
***Berhubung kemarin tidak up, makan hari ini kasih bonus 1 bab deh.
Bocil di skip aja ya, karna bab ini banyak unsur gilanya.ðŸ¤ðŸ¤***
Setelah selesai mengeringkan rambut anet, ambran duduk di pinggir ranjang.
*Sayang, bisakah kau berjanji padaku* ambran membuka suara.
*Mm, janji untuk apa* anet menjawab dengan tangan sibuk mengoles krim wajahnya.
*Berjanjilah untuk tidak memperlihatkan kemolekan tubuh mu ini pada siapapun, karena ini hanya milikku* pinta ambran.
Anet tersenyum dan menghampiri ambran. Tanpa ambran duga anet duduk di pangkuannya dan mengalukkan lengan ke leher sang kekasih.
*Aku berjanji tubuh ini hanya untuk mu seorang sayang. kau tau kenapa aku mau memperlihatkannya padamu tadi*
*Kenapa*
*karena aku tak ingin kau memikirka tubuh wanita lain selain aku, jujur aku sangat menyayangimu dan sangat mencintaimu* anet memmainkan jari lentiknya di wajah ambran.
Mendengarbperkataan anet, ambran tersenyum dan menekan tungkuk anet, tanpa babibu, anmbram ******* bibir tipis berwarna pink itu.
*Mmmmm* anet mulai kehabisan nafasnya.
__ADS_1
Ambran melepaskan tautannya *Maaf sayang, aku sungguh tak tahan lagi melihat mu*
*Apakah kau snagat menyayangiku* tanya anet.
*Tentu saja, sejak awla kita berjumpa aku sangat ingin memiliki mu,*
Entah setan apa yang merasuki dua insan ini, anet dengan manja nya kembali mencium pipi ambran. tentu saja mbran snagat senang dengan anet yang mulai berani begini.
*Sayang, bolehkah aku memberikan tanda kepemilikan di sini* tunjuk ambran di dada anet. Anet mengangguk malu.
Ambran lansung membenampakan kepalanya di cekuk leher anet, anet merasakan permainan lembut lidah ambran disana. semangkin lama semangkin turu.
Ada getaraan yang anet rasa di tubuhnya, tangan ambran mulai menyelinap di balik baju bawah anet dan menaikkan baju itu ke atas, menghisap ****** merah mudah itu bergantian dengan sangat lembut.
*Aahh, sayang* des*h anet, dan mencengkram rambut ambran.
Ambran membenarkan kembali pakaian anet yang berantakan. * Apa kau suka dengan belaian ku sayang* tanya ambran.
*Ha am, Awalnya sakut tapi lama lama enak* jujur anet tanpa malu malu lagi.
*Benarkah, apakau mau mencoba sensasi yang lain sayang* goda ambran.
*Gak, cukup. Nanti kebablasan lagi* anet memukul tangan ambran yang hemdah menarik ujung bajunya kembali.
__ADS_1
*Ahahaha, ini saja aku sudah sangat senang sayang, terima kasih. love u* ucap ambran ambil merentangkan tangannya.
*Love you tu sayang,* anet masuk ke pelukan ambran dan membenamkan wajahnya di dada bidang itu untuk beberapa saat.
Setelah puas berpelukan, ambran melepas pelukan anet dan menurinkan anet dari pangkuannya.
*Ya sudah, kamu tidur lagi, masih ada waktu 2 jam lagi sebelum matahari mucul* ambran membelai rambut anet dengan lembut.
*Kamu mau kemana* tanya anet.
*Aku mau ke kamarku sayang, apa kau mau aku dmtidur di sini juga. kalau iya oke aku mah sangat mau* ucap ambran hendak melangkah lagi ke tempat tidur anet.
*Gak gak, kamu balek kamar aja*
cup
Sebuah kecupan singkat mendarat di pipi ambran, dan ambran membalah kecupan itu di kening anet..
*Tetima kasih untuk jatah mimik subuhnya* bisik ambran dan meninggalkan anet yang tetsipu malu mengingat kejadian beberapa menit lalu.
Bersambung.....
***Hahaha, pasti pada ngarap hot bangat ya, maaf bund sistku sayang, belum pas waktunya.
__ADS_1
janji deh kapan kapan aku bikin panas dingin bacanya...
love you semua😘😘😘***