Buku Keberuntungan

Buku Keberuntungan
Eps. 67 Menginap Di Tempat Tang Su


__ADS_3

Siyue kembali duduk di depan Tang Su dengan membawa salad sayur pesanan Tang Su dan sup tulang iga untuk dirinya.


“Ini pesanan mu.”ucap Siyue sambil duduk dan menaruh pesanan mereka berdua ke meja.


“Terima kasih Siyue.”balas Tang Su sambil tersenyum tipis.


Melihat asap dari sup iga yang ada di meja seketika perut Siyue langsung berbunyi.


“Ayo kita segera makan.”ajak Tang Su sambil menyendok salad sayur nya. Mereka berdua kemudian menikmati makanan pesanan mereka.


Tang Su pun mulai membiasakan diri dan memangsa lidahnya mengecap menu makanan sehat untuk mengontrol berat badannya meskipun dia tidak merasakan enak sama sekali.


“Hmm.... dimana ya dia ?”batin Tang Su menoleh ke samping kanan dan kiri mencari keberadaan seseorang.


“Kau sedang mencari siapa Tang Su ?”tanya Siyue menaruh sendok.


“Ah tidak, aku hanya melihat-lihat saja.”balas Tang Su kemudian segera meneruskan kembali makannya.


“Mungkin Tang Su mencari Yuxing, tapi dia malu mengungkapkannya padaku.”batin Siyue mencoba menebak isi pikiran temannya. Ia pun tidak bertanya lagi dan melanjutkan makannya.


Siang hari mereka terlihat berjalan bersama keluar dari kampus. Di tengah jalan mereka berhenti sebentar.


“Jangan lupa nanti datang ke tempatku, aku tunggu.”ucap Tang Su pada Siyue mengingatkan agar temannya itu tidak lupa.


“Ya nanti sore aku akan ke tempatmu. Sampai jumpa lagi.”balas Siyue sambil melambaikan tangan.


Mereka berdua kemudian berpisah di tengah jalan dan kembali menuju ke tempat masing-masing.


Sore harinya Siyue selesai bersiap. Ia pun mengambil tas kecilnya dari meja dan pemakaiannya.


“klik... !”gadis itu mengunci pintu setelah berada di luar. Dia berjalan dengan hari yang menuju ke tempat Tang Su.


Tak beberapa lama kemudian Siyue tiba di tempat kost Tang Su.


“tok... tok... tok...”Siyue mengetuk pintu setibanya di sana.


Dari dalam rumah Tang Su mendengar suara ketukan pintu segera menuju ke pintu dan membukakan nya.


“Siyue ayo masuk.”ucapnya saat melihat temannya itu berdiri di balik pintu sambil tersenyum kecil.

__ADS_1


Di dalam Siyue dan Tang Su duduk di lantai beralaskan karpet yang tebal. Mereka mengobrol dengan berbagai topik, obrolan khas gadis.


“klik... !”Tang Su menekan remote TV.


“Siyue kau ingin lihat apa ?”tanya Tang Su masih memegang remote TV.


“Ah... apa saja yang biasa kau lihat aku akan melihatnya.”balas Siyue singkat karena dia tidak terlalu senang menonton acara televisi.


Karena menurut Tang Su tak ada tayangan yang menarik ia pun memutuskan untuk menonton saja film anime.


Tang Su menyiapkan beberapa camilan di meja. Namun dia sama sekali tidak menyentuhnya karena takut berat badannya akan naik lagi.


“Siyue makanlah ini.”ucap Tang Su mengambil kacang oven dan menyerahkannya pada Siyue.


Siyue menerimanya dan memakannya sedikit demi sedikit sambil menonton tayangan anime yang mereka lihat.


“hoahem...”Siyue menguap lima jam kemudian.


“Apa kau ingin tidur sekarang ?”tanya Tang Su melihat mata temannya itu berwarna merah dan berair.


Siyue mengangguk dan Tang Su berdiri kemudian menuju ke tempat tidur dan menatanya.


Siyue berbaring di samping Tang Su. Mereka berdua kembali mengobrol hingga benar-benar merasa mengantuk dan tak bisa menahannya lagi.


Siyue sudah tidur lelap. Sedangkan Tang Su masih terjaga.


“Aku harus kembali ke dunia buku sekarang.”gumam Tang Su yang teringat pada perannya di dunia buku.


Ia pun turun dari tempat tidur dan mengambil buku novel Iya simpan dalam sebuah laci.


Tang Su duduk di depan meja sambil membuka buku novel yang dia bawa.


“srak.... !”halaman buku terbuka sendiri dengan cepat dan dalam hitungan detik, Tang Su tergeletak di meja.


Dalam sekejap mata ia pun saat ini sudah berada di dunia buku.Ia membuka mata dan mendapati dirinya berada di kamar penginapan Yuelai.


“Oh ya benar, malam sebelumnya aku praktek membuat dan pil level satu.”gumamnya saat melihat butiran pil dalam sebuah wadah di meja.


Ia pun melihat keluar jendela dan mendapati hari hampir pagi.

__ADS_1


“Apa sebaiknya aku bagikan dan pil ini pada semua pasien yang mendatangi tempat praktekku pagi ini secara cuma-cuma.”gumam Tang Su.


Sambil menunggu datangnya pagi dia pun memasukkan beberapa butir dan pil ke beberapa botol kecil sampai pada butir terakhir.


Pagi datang tepat di saat Tang Su sudah selesai mengemas semua dan pil dalam wadah botol. Satu jam berikutnya gadis itu sudah berada di tempat praktek pengobatannya dan membuka tempat prakteknya.


“Tuan dan Nyonya sekalian hari ini aku membuat banyak dan pil. dan kabar baiknya aku akan membagikan semua apel ini pada kalian semua secara cuma-cuma.”ucapnya menjelaskan pada semua pengunjung tempat prakteknya.


Terang saja semua pengunjung yang ada di sana seketika langsung berjubel dan menerobos masuk untuk mendapatkan dan pil.


Di tempat Tang Su Siyue tiba-tiba terbangun di tengah malam saat merasakan tempat tidur terasa longgar.


“Tang Su. Kau kemana ?”gumam Siyue saat duduk dan melihat dia tidur seorang diri.


Siyue kemudian mencari keberadaan Tang Su dan menemukan temannya itu ada di depan meja.


“Tang Su kenapa kau tidur di sini ?”ucapnya saat melihat gadis itu memejamkan mata di atas meja.


Ia baru tahu jika Tang Su tidur sambil memegang sebuah buku novel. Siyue bermaksud merapikan buku yang terbuka di meja dan mengambilnya.


“Ini kan... novel yang dulu Tang Su bilang jika buku ini hilang, apa dia sudah menemukan novel ini kembali ?!”gumam Siyue saat memegang dan melihat cover novel yang dipegangnya.


Siyue melihat cover novel yang terlihat menarik. Ia pun mulai penasaran dan membuka halaman dan mulai membacanya.


Siyue duduk di samping Tang Su dan mulai membaca buku novel tadi.


“klap... klap...”setelah membaca lima lembar halaman, tiba-tiba muncul seberkas sinar terang dari dalam buku.


“Ah ada apa ini ?!”pekik Siyue yang merasa terkejut dan silau dengan pancaran sinar tadi.


Sinar itu semakin lama semakin terang dan terasa seperti hidup.


“Argh.... tidak... tolong... !”teriak Siyue yang tiba-tiba terhisap masuk oleh sinar terang tadi.


Siyue berusaha meraih ujung meja agar dirinya bisa keluar namun usahanya sia-sia saja dan dia terus terhisap masuk ke dalam buku.


“zzzt... !” sesaat kemudian gadis itu muncul di dunia asing yang sama sekali tidak dia ketahui.


“Aku ada di mana saat ini ?”batin Siyue merasa tak mengenal dengan tempat dia berada saat ini. Gadis itu terlihat bingung, bahkan dia pun terkejut saat bercermin di sebuah kamar dan mendapati wajahnya yang berubah menjadi sesosok lain yang juga tidak dikenalnya.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2