Buku Keberuntungan

Buku Keberuntungan
Eps. 61 Bertepuk Sebelah Tangan


__ADS_3

Xiao Jinyu berjalan bersama Tang Su yang masih menghabiskan roti selainya menuju ke kampus.


“Chubby kau makan dari tadi belum selesai ?”ucap Xiao Jinyu saat hampir sampai ke kampus menatap Tang Su yang sibuk menjajakan roti selai ke mulutnya.


“Aku minta kau menunggu ku sebentar untuk makan tidak mau. Makan sambil lari bagaimana rasanya, apa kau pernah mencobanya ?”jawab Tang Su merasa kesal lagi itu menyinggung soal makanan yang sangat sensitif baginya.


Xiao Jinyu pun diam tak membalas daripada dia salah bicara lagi.


“uhuk... !”Sedangkan Tang Su berusaha menghabiskan dan menelan roti selai dengan cepat hingga membuatnya tersedak.


“Pelan-pelan saja.”cerocos Xiao Jinyu saat melihat gadis itu tersedak dan menepuk bahunya.


Tang Su hanya diam dan tak membalas ucapannya karena takut tersedak lagi. Dia hanya bingung pada sikap lelaki itu yang plin-plan.


Di lain tempat Siyue keluar dari tempat kostnya. Ia berjalan seorang diri menuju ke kampus.


Di tengah jalan dia melihat sosok Tang Su dari kejauhan.


“Apa itu benar Tang Su ? Tapi dia berangkat dengan siapa ?”gumam Siyue yang berada beberapa meter di belakang Tang Su.


Ia pun segera berlari untuk menyusulnya.


“Tang Su... tunggu !”teriak Siyue memanggil temannya.


Mendengar seseorang memanggilnya, Tang Su berhenti dan berbalik ke belakang.


“Hai Siyue !”ucap Tang Su memanggilnya sambil melambaikan tangan.


Melihat Tang Su yang berhenti akhirnya pun Xiao Jinyu ikut berhenti.


Siyue terkejut saat tiba di depan Tang Su karena melihat Xiao Jinyu di sana.


“Kenapa kau tidak berangkat bersamaku ?”tanya Siyue pelan karena merasa malu ada Xiao Jinyu, bahkan pipinya menjadi merah.


“Oh ya...kami hanya kebetulan saja berangkat bersama.”jawab Tang Su singkat.


Siyue menganggap dan sesekali melirik ke arah Xiao Jinyu.


“Siyue ini teman ku. Tepatnya instrukturku.”ucap Tang Su memperkenalkan Xiao Jinyu secara resmi.


“Benar kan instruktur Xiao Jinyu ?”ucap Tang Su menatap lagi itu sambil menepuk bahunya.


Siyue tidak paham apa yang diucapkan oleh Tang Su namun ia hanya merasa gugup saat berada di dekat Xiao Jinyu dan tak bisa berpikir.

__ADS_1


“Hai Siyue... aku Xiao Jinyu.”ucap lelaki itu berkenalan sambil menjabat tangan Siyue.


Siyue memegang tangan Xiao Jinyu dan hanya tersenyum manis menahan detak jantungnya yang semakin meningkat frekuensinya.


Karena hari semakin siang dan sebelum terlambat, Tang Su segera berjalan kembali.


“Ayo cepat masuk.”ucap Tang Su berjalan cepat meninggalkan dua temannya masuk ke kampus.


“Aah...”desah Xiao Jinyu berbalik kemudian segera berjalan mengikuti Tang Su bersama Siyue.


Tang Su menoleh ke belakang dan tersenyum kecil melihat Siyue yang masih memerah pipinya.


“Kurasa aku harus memberi mereka waktu berdua.”batin Tang Su kemudian kembali menatap ke depan.


setelah berjalan beberapa saat mereka bertiga pun berpisah di tengah jalan dan masuk ke kelas masing-masing.


Siang hari saat jam istirahat, Tang Su bertemu dengan Siyue di perpustakaan.


Sementara itu di lain tempat Xiao Jinyu berjalan menuju ke kantin saat jam istirahat.


“Chubby pasti ada di sana. Di mana lagi dia jika tidak di sana ?”gumam Xiao Jinyu sambil bersiul kecil.


Xiao Jinyu tiba di kantin. Ia melihat ke sekitar dan mencari keberadaan Tang Su.


“Ah sudahlah... kenapa aku harus repot mengganti roti selainya dengan seporsi makanan ? Jadi jatah ku dua porsi sekarang.”gumam lelaki itu tersenyum kecil.


Ia pun segera menyantap mie ayam yang dipesan nya.


Kembali ke perpustakaan di mana Siyue dan Tang Su berada saat ini. Mereka berdua habis dari rak buku dan membawa beberapa buku ke meja.


Mereka berdua duduk sambil membaca buku yang mereka ambil. Di tengah membaca mereka mengobrol ringan.


“Aku merasa ada sedikit yang berbeda pada Tang Su. Apa ya ?”batinnya kembali memperhatikan wajah temannya.


Tang Su menutup bukunya dan menaruh kemeja karena merasa diperhatikan oleh Siyue.


“Ehem... ada apa kau dari tadi menatapku ?”ucap Tang Su balas menatap Siyue.


“Ku perhatikan ada sedikit perubahan pada dirimu. Aku rasa tubuh mu sedikit kurus.”ucap Siyue aku nggak apa-apa aja dalam pikirannya.


Tang Su tersenyum lebar dan merasa tersenyum atas pujian dari temannya.


“Ah kau tahu saja jika berat badanku turun empat kilo.”jawab Tang Su kembali tersenyum dengan manisnya.

__ADS_1


“Hah.. benarkah ? Bagaimana bisa secepat itu ?”ucap Siyue tak percaya berat badannya bisa turun secepat itu dalam waktu yang singkat.


“Sebenarnya semua itu berkat Xiao Jinyu. Dia membantu dan membantuku bla bla bla bla bla bla....”balas Tang Su menjelaskan panjang lebar.


Sedangkan Siyue hanya mengangguk saja mendengarkan ceritanya.


Beberapa hari berlalu dan Xiao Jinyu masih dengan setia menemani dan membantu Tang Su menjalani program dietnya.


Selama itu pula Siyue jadi sering bertemu dengan sosok Xiao Jinyu.


Suatu ketika di pagi hari setelah selesai bersiap, Siyue menuju ke tempat Tang Su jangan maksud mengajaknya berangkat bersama ke kampus.


Sengaja ia datang lebih pagi agar dia punya waktu lebih lama untuk mengobrol dengan Tang Su.


“Itu kan Tang Su dan Xiao Jinyu ?” gumam Siyue dari kejauhan melihat dua temannya itu sedang jogging bersama.


“Tang Su... Xiao Jinyu !”ucap Siyue memanggil mereka berdua.


“Hai... !”balas Tang Su sambil tersenyum.


Siyue kemudian menghampiri mereka berdua. Namun Tang Su segera masuk ke kamar dan meninggalkan mereka berdua.


“Kalian berdua tunggu aku sebentar di sini. Aku mau bersiap dulu.”ucap Tang Su minta izin untuk mandi dan sarapan terlebih dulu sebelum berangkat ke kampus.


“Ya Tang Su aku akan menunggumu di sini.”jawab Siyue.


Setelah Tang Su masuk ke dalam tinggallah Siyue dan Xiao Jinyu seorang di teras.


Siyue terlihat salah tingkah di depan Xiao Jinyu dan tampak malu-malu. Sesekali dia menatap lelaki itu dengan tersenyum kecil.


“Kenapa temannya Chubby ini ? Kenapa dia menatapku seperti itu ?”batin Xiao Jinyu yang merasa tak nyaman dengan perhatian dari Siyue.


Untuk mengusir pikirannya yang aneh-aneh, Xiao Jinyu pun mencoba mengobrol santai dengannya.


“Siyue... apa kau tidak merasa gemas berteman dengan Chubby yang doyan makan ?”ucap Xiao Jinyu.


“Ya kurasa aku tak masalah dengan sikapnya seperti itu. meskipun dia doyan makan tapi dia juga doyan membaca.”jawab Siyue tak ingin menjelekkan sahabatnya sendiri.


“Oh ya... ? Si Chubby itu adalah kutu buku ?!”balas Xiao Jinyu yang baru mengetahui sisi lain Tang Su.


Mereka berdua kemudian melanjutkan obrolan dan masih seputar Tang Su. Meskipun Siyue merasa sedikit tersayat hatinya saat lelaki itu terus membahas Tang Su, namun dia tetap bisa tersenyum dan merasa senang karena bisa mengobrol dengan Xiao Jinyu.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2