Buku Keberuntungan

Buku Keberuntungan
Eps. 93 Belajar Berjalan


__ADS_3

Tang Su yang bingung mencoba mengambil ponselnya kembali dan mencari informasi secara online tentang semua hal yang berkaitan dengan modeling.


“klik... klik... klik...”Tang Su membaca banyak artikel terkait tentang modeling. Sedikit banyak artikel itu membantunya.


Secara garis besar ia mengetahui hal penting yang biasanya menjadi penilaian. Mulai dari cara berjalan, pemilihan kostum dan cara menjawab pertanyaan.


“Ooh... ternyata banyak sekali yang harus dipelajari untuk mengikuti kontes kecantikan.”gumamnya sambil mengerutkan alis dan terlihat sedikit pusing.


Tang Su meneruskan membaca artikel di internet. Banyak informasi yang dia dapatkan dari sana. Namun semakin banyak informasi yang dia dapat semakin bertambah pusing pikirannya.


“Aah.... hiss.... aku benar-benar tidak tahu yang mana dulu harus ku pelajari ?!”ucap Tang Su memegang kepalanya yang terasa berat.


Dia pun memutuskan untuk menelepon Siyue dan meminta bantuannya meskipun dia tidak yakin pada temannya itu.


“kring... kring...kring...”suara ponsel milik Siyue yang berdering di atas tempat tidur.


Terlihat Siyue berada di kamar mandi yang sedang berendam. Gadis itu sering lama saat berada di kamar mandi, bahkan sering ketiduran saat sedang berendam.


“kring...kring...kring...”Tang Su kembali menelepon Siyue tapi tetap tak di angkat.


Dari kamar mandi terlihat Siyue sedang memakai headset sambil memutar lagu-lagu pop favoritnya dan sesekali terdengar gadis itu bersenandung ria.


“Kenapa Siyue tidak mengangkatnya apa dia sedang tidur ?”gumam Tang Su mematikan panggilannya.


Dia pun diam sejenak berpikir siapa lagi kira-kira yang akan dia telepon.


“Yah tak ada pilihan lain selain menelepon dia.”ucap Tang Su sambil mengharap nafas.


Ia pun mulai menelepon Xiao Jinyu.


“kring... kring... kring...”ponsel Xiao Jinyu berdering di dekat wastafel di kamarnya.


Lelaki itu sedang makan siang dan duduk menghadap meja menyantap makanan yang baru dibelinya.


“Oh ada telepon. Dimana ya ponsel ku ?”ucap Xiao Jinyu yang biasa menaruh ponsel sembarangan.


Dia melihat ke meja namun ponselnya tak ada di sana. Dia pun berdiri dan mencari di tempat tidur, tapi juga tidak ada di sana.


“Dimana aku tadi menaruhnya ?”ucap lelaki itu diam dan mencoba mengingat-ingat terakhir kali dia menaruh ponselnya.

__ADS_1


“kring... kring...kring...”ponsel masih tetap berdering dan semakin nyaring deringnya.


Ia pun mencoba mengikuti asal sumber suara deringan itu dan berhenti di depan wastafel.


“Ini dia... !”ucapnya lalu mengambil ponselnya.


“Tang Su... ? Ada apa dia meneleponku ?”


Xiao Jinyu menaruh kembali ponselnya di tepi wastafel. Ia mencuci tangan dan berkumur baru mengangkat teleponnya.


“Ya Tang Su ada apa ?”


“Xiao Jinyu apa kau mengetahui dunia modeling dan seluk beluknya ?”tanya Tang Su sambil pindah duduk di tempat tidur.


“Dunia modeling ? Apa yang kau bicarakan, aku tidak mengerti. kalau dunia sepak bola aku tahu. Itu keahlian ku.”balas lelaki itu masih mencerna perkataan temannya itu.


“Haah... aku tahu itu. aku salah menelepon mu. Seharusnya aku tidak menelepon.” balas Tang Su kesal dan kecewa karena lelaki itu tak pernah serius jika diajak bicara.


“Hey... hey... jangan langsung marah seperti itu. Coba jelaskan lebih detail agar aku lebih mengerti dan mudah memahaminya, oke ?”jawab lelaki itu duduk dan bersandar di kursi.


“Aku ikut audisi kontes kecantikan dan audisi pertamanya akan dimulai dua hari lagi. Kau tahu Aku tidak mempunyai persiapan apapun. Maksud ku aku tidak pernah mengikuti kontes kecantikan apapun sebelumnya. Apa kau bisa membantuku ?”balas Tang Su menjelaskan panjang lebar dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami.


“Aku serius, aku tidak bercanda. Ayolah... aku pusing. Siyue tidak mengangkat teleponku dan kau juga tidak bisa membantuku.”balas Tang Su terlihat putus asa karena temannya yang satu itu tak bisa diandalkan.


“Apa yang ada dalam pikiran Chubby, Kenapa bisa dia mengikuti kontes bodoh seperti itu ?!”batin Xiao Jinyu merasa heran saja pada Tang Su.


“Aku mungkin tidak mengetahui banyak tentang dunia modeling. Tapi aku tahu tentang gadis cantik. Jadi sepertinya aku bisa membantumu.”balas lelaki itu sambil tersenyum renyah.


Tang Su sebenarnya kesal pada Xiao Jinyu yang tak pernah bisa serius dan selalu bercanda kapanpun dan di mana pun dia berada. Namun Jika dia marah kali ini ada gunanya dan itu akan membuatnya semakin pusing saja.


“Oh... ku harap kau benar bisa membantuku. Datanglah sekarang ke tempatku aku akan menunggumu.”balas Tang Su lalu segera mengakhiri panggilan meskipun lelaki itu belum menjawabnya.


Tang Su mengira kalau lelaki itu tidak akan datang ke tempatnya. Dan dia lupakan diri sejenak ke tempat tidur meluruskan punggungnya.


Xiao Jinyu melanjutkan kembali makan siangnya. Tiga puluh menit kemudian dia berganti baju setelah selesai makan.


“Mungkin buku ini bisa membantunya.”ucapnya saat melihat buku panduan bermain catur yang tergeletak di meja.


Xiao Jinyu mengambil buku tadi dan memasukkannya dalam tas lalu berangkat menuju ke tempat Tang Su.

__ADS_1


“tok... tok...”


“Masuk saja, tidak dikunci. Aku sedang repot.”balas Tang Su dari dalam yang sedang berada di atas tempat tidur dengan masker wajah yang menutupi wajahnya.


Xiao Jinyu masuk dan dia terkejut sekali saat Tang Su datang menghampirinya.


“Hantu..... monster jelek !!”teriak lelaki itu mundur menjauhi Tang Su.


“phaak.... !”Tang Su mengambil penggaris yang ada di meja dan memukulkan ke kepala Xiao Jinyu.


“Ini aku bodoh !”ucap Tang Su marah disebut hantu atau yang lainnya.


Tang Su kemudian menghapus masker arang di wajahnya lalu menghampiri Xiao Jinyu yang duduk menunggunya.


“Katakan padaku bagaimana kau membantuku.”ucap Tang Su tak sabar dan ingin tahu apa rencana lelaki itu.


Xiao Jinyu pengertian buku panduan bermain catur dan menyerahkannya pada Tang Su.


Tang Su melihatnya kemudian kembali membukukan buku itu ke bahu Xiao Jinyu.


“Aku sedang ikut kontes kecantikan bukan lomba catur !”ucap Tang Su kesal dan emosi.


Xiao Jinyu kemudian berpikir dan mencari cara untuk membantu Tang Su.


“Lihat ini seharusnya kau membantuku dengan mengambil langkah pertama.”Tang Su menunjukkan artikel tentang cara berjalan pada Xiao Jinyu.


Lelaki itu melihat artikel yang ditunjukkan oleh Tang Su padanya. Ia pun berpikir sejenak setelah membacanya.


“Aku tahu bagaimana agar cara berjalan mu menarik di panggung.”ucap Xiao Jinyu sambil tersenyum lebar.


“Apa... kau tahu ? Bagaimana caranya tunjukkan padaku !”balas Tang Su bersemangat.


Xiao Jinyu kemudian berdiri di samping Tang Su. Ia mengambil buku panduan bermain catur dan menaruh di atas kepala gadis itu.


“Coba jalan dan jangan sampai buku itu jatuh.”ucap Xiao Jinyu.


Tang Su tidak tahu Latihan apa yang diberikan Xiao Jinyu pada nya dan dia melakukan seperti apa yang diucapkan lelaki itu.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2