Bukan Gadis Desa Biasa

Bukan Gadis Desa Biasa
BAB 67


__ADS_3

Di belahan dunia lain, seorang wanita tengah dilanda rasa gelisa dan amarah yang memuncak, *Ini tidak bisa di biarkan, kau hanya milikku seorang ambran, aku akan merebutmu dari wanita kampung itu* Gumamnya dengan penuh emosi.


Wanita itu bersiap untuk menuju bandara dan saat sedang memasukkan barang barang ke dalam kopernya seorang pria bertibuh ideal masuk ke kamarnya. *Kau mau kemana dengan semua barang ini* tanya pria tersebut.


*Tentu saja aku ingin menemui ambran, dia sudah berani bermain api dengan ku* ucap wanita itu berapi api.


*Memangnya kenapa lagi dengan pria itu, bukankah kalian sudah tak ada hubungan apapun lagi*


*Siapa bilang, aku sangat mencintai ambran, dan sekarang aku haris rebut dia dari wanita manapun*


*Aku dengar, kekasihnya yang bernama siska super model itu sudah tak lagi bersamanya sekarang, bahkan gadia itu sudah peindah bersama kekasih sungguhanya ke negara J beberapa minggu yang lalu*


*Ya, itu karna orang suruhanku mendapatkan bukti perselingkuhan jal*ng itu dan membuat hubungan mereka hancur, bahkan karir ******* itu sudah hancur sekarang* wanita itu tersenyim menyeringai.

__ADS_1


*Lalu, kenapa kau sepertinya lebih marah saat ini, bukannya ambran sudah jomlo saat ini*


*Abang, jika dia jomblo tak akan aku sampai semarah ini, dia hanya untukku*


*Sebenarnya apa tujuan mu, kau selalu mengatakan kalau kau mencintai ambran tak ingin ada wanita lain yang merebutnya, tapi kau sendiri yang sudah meninggalkan nya dulu demi baj*ngan itu, muve on sel, biarkan ambran hidup bahagia* nasehat sang kakak.


*Tidak bang, sella akan tetap merebut ambran dari wanita manapun, sekarang abg cukup doakan adek abang ini saja. Aku pergi* perempuan bernama sella itu pergi meninggalkan rumah peninggalan orang tuanya dan akan terbang ke I untuk bertemu ambran, mantan kekasihnya yang dulu ia hina dan tinggalkan, karena ambran masih belum sesukses saat ini.


-


*Rob, kau dimana, cepat ke kantor sekarang* ambran mengirim pesan pada asisten pribadi sekaligua sahabat baiknya itu. Robi yang memang saat ini sedang di parkiran kantor, tak membalas pesan ambran dia hanya melihat dan membacanya saja. Dengan langkah santai dan senyum cerah robi melewati beberapa kariawan lain yang menyapanya.


*Kenapa bos memanggil saya* tanya robi saat sudah masuk dan duduk di sofa ruangan ambran.

__ADS_1


*Aiz, kau ini. masuk kok nyelonong aja, gak salah pula* omel ambran yang melangkah dan mendudukkan pantat di depan robi.


*Aah tak perlu sungkan, aku sudah menganggap ruangan ini ruangan ku sendiri* Jawab robi menyeleneh sambil mengunyah permwn karet di mulutnya. Bukannya marah, ambran malah biasa saja dengan ucapan sahabatnya itu.


*Rob, hentikan kebiasaan mu memakan permen itu, itu bisa jadi bahaya jika kau menelannya tanpa sengaja.*


* Iya, nanti kalau aku udah bosan bos*


* Terserah kau saja, lihat ini grafik saham kita semangkin hari semangjin meningkat, ini semua berkat bantuan mu rob* ambran berbinar mengajak rambut robi yang sedang menundauk di hadapannya karena melihat pergerakan di layar ipad yang di letakkan ambran di atas meja kaca sofa tersebut.


*Ambran pamungkas* Robi menonggakkan kepalanya dan tangannya sibuk merapikan rambutnya yang di acak ambran. *Hentikan kebiasan gila mu yang suka mengacak rambut rapi ku ini* ucap robi dengan muka kesal pada ambran. yang di marahi malah cengengesan sambil duduk menyender di aofa empuk nya.


***Bersambung...

__ADS_1


Sepertinya bakalan ada bibit bibit pelakor ni...🤔🤭***


__ADS_2