
Tang Su diam dan tak bisa berbuat apa-apa saat Yuxing keluar dari kantin. Ia menatap Xiao Jinyu yang duduk di depannya dalam diam.
“Apa yang sebenarnya Xiao Jinyu lakukan tadi hingga membuat Yuxing tiba-tiba pergi ?”batin Tang Su menahan emosi.
Setelah beberapa menit akhirnya ia pun tak bisa menahan emosinya lagi.
“Xiao Jinyu sebenarnya apa yang kau lakukan hingga membuat Yuxing pergi dan menatap ku seperti itu tadi ?”tanya Tang Su.
“Yang ku lakukan ? Aku hanya bilang padanya jika kau adalah salah satu fans beratnya dan ku ajak dia menemui mu. Tapi dia ternyata kabur seperti itu.”jawabnya menjelaskan sambil tersenyum.
Tang Su merasa tersinggung dengan senyuman Xiao Jinyu yang seolah meledeknya.
“Xiao Jinyu kau benar-benar sudah ketahuan sekali ! Kau benar-benar membuat ku malu di depan Yuxing !”ucap Tang Su emosi.
Melihat Tang Su yang benar-benar marah padanya, lagi-lagi dia hanya tersenyum saja.
Tang Su segera berdiri lalu keluar dari kantin.
“Hey kau Chubby kembali ! Yah dia benar-benar marah padaku. Padahal aku hanya ingin menunjukkan padanya jika Yuxing tidak suka pada dirinya.”gumam Xiao Jinyu masih menatap keluar kantin.
Tang Su berjalan menuju ke sebuah taman. Dia duduk di sana dan melihat ke sekitar yang sepi dan hanya ada dirinya seorang diri.
Tang Su mengingat lagi apa yang terjadi barusan dan tiba-tiba air matanya menetes.
“Kenapa melihat ku saja Yuxing tidak mau ? Apakah aku jelek sekali baginya ?”gumam Tang Su sambil menghapus air matanya.
Ia pun mulia berpikir bagaimana cara mendapatkan hati Yuxing, apa yang harus dilakukan agar dia mau melihatnya.
“Ya aku harus menjadi cantik seperti kebanyakan gadis mungkin dengan begitu dia akan melihat ku.”gumam Tang Su setelah menemukan sebuah ide.
Sepuluh menit sebelumnya.
Tanpa sepengetahuan Tang Su, Xiao Jinyu diam-diam mengikuti gadis itu dan melihatnya dari kejauhan.
“Apa... hanya begitu saja dia menangis ?!”ucapnya lirih saat melihat Tang Su mengusap air matanya.
Xiao Jinyu merasa bersalah ia pun kemudian menuju ke tempat Tang Su berada namun dia duduk di baliknya.
“Jadi Chubby itu benar-benar menyukai Yuxing rupanya.”batinnya saat mendengarkan keluh kesah gadis itu.
Xiao Jinyu berdiri lalu berpindah duduk di dekat Tang Su.
Tang Su menoleh ke samping dan melihat Xiao Jinyu sudah duduk di sebelahnya.
__ADS_1
“Kau... kenapa kau masih mengikuti ku ke sini ?”ucap Tang Su tersentak kaget.
“Chubby... aku tak bermaksud seperti itu padamu.”ucap Xiao Jinyu mau meminta maaf tapi perkataannya tertahan di ujung lidah.
Tang Su melihat penyesalan di mata Xiao Jinyu dan dia pun memanfaatkannya.
“Jika kau benar-benar merasa menyesal padaku maka kau harus membantuku kali ini.”ucap Tang Su dengan mata bersinar.
“Oh... membantu mu... gampang sekali. Baiklah maka aku akan membantu mu.”jawabnya singkat dan yakin bisa membantu meskipun tak tahu apa yang bisa dia lakukan.
“Baiklah jika begitu kau harus membantuku mendekatkan diri ku dengan Yuxing.”ucap Tang Su berbisik di telinga Xiao Jinyu sambil tersenyum kecil.
“Haah....”Xiao Jinyu menghembuskan nafas berat.
“Lagi-lagi masih seputar Yuxing... dasar gadis ini tak ada menyerah nya !”batin Xiao Jinyu mengumpat dalam hati.
Dia melihat Tang Su yang kembali ceria dan tersenyum menunggu jawabannya.
“Baiklah aku akan membantu mu. Tapi aku tidak janji bagaimana hasilnya. Itu semua tergantung diri mu.”jawab Xiao Jinyu tak bisa menolaknya lagi sekaligus sebagai penebus rasa bersalahnya.
Tang Su tersenyum puas. Ia pun melihat jam tangan nya dan menunjukkan sudah waktunya untuk kembali ke kelas karena beberapa menit lagi akan ganti jam pelajaran kedua.
“Xiao Jinyu ayo kita kembali ke kelas.”ucap Tang Su berdiri.
Sore harinya di tempat kost.
Tang Su duduk dan tampak serius menatap layar ponselnya. Ia browsing dan membaca berbagai artikel tentang kecantikan.
Sudah dua jam lamanya dia menatap layar ponselnya dan memperhatikannya dengan serius.
“Jadi untuk tampil cantik harus terlihat langsing lebih dulu. Itu artinya aku harus menurunkan berat badan ku lebih dulu.”gumam Tang Su.
Ia lalu kembali melihat ponselnya dan mencari cara untuk menurunkan berat badan agar tampak ideal.
Tang Su beberapa menu makanan diet dan berencana untuk membelinya.
Dua jam kemudian gadis itu tertidur di lantai dengan menggenggam ponselnya.
“tok... tok... tok....” seseorang mengetuk pintu kamar Tang Su.
Gadis itu membuka matanya setelah mendengar suara ketukan pintu.
“Ya tunggu sebentar.”jawabnya lalu berdiri dan membuka pintu.
__ADS_1
Tampak Siyue tersenyum lebar di balik pintu. Tang Su memandangi temannya itu dari ujung kaki hingga ujung kepala.
“Oh... benar juga. Siyue merupakan salah satu gambaran gadis langsing meskipun terlalu langsing. Jadi aku bisa bertanya langsung padanya.”batin Tang Su menatap temannya lekat-lekat.
Ia pun kemudian menarik Siyue masuk ke dalam dan mengajaknya untuk duduk.
“Siyue... aku ingin menurunkan berat badanku. Apa kau bisa membantuku ? Setidaknya perutku bisa turun lebih dari lima kilo.”ucap Tang Su bersemangat.
“Kenapa kau tiba-tiba ingin menjadi kurus ?”tanya balik Siyue yang penasaran kenapa tiba-tiba gadis itu bertingkah aneh tidak seperti biasanya.
“Aku... aku ingin terlihat lebih cantik seperti gadis lain.”jawabnya tersipu sambil tersenyum kecil.
Siyue hanya melongo mendengar jawaban dari Tang Su dan melihat tingkahnya yang aneh.
“Tang Su apa itu karena lelaki yang pernah kita temui di lapangan sepak bola beberapa waktu yang lalu ?”ucap Siyue menebak.
Tang Su mengangguk pelan dan pipinya kembali bersemu merah.
“Baiklah aku akan membantu mu menurunkan sedikit berat badan mu.”jawab Siyue lalu tersenyum dan merangkulnya.
“Bukan sedikit Siyue... tapi banyak.”jawab Tang Su protes tak terima jika beratnya hanya berkurang sedikit saja.
“Oh ya... masih sore kemari mau mengajakku ke mana ?”tanya Tang Su.
“Aku mau mengajakmu berjalan-jalan saja menghirup udara segar.”jawab Siyue.
“Baiklah aku akan bersiap sekarang.”balas Tang Su.
Ia pun segera berganti baju dan memakai parfum yang paling harum yang dia miliki.
“Ayo kita berangkat sekarang !”ucap Tang Su persamaan garis setelah selesai bersiap.
Mereka berdua kemudian keluar dari kamar kost Tang Su dan berjalan-jalan di gambar yang ada di sekitar tempat kost Tang Su.
Di tengah jalan Tang Su melihat beberapa penjual makanan ringan.
“Siyue tunggu sebentar di sini aku mau membeli camilan.”ucap Tang Su mau berlari menuju ke seorang penjual.
“Katanya kau mau diet ?”ucap Siyue sambil menarik tangan Tang Su dan menahannya agar tidak jajan bebas.
Tang Su pun mengurungkan niatnya dan terpaksa menahan keinginannya untuk membeli camilan.
BERSAMBUNG....
__ADS_1