
*Jangan lupa mama tunggu di lestoran jam 8. no debat, * Ambran melihat peaan singkat dari sang mama.
Padahal ini masih jam 5 sore, tapi mama nya sudah 3 kali mengirim pesan padanya. tentu saja isinya sama semua. *Mamaaaaa,, ngebet bangat punya mantu* kesal ambran lalu mengacak rambutnya asal dan berbaring di atas kasur empuk yang ada di kamar luas tersebut.
-
-
Sementara di rumah mewah Tan, semua orang sedang berkumpul membahas suatu rencana. Kadang serius, kadang juga di hiasi canda tawa.
Anet baru saja sampai ke rumah mewah itu dengan langkah penuh semangat, namu saat membuka pintu utama, badannya kaku bagai mumi saja. karena melihat Papi, mami, dea, robi, paman dan bunda sedang berkumpul di ruang tamu besar itu dan menatapnya.
Anet melangkah dan menyalami para tetua disana bergantian dan ikut duduk di samping bunda. *Kenapa semua diam saat anet datang. apalah ada yang semua sembunyikan dari anat* tanya anet melihat semua yang ada satu persatu dengan perasaan campur aduk.
__ADS_1
*Tidak ada, kami tadi hanya membicarakan masakan mami mu ini sangat enak dan robi gak sengaja tergigit kayu manis di dalam kuah semur,* bunda mencari alasan.
anet hanya ber'O'ria dan semua bisa bernafas legah karena anet percaya dengan ucapan bunda. namun detik kemudian anet melohat paman dan bunda secara serius.*Anet mau tanya, kenapa paman sama bunda bisa ada di sini, bukan kah bunda bilang tadi pagi paman melaut. dan cara pakaian bunda sma paman juga sangat berbeda. tidak seperti biasanya* tanya anet penuh delidik. semua saling lirik bingung ingin menjawab apa.
*Paman gak jadi ngelaut, cuaca lagi buruk. trus pas paman pulang pak dodi menelpon paman supaya paman dan bunda mu yang cantik ini, datang kemari,* paman memberikan alasan yang menurut anet masuk akal tapi masih meragukan juga.
Baru saja anet, ingin membuka suara lagi, mami terlebih dahulu berbicara * Iya, mami sama papi mau ngajak mereka ke nikahan anak teman lama papi mu di komolek sebelah* mami mencoba meyakinkan anet.
*Ooh makanya bunda sama paman berpakaian rapi begini ya, maaf ya, anet pikir klian mau merencanakan seauatu dan itu tak mau ngajak anet.* ucapnya sedikit tertunduk karena merasa bersalah telah mencurigai oaman dan bundanya sendiri.
*Kamu kok baru pulang, biasanya jam tigaan udah di rumah.* tanya mami. mencoba memecah suasana.
*Iya mi, tadi ada materi tambahan, jadi pulang telat deh. maaf ya mi gak ngabarin dulu* anet mengatup dua tangannya di depan wajah.
__ADS_1
*Tidak apa. sana mandi dan istirahat dulu, bau keringat* perintah mami sambil menutup hidung. Anet berdiri dna melangkah ke lantai atas dimana letak kamarnya. tentu saja sambil memonyongkan bibirnya seperti bebek, semua tertawa melihat tingkahnya itu.
Setelah mandi, anet solat ashar dulu. dan setelahnya berbaring di kasur empuknya sambil memejamkan mata. hari ini sangat melelahkan tibuh dan otaknya. baru saja terpecam beberapa menit. pintu kamar nya di ketuk dari luar. anet berdiri dan membuka pintu kamarnya, ternyata bibi yang mengetuk. *Ada apa bi* tanya anet.
*Itu non, nyonya sama yang lain bilang mau keluar menikmati senja, dan akan makan malam di luar, apa kah nona mau ijut dengan mereka* tanya sang ART.
*Mm, bilang sama mereka anet gak ikut bi, mau istirahat saja dulu, dan sekalian bilang nanti jam 8 malam anet akan kluar sama kak Ambran, eh gak usah deh bi, bilang aja anet gak ikut. yg mslah kkuarnya gak usah di bilang* ralat anet.
*Baik non. akan bibi sampaikan.* bibi pun pergi dan turun ke lantai bawah dimnaa semua sudah menunghu di ruang keluarga.
*Maaf tuan, nyonya, non anet bilang dia gak ikut, mau di rumah aja istirahat* bibi mengatakan yang di perintahkan anet.
semuamengatan *Syukurlah* bersamaan dan mengusap dada masing masing, kemudian tertawa setelah menyadari kekompakan yang mereka lakukan barusan..
__ADS_1
Bersambung.....