
Tang Su mulai berjalan dengan membawa buku di atas kepalanya. Baru saja dia berjalan sejauh tiga langkah kaki, buku di atas kepalanya jatuh.
“bugh... !”Tang Su mengambil buku yang jatuh dan menaruhnya ke atas kepala kembali dan berjalan lagi.
“Tang Su jika saat berjalan dan buku itu masih jatuh berarti jalan-jalanmu masih salah. Posisi kepalamu tidak seimbang.”ucap Xiao Jinyu menasehati meskipun dia sendiri tidak pernah melatih orang lain berjalan.
Tang Su menoleh ke samping ke arah lelaki itu dan membuat bukunya kembali jatuh ke lantai. Ia pun segera memungutnya dan meletakkan kembali di atas kepalanya.
“tap...tap...”Tang Su berjalan sangat pelan sekali dan berusaha membuat kepalanya seimbang tidak terlalu mendongak ke atas ataupun ke bawah.
Berulang kali buku itu terjatuh dan berulang kali pula dia mengambilnya dan terus mengulanginya.
Satu jam berlalu. Terlihat Xiao Jinyu masih berdiri mengawasi Tang Su.
Dua jam berlalu, terlihat Xiao Jinyu berganti posisi duduk sambil bersandar ke dinding dan masih mengawasi Tang Su.
Tiga jam berlalu terlihat Xioa Jinyu mulai menguap dan menutup mulutnya dengan tangan.
Setelah tiga jam melakukan latihan keseimbangan berjalan, terlihat Tang Su menunjukkan kemajuan meskipun progresnya tidak banyak. Gadis itu sudah bisa sedikit menjaga keseimbangan berjalannya yang ditunjukkan dengan perjalanan satu meter barulah buku di atas kepalanya jatuh.
“Hmm... ya sudah lumayan meskipun masih perlu banyak latihan.”celetuk Xiao Jinyu pada Tang Su sambil berganti posisi berdiri.
Xiao Jinyu baru teringat jika tayangan di televisi menayangkan beberapa model yang berjalan dengan gaya khas model, berlenggak-lenggok.
“Tang Su seingat ku para model profesional jalannya sangat menawan. Mereka jalan berlenggak-lenggok. Coba kau berjalan seperti itu.”ucapnya setelah teringat pada tayangan televisi yang dilihatnya beberapa hari yang lalu.
Tang Su berhenti kemudian mengambil buku di atas kepalanya dan berbalik menghadap Xiao Jinyu.
“Lalu bagaimana aku melakukannya ?”ucap Tang Su yang sama sekali tak mengetahui cara berjalan seperti itu.
Xiao Jinyu mengeluarkan ponselnya dan melihat video online para model.
“Coba lihat ini !”ucapnya lalu menunjukkan video itu pada Tang Su.
__ADS_1
Tang Su melihat dan memperhatikan video itu dengan sesama. Dia mengulangi memutar videonya lagi untuk menghafal teknik berjalannya.
“Tap... tap...tap...”Tang Su mencoba mengangkat kaki kanan dan menyilangkannya ke kaki kiri. Dan berjalan sambil menggoyangkan pantatnya.
“Ha... ha... ha... kau lucu sekali. Jalanmu terlihat seperti tidak alami. Coba yang natural dan santai saja.”ucapnya sambil tertawa kecil lalu memberi masukan.
Tang Su mencoba untuk tenang dan kembali berjalan seolah-olah tak ada yang menyaksikannya, sehingga pikirannya menjadi rileks.
“Apa begini ?”ucap Tang Su menunjukkan cara berjalannya pada Xiao Jinyu.
“Ya sedikit lebih baik dari sebelumnya. Sekarang kembali berjalan dan taruh kembali buku ini di atas kepalamu.”jawab Xiao Jinyu mengambil kembali buku panduan bermain catur dan menaruh di atas kepala Tang Su.
Gadis itu menurut saja pada perkataan temannya itu. Ia kembali berjalan dengan menggoyang pantatnya makanan dan ke kiri dengan pelan. Baru saja dia berjalan dua langkah, buku tadi jatuh ke lantai.
“Aargh.... ! Xiao Jinyu yang ini lebih sulit dibandingkan yang pertama.”ucap Tang Su yang terlihat putus asa setelah mencoba dan mengurangi nyebar kali-kali namun dia masih tetap saja gagal.
Karena memang diperlukan ketekunan dan waktu untuk mahir menguasainya, Xiao Jinyu meminta gadis itu untuk berlatih sendiri nanti dan dia akan memberitahukan poin penting kedua yang harus dia kuasai.
“Poin ke dua kau harus mempunyai attitude yang baik. Bicara dengan nada sopan, low profile dan semuanya itu dibungkus dengan kepandaian yang elegan.”ucap Xiao Jinyu menjelaskan panjang lebar seolah dia adalah juri sebuah kontes kecantikan.
“Aku bingung dan kurang jelas dengan penjelasan mu barusan. Bagaimana jika kita skip saja poin kedua itu dan lanjut ke poin ketiga.”balas Tang Su menjelaskan jika dirinya merasa pusing akan hal itu.
Xiao Jinyu kemudian menjelaskan poin penting kedua poin penting keempat dan seterusnya pada Tang Su.
Tang Su hanya mengangguk saja mendengarkan penjelasan lelaki itu.
Satu jam kemudian Xiao Jinyu berpamitan pulang karena dia harus latihan sepak bola dan ada jadwal fitnes bersama temannya.
“Chubby... em maksud ku Tang Su sampai ketemu lagi besok.”ucap Xiao Jinyu mengambil kembali buku miliknya dari meja Tang Su dan berjalan menuju ke pintu.
“Hey tunggu... Xiao Jinyu, ini belum selesai latihannya. Bagaimana bisa kau meninggalkanku ?”teriak Tang Su mengejar lelaki itu dan bajunya.
“Kenapa kau masih rindu padaku ya, meminta ku tinggal di sini lebih lama ?”balas Xiao Jinyu berhenti sebentar sampai tersenyum lebar.
__ADS_1
“Siapa juga yang rindu padamu ?! Huh... ya sudah pergi sana ! Cepat pergi !”ucap Tang Su mengusir lelaki itu dan menarik tangannya kembali.
“Hmmh...ternyata sikapmu tetap tidak berubah seperti biasanya meskipun penampilanmu sudah berubah.”balas Xiao Jinyu.
Tang Su mengangkat tangannya ke atas dan akan memukul kepala Xiao Jinyu, tapi lelaki itu segera berlari dan kabur dari rumah Tang Su.
Sore hari Siyue bangun dari tidur dan dia baru melihat ponselnya.
“Tang Su meneleponku ada apa ya ?”gumamnya setelah melihat panggilan masuk tak terjawab.
Ia pun kemudian menelepon Tang Su, namun gadis itu tidak mengangkatnya.
Terlihat Tang Su masih latihan bicara setelah melihat sebuah video online tentang cara-cara berbicara sopan dan menarik. Suara dari video yang dia lihat membuat suara dering ponselnya tak terdengar.
“Baiklah jika begitu aku akan ke tempat Tang Su saja.”gumam Siyue mengakhiri panggilan lalu mengambil tas dan menuju ke rumah Tang Su.
“tok... tok... tok...”
Tang Su menoleh ke arah pintu saat terdengar suara seseorang yang mengetuk pintu.
“Mungkin itu Xiao Jinyu.”batinnya dan dia tidak membukakan pintu.
“tok... tok... tok...”Siyue kembali mengetuk pintu karena tak ada respon.
“Masuk saja.”jawab Tang Su singkat karena biasanya jika itu Xiao Jinyu tetap masuk meskipun tak ada jawaban darinya.
“Siyue ?!”Tang Su pasti kita lanjut ternyata yang datang bukan lah Xiao Jinyu melainkan Siyue.
Gadis itu kemudian masuk dan berdiri di samping Tang Su.
“Tang Su maaf aku tadi tidak mendengar panggilan telepon darimu dan aku baru bangun tidur. Apa ada sesuatu ?”ucap Siyue menjelaskan pada temannya itu agar tidak terjadi kesalahpahaman di antara mereka.
Tang Su Kemudian menceritakan pada temannya itu jika dirinya lolos mengikuti audisi kontes kecantikan dan saat ini dia bingung tak tahu apa yang harus dilakukan karena banyak sekali poin yang belum dia kuasai.
__ADS_1
“Apa... jadi kau lolos ikut audisi kontes kecantikan ? Selamat... aku ikut senang mendengarnya. Tapi bukankah sebelumnya kau tidak lolos ?”balas Siyue terkejut dan merasa heran karena sebelumnya temannya itu bersedih karena gagal ikut kontes.
BERSAMBUNG....