Bukan Gadis Desa Biasa

Bukan Gadis Desa Biasa
BAB 150


__ADS_3

*wanita yang kamu suka justru membuat celaka ibu dan anak panti, maksud mu wanita itu denada* Tebak ambran.


*Iya, dia adalah denada, wanita yang selalu mencoba membuat rumah tangga tuan dan nona hancur* ucap samuel jujur.


*Jadi kamu.........*


*Tidak tian, saya tidak pernah setuju dengan ide jahat denada, saya justru selalu menghalangi niat jahat nya terhadap nona selama ini*


*Maksud kamu* tanya anet penasaran.


*Iya nona, wanita ular itu selalu punya cara untuk membuat nona dan tuan berpisah, termasuk dengan cara mencoba menghabisi orang orang yang pernah berhubungan dengan anda berdua*


*Dan kehamilan nona juga selalu menjadi incaran nya, tapi setiap saya mengetahui niat jahatnya, saya selalu mengalihkan perhatiannya.*


*Seperti saat di cafe mall waktu itu, sebenarnya di minuman nona telah di campur zat kimia oleh denada, tapi saya mengetahuinya dan segera menggantinya, Dan melihat tuan dn nona semangkin mesrah dia merasa panas dan juga tak puas hati karena rencananya gagal. lalu mulai mencoba aksi jahatnya*


*Jadi waktu itu kamu juga ada di sana* tanya anet tak menyangka.


*Iya nona, dena izin ke toilet saat melihat kedatangan anda, dan saya mengikutinya kerena amera ada yang tak beres dengan tatapan matanya*


*Kalau begitu terima kasih banyak samuel, semoga kau tak mencintai ular betina itu lagi* ucap ambran geram.


*Haha, tidak akan tuan, malah saya sidah menuntut dia pasal berlapis agar dia tau rasa*


*Bagus aku setuju itu* ucap ambran lagi.


*


*Aduh kok aku gak konsent gini ya, ingat wajah mas melon terus* gumam dinda.


*Apa aku jatuh cinta pandangan pertama ya pada tu orang*


*Tapi masa iya, kan aku baru jumpa dua kali, pertama di swalayan, kedua di jalan*


*dinda, sadar dinda, sadar.*


*Tapi dia benaran seganteng itu tuhan,*

__ADS_1


*Dia udah punya cewek belum ya, atau bahkan mungkin saja dia sudah nikah*


*Aduh, kenapa dengan diri mu din, kenapa*


Saat sibuk bertanya dengan diri sendiri, tiba tiba hp nya berdering.


*Aduh siapa la yang nelpon, ganggu aja orang lagi menghayal* gerutunya.


dan saat melihat nomor yang tertera di layar,


*Nomor baru, biarin aja lah, paling orang nawarin pinjol* Dinda meletakan kembali hp di meja kerjanya.


Baru saja mulai mencoba berkonsentrasi untuk bekerja, nomor yang sama menelpon lagi, bedanya kali ini ada foto yang muncul di sebagian kecil layar.


*What, jadi dia yang menelponku tadi* pekik dinda.


Dinda :*Halo, asaalamualikum*


Samuel :*Waalaikum salam, apakah ini nona swalayan*


Samuel :*Hahaha, aku hanya bercanda nona dinda*


Dinda : *Mmm, tidak lucu. Btw Ini siapa ya * dinda pura pura tak tahu.


Samuel : *Aku samuel yang tempo hari mengantarmu ke rumah bos mu*


Dinda : *Oh, tuan melon ya, ada apa tuan, ada yang bisa saya bantu*


Samuel : *Tidak ada. hanya saja ingin mengabari kalau mobil mu sudah di antarkan ke kantor tempat mu bekerja, mungkin sebentar lagi akan sampai*


Dinda : *Ooh, iya, maksih banyak ya tuan, jadi merepotkan*


Samuel : *Tidak maslah, cuma saya minta maaf pekerjaan mobilnya agak lama, karna ada yang perlu di ganti pakai alat baru.*


Dinda : *Tidak apa tuan. sudah di bantu saja saya udah bersyukur. dan nanti saya akan ganti ya biayanya*


Samuel : *No. itu tidak perlu cantik*

__ADS_1


Dinda : *Kenapa begitu, saya tak mau berhutang sama siapapun. takut besok lupa bayarnya*


Samuel : *Mmm, kalau gitu apakah siang ini kamu sibuk*


Dinda : *Tidak tuan, Kenapa*


Samuel : *Kamu tidak mau berhutangkan sama saya*


Dinda : *Iya, saya tidak mau berhutang*


Samuel : *Kalau begitu, kamu bayar pakai makan siang sama saya. tapi kamu yang traktir, bagaimana*


Dinda : *Mmm, baiklah tidak masalah, asal saya tidak berhutang lagi*


samuel : *Oke ya, deal*


Dinda : *Deal*


Samuel : *Ya sudah selesaikan dulu kerjaan mu, jangan bayangin aku terus, nanti jam 11:40 aku jemput di kantor mu*


Dinda : *Tidak...*


Samuel : *saya tak suka penolakan nona swalayan*


Dinda :*Mmmmm baiklah....


Sambungan terputus. Ada rasa yang bercampur aduk di hati dinda Saat ini karena baru saja di telpon dan di ajak makan siang oleh pria yang membuatnya mabuk kepayang.


**Bersambung......


Selamat sore bundsist ku semua, apa kabar nya ni, ??


Semoga dalam keadaan sehat dan baik baik saja ya🤗


Terima kasih banyak masih setia sama khayalan author yang gak pernah jelas ini. 🙏🤭


I love semua😘😘😘😘**

__ADS_1


__ADS_2