kalau pendek jangan maksa jadi sok tinggi* ucap seorang pria yang sedang memanggu anet.


Anet berlahan membuka matanya, dan saat menyadari dia berada dalam pangkuan seseorang, anet meloncat turun, namun belum begitu sadar siapa pria tersebut.

__ADS_1


*Maaf, eeh terimakasih sudah menahan saya* ucapnya sambil merapikan bajunya yang sedikit tertarik ke atas.


*Ya, lain kali lebih sadar diri dan jangan sok tinggi lagi* Pria bertopi tersebut pergi meninggalkan anet dan juga ibu hamil yang setia menunggu buah mangga muda itu.


*Maaf bu, bukan nya memberika buah mangga pada ibu, saya jadi korban omelan dan hinaan pria itu* ucap anet sesikit jengkel dwngan oria bertopi dan merasa bersalah pada ibu hamil tersebut.


*Tidak apa nona, justru saya yang harus nya meminta maaf pada anda. Dan siapa bilang buah mangganya tidak bisa nona ambilkan untuk saya, itu ada satu yang jatuh* ibu hamil itu menunjuk ke belakang kursi.


*Ah iya, Alahamdulillah gak jadi ngences dedek bayinya* ucao anet lalu mengambilkan buah mangga tersebut.


*Tapi kok bisa ya, kan tadi tanganku belum bisa meraih buah mangganya* Anet merasa aneh sendiri.


*Mungkin karna ada ranting yang ketarik pas nona jatuh tadi. makanya ada buah yangbikut jatuh* ibu itu mengambil buah idamannya dan lansung menggigit buah itu depan anet.


Bukan ibu itu yang merasa ngilu karna memakan buah mangga muda, justru anet yang merasa ngilu dan sampai mulutnya menunjukkan expresi lucu dan matanya yang ikut menyipit.


Pemandangan tersebut tak luput dari penglihatan pria bertopi yang menangkap anet tadi.


*Dasar wanita aneh, orang yang makan, malah dia yang berexpresi, tapi sangat imut* ucap pria iti dari kejauhan..


Beraambung...


***Up tengah malam, karna jaga mata biar gak merem sebelum suami pulang kerja..🀭🀭

__ADS_1


Selamat pagi buat bundsist yang baru bisa baca pagi ini...


Maaf ya waktu up nya suka ngawur gini, kadang subuh, pagi, siang, malam dan sekarang tengah malamπŸ€¦β€β™€πŸ€¦β€β™€πŸ˜‚πŸ™***


__ADS_2