Buku Keberuntungan

Buku Keberuntungan
Eps. 47 Program Diet Baru


__ADS_3

Tang Su masih duduk dan menghapus air matanya. Sementara Xiao Jinyu berdiri lalu memesan dua porsi mie ayam.


Beberapa menit kemudian mie ayam pesanan Xiao Jinyu datang.


“Ini makanlah satu porsi untuk mu.”ucap Xiao Jinyu memberikan satu porsi untuk Tang Su karena ia tahu porsi makan gadis itu biasanya.


Tang Su bukannya senang malah semakin menangis melihatnya.


“Kau ini mengerti perkataan ku atau tidak ? Sudah Kubilang padamu aku ingin diet ?”jawab Tang Su menggeser kembali mangkok di depannya ke Xiao Jinyu. Karena sebel Ia pun memukul bahu lelaki itu.


“Makan saja daripada kelaparan. Ini tak akan menaikkan berat badanmu secara langsung. Selain itu aku akan mengajarimu cara diet yang benar.”ucap Xiao Jinyu lagi meyakinkan Tang Su.


Gadis itu tersenyum mendengar apa yang barusan diucapkan oleh Xiao Jinyu padanya.


“Benarkah ?”melihat Xiao Jinyu yang mengangguk akhirnya ia mengambil kembali mangkuk tadi dan mulai memakannya.


Xiao Jinyu menatap Tang Su yang makan dengan lahap dan dia pun segera memakan mie ayam miliknya.


“Ah... kenyang nya...”ucap Tang Su menggeser piring kosong di depannya lalu menoleh ke Xiao Jinyu yang masih makan.


“Katakan pada ku apa yang harus kulakukan untuk menurunkan berat badanku ? Kau akan membantuku kan ?”ucap Tang Su bertanya dan tak sabar ingin segera mengetahuinya.


Xiao Jinyu tak langsung menjawab dan memilih untuk menyelesaikan makannya lebih dulu baru kemudian menjawabnya.


“Jika mau kau harus rajin berolahraga setiap hari selain menjaga pola makan sehat.”jawab Xiao Jinyu setelah selesai makan.


“Lalu olahraga seperti apa yang kau maksud ?”balas Tang Su antusias.


“Pagi kau harus jogging selama tiga puluh menit setiap hari. Bangun tidur saat kondisi perut masih kosong kau harus melakukan sit up 50 hitungan. Seminggu dua kali kau harus mengikuti senam aerobik. Satu minggu sekali kau harus renang... bla... bla...”Xiao Jinyu menjelaskan panjang lebar pada Tang Su.


Sementara Tang Su merasa pusing hanya dengan mendengarnya saja karena menurutnya terlalu berat semua itu dilakukan secara bersamaan.


“Stop... tunggu... tunggu dulu. Kau sebenarnya mau membantuku atau membunuhku ?”ucap Tang Su memotong pembicaraan Xiao Jinyu yang masih panjang lebar dan belum selesai.


“Ohh....jadi menurutmu semua itu berat bagimu ?”balas Xiao Jinyu mengakhiri penjelasannya.

__ADS_1


“Tentu saja aku tak sanggup menjalani itu semua. Satu saja mungkin aku sudah kewalahan.”balas Tang Su menjelaskan.


Xiao Jinyu diam menatap gadis di sebelahnya dan memikirkan cara lain yang sama efektifnya dengan yang sudah dia sebutkan sebelumnya.


“Mungkin aku hanya perlu melakukannya secara bertahap saja setelah dia terbiasa dengan satu program, maka aku akan menambahkan program lainnya secara berkala.”batin Xiao Jinyu.


“Chubby... kau tak perlu melakukan semuanya sekaligus. Jika kau mau aku bisa membantumu dan memandu mu melakukan semua itu.”ucap Xiao Jinyu.


Tang Su diam dan berpikir sebelum menyetujuinya.


“Xiao Jinyu pasti mahir melakukan semua yang sudah dia sebutkan padaku tadi. Jadi tak ada salahnya jika aku menerima tawarannya.”batin Tang Su setelah mempertimbangkannya matang-matang.


“Oke... aku terima tawaranmu dengan jaminan berat badan ku sudah turun dalam satu minggu.”ucap Tang Su setuju sambil menepuk bahu Xiao Jinyu keras.


“Baiklah kalau begitu mulai besok pagi sebelum berangkat kuliah aku akan ke tempat kost mu dan membantu mu.”balas Xiao Jinyu tersenyum lebar.


“Setuju !!”jawab Tang Su antusias.


Setelah mereka bercakap-cakap sejenak dan Xiao Jinyu mendapatkan alamat tempat kost Tang Su, mereka kembali ke kelas masing-masing.


Keesokan harinya di pagi hari Tang Su masih berada di tempat tidurnya dan malas untuk bangun di tengah cuaca yang dingin.


Beberapa menit kemudian terdengar suara derap langkah kaki dan berhenti di depan pintu kamar Tang Su.


“tok.... tok... tok....”Xiao Jinyu sampai di tempat kost Tang Su dan mengetuk pintu.


Dia pun menunggu selama lima menit dan tidak ada respon sama sekali.


“tok... tok...”Xiao Jinyu kembali mengetuk pintu kamar.


Tang Su membuka mata dan duduk. Lalu menatap ke arah pintu.


“Siapa yang datang sepagi ini ?”gumam Tang Su menatap jam dinding yang menunjukkan masih pukul 05.00 pagi.


Dia pun segera berjalan menuju ke pintu karena kembali terdengar ketukan pintu.

__ADS_1


“Ya sebentar...!”jawab Tang Su.


Ia pun membuka pintu dan tampak Tang Su dibaliknya.


“Xiao Jinyu... ini masih pagi sekali kenapa kau ke sini ?”ucap Tang Su sambil menguap dan merentangkan kedua tangannya lebar-lebar.


“Astaga... pantas saja bangun mu siang begini bagaimana bisa kurus tubuhmu ?”balas Xiao Jinyu sambil melihat Tang Su dari ujung kaki hingga ke ujung kepala. Bahkan ia melihat di sudut mata Tang Su masih ada kotoran yang mengering dan belum dibersihkan.


“Habis cuacanya dingin membuatku susah membuka mata.”jawab Tang Su tak terima dicap sebagai seorang gadis pemalas.


“Baiklah aku hanya akan menemanimu selama satu jam ke depan. Dan sekarang kita mulai program diet mu.”ucap Xiao Jinyu.


Lelaki itu kemudian masuk ke kamar Tang Su. Ia menyuruh Tang Su untuk melakukan sit up selagi perutnya masih kosong belum terisi apapun.


“Tang Su merupakan dirinya di atas lantai di dekat Xiao Jinyu dan mulai melakukan sit up.


“Satu... dua... tiga...”Xiao Jinyu mulai menghitung saat Tang Su mengangkat dan menekuk tubuhnya.


“Adu-du-duh... sakit sekali, berat.”ucap Tang Su yang menyerah pada hitungan ke sepuluh dan tak kuat menekuk tubuhnya lagi.


“Ck... ck...kau ini benar-benar ya, sepertinya untuk turun cepat berat badan mu masih lama.”ucap Xiao Jinyu duduk di samping Tang Su.


“Ulangi lagi aku akan membantumu !”ucap Xiao Jinyu.


Dia pun memegang kaki Tang Su dengan erat, lalu menarik tangan Tang Su saat gadis itu tak kuat menarik tubuhnya.


Dalam hitungan ke lima puluh, Tang Su berhenti dan keringat mulai bercucuran di tubuhnya.


“Baik masih ada waktu tiga puluh menit lagi untuk jogging.”ucap Xiao Jinyu Ya sudah bersiap menemaninya untuk berlari di luar kamar.


“Apa... a-aku sudah tidak kuat Xiao Jinyu...”ucap Tang Su ngos-ngosan sambil menghapus keringatnya yang menetes.


“Hanya berlari kecil saja tidak berat. Semangat, Kau pasti bisa !”ucap Xiao Jinyu menyemangati.


Mau tidak mau akhirnya Tang Su jogging bersama Xiao Jinyu. Ia mengikuti lelaki itu berlari kecil meski dia merasa nafasnya tinggal separuh dan perutnya sakit setelah melakukan sit up.

__ADS_1


Mereka berlari sepuluh kali memutari tempat kos dan beberapa kali Tang Su berhenti karena merasa dadanya sesak.


BERSAMBUNG...


__ADS_2