Buku Keberuntungan

Buku Keberuntungan
Eps. 8 Teman Baru


__ADS_3

Suatu hari Tang Su pergi ke perpustakaan. Gadis itu berjalan seorang diri menuju ke sana. tetapi sebelum sampai ke perpustakaan dia melewati lapangan sepak bola.


Ia berhenti sebentar dan menatap ke arah lapangan. Lapangan terlihat sepi hanya ada beberapa orang saja di sana.


“Yu Xing tak ada di sana rupanya...”gumam Tang Su saat menikah beberapa orang lelaki sedang bermain bola dan tak ada sosok yang dia cari di sana.


Tang Su pun kembali berjalan meninggalkan lapangan. Ternyata di sana ada Xiao Jinyu yang sedang bermain santai bersama temannya. Lelaki itu menatap Tang Su.


“Dia kan gadis yang tempo hari dikeroyok para gadis ?”gumamnya yang masih ingat dengan jelas Tang Su.


Xiao Jinyu tidak bermaksud jahil. Dia melemparkan bola yang dipegangnya ke arah Tang Su.


“bug... !”bola jatuh tepat di depan gadis itu.


“Ada apa ini...”gumam Tang Su berhenti saat melihat bola yang hampir mengenai dirinya.


Ia pun mengambil bola itu dan akan melemparkan kembali ke arah Xiao Jinyu, namun lelaki itu justru menghampirinya.


“Oh... kau rupanya...”ucap Tang Su saat melihat Xiao Jinyu datang dan mengambil bola dari tangannya.


“Dari kejauhan aku melihatmu dan ada beberapa gadis di belakang mu yang mengikuti dirimu.”ucap Xiao Jinyu.


Tang Su seketika menoleh ke belakang karena sebelumnya dia sama sekali tak melihat ada seseorang yang berjalan di belakangnya.


“Tidak ada begitu...”balas Tang Su kembali menatap ke depan. Sementara Xiao Jinyu hanya tersenyum jahil menatapnya.


“Hey chubby... jangan sampai kau dibully oleh para gadis lagi. Semoga saja aku tidak melihatmu di kerjain lagi.”ucap Xiao Jinyu sambil memutar bola dan menaruh di ujung jari telunjuknya.


“Hey nama ku bukan Chubby... nama ku Tang Su. Ku pastikan itu aku tak akan menerima bantuan mu lagi nanti Reaper.”balas Tang Su tersenyum lebar menatap Xiao Jinyu.


Gadis itu kemudian berlalu meninggalkan Xiao Jinyu menuju ke perpustakaan.


“Hey nama ku Jinyu bukan Reaper !”ucapnya merasa tak terima gadis itu memanggil dirinya seenaknya.


Dari tengah lapangan beberapa temannya menunggunya kembali untuk berlatih bersama.


“Hey Jinyu... kembali !”teriak salah satu temannya.

__ADS_1


“Yo...”jawabnya lalu berbalik dan kembali ke tengah lapangan bersama temannya.


“Siapa gadis yang hentikan barusan ?”tanya salah satu temannya penasaran.


“Entahlah... gadis itu bilang namanya Tang Su. Aku tidak tahu dia dari jurusan apa.”balasnya sambil melempar bola ke lantai.


“Apa selera mu gadis tembem seperti itu ?”tanya salah satu temannya sambil tersenyum mengejek.


“Bicara apa kau ini... tentu saja dia sama sekali bukan seleraku. Ayo kita lanjut latihan !”balas Xiao Jinyu sambil menepuk bahu temannya dengan keras.


“Auwh...”ucap temannya merasa kesakitan.


“Hey kau ini sengaja memukul ku dengan keras ya...”ucapnya mengejar Xiao Jinyu yang saat ini sudah berlari ke tengah lapangan dan menendang bola.


Kembali ke Tang Su yang saat ini sedang berjalan menuju ke perpustakaan. Di tengah jalan dia melihat seorang gadis bertubuh kurus dan berambut pendek bersama empat orang gadis lainnya yang menghubungi dirinya.


“Apa yang dilakukan para gadis itu ?”batin Tang Su saat lihat keramaian di depannya.


Keempat gadis itu kemudian menggiring gadis kurus tadi hingga mundur dan merapat ke dinding.


“Celaka... aku kembali terjebak di sini.”batin Lian Siyue menatap ke samping mencari jalan keluar.


Gadis kurus itu diam saja tak menjawab dan kembali menoleh ke samping kanan. Dia pun mencoba berontak dan melepaskan dirinya lalu kabur.


“Mau kabur ke mana kau ?”ucap seorang gadis lain menarik Lian Siyue dan memegangnya lebih erat sehingga gadis itu gagal kabur.


“Enak saja mau kabur... kau tahu aturannya kan ?”ucap seorang gadis lain menarik kerah baju Lian Siyue.


“Kami akan melepaskan mu setelah kau membayar pajak harian pada kami.”ucap seorang gadis lainnya.


“Aku sudah tidak punya uang... kalian sudah mengambil semua uang ku.”balas Lian Siyue tak mau membayar karena memang dia sudah kehabisan uang. Namun keempat gadis tadi tidak mempercayai ucapannya begitu saja.


Seorang gadis merogoh semua saku baju Lian Siyue dan menemukan selembar uang kertas di sana.


“Ini apa... kau bilang tidak ada ?”ucap seorang gadis sambil menunjukkan uang yang dipegangnya.


“Tolong kembalikan uangku. Itu uang untuk beli sarapan.”jawab Lian Siyue sambil berusaha mengambil uangnya kembali dari tangan para gadis tadi.

__ADS_1


Beberapa gadis lainnya melewati mereka namun sekolah tak melihatnya dan terus berjalan. Karena mereka tak mau menjadi sasaran berikutnya jika mengganggu aksi mereka.


“Kenapa banyak yang melihatnya tapi hanya diam saja tidak membantu ?”gumam Tang Su menatap mahasiswa lainnya yang terlalu lalang melewati dirinya.


“Kasihan sekali gadis itu. Ternyata ada juga gadis lain yang di bully sama seperti diriku.”batinnya merasa Indah melihat gadisku Lestari tak bisa melawan dan tak bisa berbuat apa-apa.


Tang Su kemudian berjalan dengan tenang dan berhenti di depan mereka semua.


“Hey lepaskan gadis itu. Beraninya kalian main keroyok !”ucap Tang Su dengan berani.


Beberapa gadis seketika menatap Tang Su dan merasa ada pengganggu yang menyela mereka.


“Siapa kau... ? Berani-beraninya mengganggu kami ?!”ucap salah seorang gadis menatap Tang Su dengan tajam.


Seorang gadis menghampiri Tang Su dan tidak terima. dari situ melayangkan tangannya dan akan menampar pipi Tang Su.


Namun Tang Su bisa menahan tangan gadis itu setelah dia teringat ucapannya barusan pada Xiao Jinyu jika dia akan berusaha melawan sendiri.


“buuk...” keberanian Tang Su tiba-tiba muncul dan dia mendorong gadis tadi hingga jatuh membentur dinding.


Tiga gadis lain menghampiri Tang Su untuk memberinya pelajaran karena telah menjatuhkan temannya.


“Rasakan ini... !”ucap seorang gadis lain memegang sebuah Tang Su dan berusaha mendorongnya.


Namun Tang Su bisa menahannya dan balas mendorong tiga gadis itu hingga membentur ke dinding.


“Kembalikan uangnya dan jangan ganggu dia lagi !”ucap Tang Su menghampiri tiga gadis tadi.


Salah satu gadis tadi segera mengembalikan uang yang diambilnya pada Tang Su daripada langsung melakukan tindakan lain pada mereka lalu segera pergi dari sana.


Tang Su kemudian menghampiri gadis kurus yang ditolongnya.



“Apa kau tidak apa-apa ?”ucap Tang Su menanyakan keadaannya.


“Aku baik-baik saja, terima kasih sudah menolong ku.”jawabnya sambil tersenyum lebar karena baru pertama ini ada seseorang yang membantunya.

__ADS_1


Tang Su kemudian menyerahkan uangnya. Mereka kemudian mengobrol sejenak dan berkenalan dan berteman mulai saat ini. Karena dekat dengan perpustakaan, mereka walaupun masuk ke perpustakaan dan melanjutkan obrolan mereka sambil membaca buku di sana.


BERSAMBUNG...


__ADS_2