Buku Keberuntungan

Buku Keberuntungan
Eps. 99 Mencari Pelaku


__ADS_3

Bai Yu mencari sebab apa yang membuat Kaisar dan selir seperti itu. Ia menatap ke meja dan melihat selera memegang sebuah mangkok.


“Apa mungkin ini penyebab mereka berdua jadi seperti ini ?”batin Bai Yu menatap sebuah mangkok porselin.


Pelayan itu kemudian mengambil mangkok persen tadi. Dia pun mencium aroma yang kuat sekali tidak seperti biasanya.


“Apa makanan ini penyebabnya ?” gumam Bai Yu menaruh kembali mangkok porselin tadi.


Dia kembali melihat Kaisar dan Selir yang seketika tersadar jika prioritas utamanya saat ini ada menolong mereka, bukan menyelidiki penyebabnya.


“Aku harus segera memanggil tabib kerajaan.”gumam Bai Yu.


Ia pun segera berlari keluar ruang makan dan mencari bantuan dari lainnya.


“Tolong... tolong... !”teriak pelayan itu lantang dan membuat beberapa pelayan lain yang lewat di jalan sekitarnya berhenti dan menghampirinya.


“Tolong... Kaisar dan selir keracunan.”ucap Bai Yu meminta tolong pada beberapa pelayan lelaki yang berhenti.


“Dimana sekarang Kaisar dan Selir ?”balas beberapa pelayanan lelaki secara bersamaan yang berhenti dan terlihat terkejut.


“Di ruang makan, ayo ikut aku ke sana... !”balas Bai Yu sambil menarik tangan dua orang pelayan lelaki untuk mengikutinya masuk ke ruang makan.


Mereka masuk ke ruang makan. Empat pelayan lelaki tadi segera membawa tubuh Sang Kaisar dan selir menuju ke kamar di maison air biru. Sementara Bai Yu memanggil tapi kerajaan.


“Tabib Suo Chen... tolong... tolong... Kaisar Luoying dan Selir Wan Rou keracunan !”ucap Bai Yu setelah tiba di depan ruangan sang tabib.


Tabib Suo Chen segera keluar dari ruangannya setelah mendengar ada yang berteriak memanggil namanya.


“Nona Bai Yu ada apa ?”ucap tabib Suo Chen sambil membuka tirai pintu.


Bai Yu terlihat terengah-engah karena berlari cepat dan mengambil nafas sejenak.


“Tabib Suo Chen... tolong... Yang Mulia dan Selir keracunan makanan.”ucap Bai Yu terlihat cemas dan khawatir sekali.


“Baik ayo antar aku ke tempat yang mulia dan selir berada sekarang.”balas Tabib Shuo Chen seketika nampak cemas.

__ADS_1


Bai Yu dan tabib Shuo Chen segera berlari menuju ke tempat Kaisar dan selir berada.


Di dalam kamar, tabib Suo Chen memeriksa denyut nadi Kaisar dan selir secara bergantian.


“Kaisar Luoying dan Selir Wan Rou terkena racun naga api.”ucap sang tabib setelah memeriksa keadaannya.


Di kisahkan racun naga api merupakan salah satu jenis racun berbahaya. Racun ini bisa menyebabkan kematian pada tingkat parah, pada tingkatan sedang bisa menyebabkan kerusakan organ dalam, dan pada tingkatan ringan bisa menyebabkan kerusakan kinerja saraf pusat terganggu.


“Tabib... apakah Kaisar dan Selir bisa diselamatkan ?”tanya Bai Yu masih mencemaskan kondisi sang kaisar dan selir.


“Aku hanya bisa membantunya untuk sementara waktu hingga penawarnya ditemukan.”balas tabib Shuo Chen.


“Jadi.... tabib Shuo tidak mempunyai penawarnya ?”jawab Bai Yu terkejut dan shock mendengar penjelasan dari sang tabib.


Tabib Shuo Chen menggeleng dengan berat hati dan segera melakukan perawatan sebelum racunnya menyebar kemana-mana dan terlambat.


“Penangkal racunnya adalah Lotus saviera atau teratai emas saja. Hanya itu yang bisa mendetoksifikasi racun naga api.”balas tabib Shuo Chen menjelaskan panjang lebar penawarnya dan di mana bisa mendapatkannya.


Tiga puluh menit kemudian setelah meminum obat racikan dari tabib kerajaan, Kaisar Luoying dan Selir Wan Rou sadarkan diri.


Tabib kerajaan kemudian menceritakan apa yang terjadi pada Kaisar serta menjelaskan bahwa dirinya saat ini terkena racun naga api dan harus segera menemukan penawarnya dalam waktu maksimal tujuh ratus dua puluh jam.


“Ini pasti karena sup iga sapi yang tadi ku makan. Setelah memakan itu aku langsung merasakan tubuh tidak enak. Siapa yang berani meracuni Selir Wan Rou dan juga diriku ? Aku akan memberikan hukuman yang berat untuknya !”ucap Kaisar Luoying sangat marah dan murka.


“Bagaimana keadaan Selir Wan Rou ?”ucap sang Kaiser telah teringat jika sebelumnya Selir Wan Rou tak sadarkan diri sama seperti dirinya.


“Aku baik-baik saja yang mulia, tak perlu mengkhawatirkan diriku. Bagaimana keadaan yang mulia ?”balas Selir Wan Rou setelah sadar dan duduk menatap sang Kaisar.


“Selir Wan Rou apa kau tahu Siapa yang mengirim masakan tadi ?”tanya Kaisar Luoying segera ingin mengusut kasus itu.


“Yang mengirim masakan tadi itu Fang, yang mulia. Tapi tidak mungkin pelayan itu berniat mencelakai ku. Dia adalah pelayan maison air biru yang sudah puluhan tahun bekerja di sini dan dia tak pernah melakukan hal buruk padaku.”balas Selir Wan Rou menjelaskan.


“Jadi maksud Selir ada pihak lain yang berada di belakang Fang dan sengaja menjadikan pelayan itu sebagai tameng atau kambing hitamnya ?”jawab Kaisar Luoying menebak arah pembicaraan sang selir.


“Ya Kaisar Luoying.”jawab Selir Wan Rou singkat dan masih terlihat lemas.

__ADS_1


Kaisar Luoying dan Selir Wan Rou kemudian duduk sejenak sambil menunggu tenaga mereka pulih. Tak lama kemudian setelah dirasa badan mereka sedikit enakan mereka berdua keluar dari kamar.


“Bai Yu bantu aku.”ucap Selir Wan Rou berdiri dan mengulurkan tangan pada pelayannya.


Bai Yu datang dan membantu sang selir berjalan kembali ke kamarnya.


Sedangkan Kaisar Luoying kembali ke istana ditemani oleh tabib Suo Chen yang mengantarnya hingga ke tempat peristirahatan.


Tak lama kemudian berita tentang kaisar dan Selir Wan Rou keracunan tersebar dengan cepat ke seluruh penjuru istana Wanzhou.


Di luar ruang pelayan, para kepalanya duduk sebentar untuk beristirahat. Mereka terlihat mengobrol.


“Kaisar Luoying dan Selir Wan Rou terkena racun naga api saat menyantap hidangan istana. Mungkin sebentar lagi pelayan bagian dapur akan diperiksa semua.”ucap seorang pelayan wanita bicara pada pelayan lainnya.


“Siapa yang berani meracuni Kaisar Luoying ? Orang itu pasti cari mati.”balas pelayan lain menanggapi.


Pelayan Permaisuri Shen Shanyu yang saat itu bergabung bersama pelayan lainnya mendengar obrolan mereka.


“Apa Kaisar Luoying keracunan ? Bukankah harusnya hanya Selir Wan Rou saja yang keracunan ?”batin Xubei terkejut mendengar berita tersebut.


Wanita itu kemudian segera keluar dari sana dan menuju ke maison bulan sabit.


“Permaisuri Shen ga-gawat.”ucap Xubei terbata-bata saat bertemu dengan permaisuri.


“Ada apa ? Apa ada sesuatu yang genting ?”balas Permaisuri Shen Shanyu.


“Permaisuri, Kaisar Luoying terkena racun naga api.”ucap Xubei menjelaskan.


Sang permaisuri terlihat syok mendengar kabar itu. Bagaimana bisa targetnya adalah Selir Wan Rou, tapi Kenapa yang mulia juga bisa terkena ?


Di lain tempat May, Pelayan yang tadi mencampurkan racun dalam makanan terlihat untuk menyendiri dan menjauh dari pelayan lainnya yang sedang berkumpul.


“Gawat jika Yang Mulia sampai melakukan investigasi secara menyeluruh, maka sudah dipastikan ajal ku akan segera tiba.”pekik May terkejut dan terpukul mendengar kabar itu.


Kaisar Luoying memanggil tangan kanannya untuk mencari dan menyelidiki siapa yang mencoba untuk meracuni dirinya dan Selir Wan Rou.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2