
*Selain hadiah yang kami sediakan tadi, kami juga ingin memberikan sesuatu yang tak terduga kepada beberapa karyawan terbaik dalam aksi super hiro mereka selama bekerja di perusahaan*
*Tolong yang mengatur pencahayaan lampu utama nya di matikan.* lanjut anet.
Semua tampak berbisik bisik, ada kejutan apa lagi yang akan di datangkan pada mereka semua.. namun setelah musik tegang di bunyikan, semua menjadi tambah penasaran.
*Baik lah, sebelumnya saya akan memperliahatkan sebuah tayangan untuk kita semua* Paman jo memgambil alih mic pada anet.
Layar monitor yang besar di belakang panggung mulai menyala, dan memperlihatkan percakapan antara julia dan juga meli saat di gudang bahan baku tentang zat kimia, serta vidio karyawan yang melakukan tindakan kekerasan pada karyawan lain, dan kejahatan lain yang juga di lakukan oleh beberapa oknum suruhan para kolega bisnis untuk menjatuhkan nama baik perusahaan anita tekstil.
Wajah para penghianat terpampang nayat di layar besar itu, sebagin mdari mereka mencoba kabur dari acara pesta, tapi sayangnya, penjagaan sangat ketat di sana.
*Mampus gue, kalau gini bisa di pecat gue, ini semua gara gara julia sialan itu* umpat seorang pria berjas rapi.
Julia yang sudah sangat malu dengan kelakuannya di tambah lagi semua orang menatap nya dengan cemooh, dan ada pula yang menatap tajam. Karena tak bisa kabur maka julia pura pura pinsan.
Menit pertama, kedua, ketiga, sampai menit ke sepuluh julia dengan keperpurakannya, tak ada satu pun yang membangunkan bahkan mendekatinya. semua hanya melihat dan mencibirnya saja.
*Sialan, kenapa mereka tidak bertidak untuk menyelamatkan ku, kan aku ini pinsan, dasar manusia sampah. umpat nya dalam hati.
__ADS_1
Detik kemudian, terdengar langkah kaki mengarah ke arah nya, *Akhirnya, ada juga yang mau percaya dengan ecting ku* Batin julia lagi.
*Ayo bantu aku mengangkatnya, karna aku tak bisa mengangkat yang berat berat, tangun ku sedang sakit* ucap seorang wanita dengan lantang.
*siapa ya wanita ini, baik sekali dia mau menolong ku,* lagi lagi julia merasa menang.
Dan detik kemudian, byuuuuuuuurrrr..
*Aaahhh.....* teriak julia karena di guyur satu ember besar air yang di campur telur.
Semua tertawa melihat kejadian itu, Julia bangun dan berdiri dengan sangat berang.
*Aku ini bendahara perusahaan, lihat saja kalian, akan ku potong gaji kalian selama setahun.* sambungnya tak sadar diri.
Semua diam dan hanya bisaenahan tawa mereka, melihat bentukan julia yang bayah kuyup dan make up nya mulai meluntur.
prok prok prok..Anet bertepuk tangan dan berjalan ke arah julia berdiri.
*Kau memang bendahara kantor perusahaan, tapi itu dulu nona julia, sekarang kau bukan siapa siapa lagi di perusahaan ku* ucap anet.
__ADS_1
*Hey kau wanita kampung, siapa kau berani mengatakan itu padaku* julia menjuk muka anet.
Dengan sigap anet mengelintir tangan yang berani menunjuk mukanya.
*Aauuu sakit,, lepaskan kampeupai* triak julia.
*Kau minta aku melepaskan tangan mu, kenapa sakit bangat ya* anet meledek julia.
*Satpam* triak anet.
Tak lama datang 4 orang satpam dan beberapa orang polisi ke lokasi acara.
Semua pelaku kejahatan di gotong ke kantor polisi, termasuk julia.
*Lepas kan aku, aku tidak slah pak, aku ini korban bulian, lepaskan* julia tak terima di permalukan di depan semua orang.
*Semuanya, saya harap kejadian ini dapat kita jadikan pelajaran untuk kedepannya, dan sekali lagi terima kasih atas kerja sama kita semua, sialahkan lanjutkan pesta ini* ucap anet. lalu meninggalkan tempat acara dan menuju ke kantor polisi bersama paman jo dan dua ayah nya.
*Bunda sama yang lain di sini saja ya, gak enakkan kalau semua ikut ke kantor polisi. karna ini acara kita semua* pinta anet pada dua ibunya dan juga dea beserta robi.
__ADS_1
Bersambung....