Bukan Gadis Desa Biasa

Bukan Gadis Desa Biasa
BAB 97


__ADS_3

*Maksud anda, yulia bendahara kantor ini* tanya anet memperjelas.


*Iya buk, dia yang meminta kami untuk mencampurkan cairan ini kedalam bahan olahan kain*


Wajah Paman jo dan anet berubah menjadi memerah, mendengar pengakuan sang manager pabrik tersebut.


*Iya bos*


*Apa fungsi cairan ini dan sudah berapa lama cairan ini di campurkan di bahan baku* tanya paman jo tegas, tahangnya mengeras.


*Sejak 6 tahun belakangan tuan, dan kegunaan cairan ini adalah untuk mempercepat proses pelapukan pada kain yang di produksi pabrik kita* ungkap sang manager dengan sangat jujur. sementara pria muda di sebelahnya hanya diam saja.


*Kenapa kamu mau ikut menghianati perusahaan ini* tanya paman jo lagi.


*Awalnya saya tidak mau bos, dan saya juga takut jika ketahuan seperti sekarang, tapi buk julia mengancam saya dan semua kariawan untuk mengikuti perintahnya* jawab snag meneger lagi.

__ADS_1


*Apa ancaman yang buk julia berikan pak* tanya anet.


*Bagi siapa yang membocorkan tentang cairan ini, maka akan di pecat tanpa pesangon dan keselamatan keluarga kami akan terancam* jawab pria muda yang sedari tadi hanya diam saja.


*Bedebah, ternyata wanita itu musuh dalam selimut* paman jo meninju meja dengan keras, sehingga membuat tiga orang di sekatnya kaget.


*Kami minta maaf tuan bos, saya mohon jangan pecat kami* pinta sang manager.


*Iya pak, kalau saya dan yang lain di pecat kami mau menghidupi anak istri kami bagaimana, apa lagi di pabrik kebanyakan hanya tamatan SMA, bahkan masih ada yang harus kuliah online.* jelas pria yang agak muda.


*Iya bos, buk meli lebih terancam lagi karna saya pernah mendengar sewaktu pertama kali buk meli dan buk julia datang dan membawa cairan ini ke pabrik* ucap sang manager.


*Apa ancaman ular betina itu pada meli* tanya paman jo penasaran.


*Buk meli di ancam akan menjadi tersangka pencemaran nama baik perusahaan dengan barang bukti cairan ini, dan biaya pengobatan ayah nya akan di cabut dan di alihkan ke rekening buk julia, serta dua adik perwmpuannya akan di kadikan pembantu di rumah buk julia.*

__ADS_1


*Benar benar ya wanita sial an itu* paman semangkin emosi.


*Maaf, saya kurang mengetahui siapa buk meli, dan masalah biaya pengobatan ayah nya. maksud nya gimana ya * tanya anet, memang dia belum mengetahui hal itu.


*Perusahaan ini memberikan bantuan dana pengobatan ayah meli yang sedang sakit, dan itu semua karna prestasi meli yang selalu bekerja dengan baik. sebwnarnya dia mendapatkan tawaran S2 ke jerman tapi dia meminta ke saya untuk mengganti S2 nya dengan biaya pengobatan ayah nya saja* Paman menjelaskan pada anet.


*Sebanarnya buk meli belum nikah bos, dia cuma beralasan saja ingin nikah dan ikut suaminya tinggal di luar kota, itu karna dia sudah sangat merasa bersalah pada perusahaan karena telah berbuat curang karna terus menerus mengikuti perintah buk julia.*


*Dari mana abang tau* tanya anet pada pria muda yang memberikan info meli.


*Dia sebenarnya masih keluarga saya buk, dan dia juga yang dulu membantu saya dan adik saya untuk bertahan hidup karena kedua orang tua kami meninggal karena kecelakaan lalu lintas* lanjut pria muda itu.


*Baik lah. saya rasa semua sudah jelas, di sini julia adalah tersangka utamanya, dan kalian bekerjalah dengan jujur, masalah cairan ini nanti saya urus lagi, dan kalian terima saja setiap cairan ini di berikan wanita iblis itu, tapi jngan coba coba untuk mencamlurnya lagi ke bahan kain, kalau kalaian berani, klian tanggung resikonya* tegas paman.


*Dan sebaiknya bapak dan abang, jangan mengatakan hal ini pada siapapun terutama buk julia, biar saya coba selidiki dulu zat ini benar benar bahaya atau tidak untuk kain yang kita produksi* pinta anet. dan di angguki oleh tiga pria di hadapannya.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2