Bunga Lily Milik Tuan Edward

Bunga Lily Milik Tuan Edward
Ngidam jam tiga pagi


__ADS_3

Keesokan paginya pukul tiga pagi, Lily mulai dalam mode ngidamnya. Lily menggoyangkan tubuh Edward agar segera menuruti permintaanya.


"Sayang~... Bangun dong! Aku lagi pengen makan pudding coklat sama ikan goreng,ahh~... Ayo sayang~..." ucap Lily dengan nada bicara seperti anak kecil yang minta dibelikan mainan.


"Ehmm... Aduh baby... Ini jam berapa? Kenapa mintanya baru sekarang?" tanya Edward yang perlahan - lahan mulai bangun.


"Ini jam tiga pagi" jawab Lily yang menunjukkan jam di layar ponselnya.


"Hah?! Astaga baby.... Ya sudah tadi maunya apa?" Edward hanya bisa pasrah menuruti permintaan Lily.


"Aku mau pudding,ikan goreng,sama nasi goreng" Lily duduk dihadapan Edward.


"Dimana kita mencari ikan jam segini? Tidak ada toko yang buka" Edward menggaruk kepalanya setelah mendengar permintaan ngidam sang istri.


"Ihh... Cari dimana pun pokoknya! Aku maunya ikan goreng! Tapi kalau tidak ada sayangku harus menangkapnya di kolam ikan tetangga sebelah" Lily memohon agar suaminya mau menurutinya.


Akhirnya Edward mengiyakan permintaan sang istri. Edward beranjak dari kasur kemudian mengambil ponselnya. Tapi tangannya langsung ditahan oleh Lily.


"Mau ngapain?" tanya Lily.


"Mau telpon asistenku untuk mencari ikan" jawab Edward yang memegang ponselnya.


"Tidak boleh! Harus kamu yang cari! Oh! Tidak usah beli lebih baik nyuri di kolam ikan tetangga sebelah".


"Hah?! Kenapa harus pakai acara nyuri segala baby? Kan bisa beli bisa minta,kenapa harus nyuri?".

__ADS_1


"Lagi pengen! Dan tangkapnya harus pakai tangan".


"Bagaimana cara aku menangkapnya,baby? Ikan ada sisiknya nanti kalau telapak tangan aku terluka,bagaimana? Pakai pancing saja ya?".


"Tidak mau! Harus pakai tangan! Kan kamu bisa pakai sarung tangan".


Edward menepuk jidatnya setelah mendengar ucapan sang istri. Tangan Edward meletakkan ponselnya di atas nakas lalu kakinya melangkah turuh menuju tetangga sebelah. Lily mengekori Edward dari belakang.


Mereka berdua ditambah ada satu pengawal yang ikut sudah ada berada di depan rumah sang tetangga. Lily memberi kode kepada Edward agar memanjat gerbang rumah tetangganya. Namun Edward langsung menggeleng.


"Ih gitu kamu! Ya sudah kau tidur di luar saja! Bye!" ucap Lily yang merasa kesal dan pergi dari sana.


"Tunggu sebentar by! Ini aku panjat! Aku panjat!" Edward langsung menahan sang istri.


Edward benar saja memanjat gerbang tersebut. Tetapi Lily sudah tidak berada disana. Terpaksa Edward melanjutkan aksinya bersama pengawalnya.


Setelah beberapa kali mencoba akhirnya Edward berhasil mendapatkan ikan tersebut. Sesudah mereka mendapatkan ikan tersebut, mereka berdua langsung kabur dari sana.


Edward masuk ke rumahnya dengan perasaan senang sambil membawa ikan yang dia tangkap. Matanya mendapati Lily sedang duduk di sofa ruang tamu sambil menonton televisi dengan ditemani enam cup pudding coklat.


"Baby! Lihat apa yang aku dapatkan?" ucap Edward yang menghampiri Lily.


"Wahh... Besar sekali! Ayo ke dapur!" jawab Lily yang langsung sumringah melihat tangkapan suaminya.


Eitss... Sebelum Edward masuk ke dapur, dia memutuskan bertanya lagi kepada Lily mengenai makanan apa yang diinginkan. Takutnya Lily dalam mood swing.

__ADS_1


"Baby mau apa?" tanya Edward yang berjalan perlahan menuju dapur.


"Aku mau nasi goreng tapi ikannya dipotong kotak - kotak lalu dicampur sama nasi gorengnya" jawab Lily yang mengikuti Edward.


"Baiklah! Sekarang baby duduk dulu di meja makan dan aku membuatkan nasi goreng ikan untukmu" Edward memulai kegiatan memasaknya.


Pertama kita hilangkan nyawa si ikan dulu baru dibersihkan sisiknya. Kedua setelah dibersihkan selanjut dicuci agar tidak ada sisik ikan yang menempel. Ketiga pisahkan daging dengan kulitnya menggunakan pisau kemudian peres jeruk nipis di atas daging ikan dan olesi secara merata agar bau amisnya menghilang. Keempat pisahkan tulang ikan yang ada di dalam dagingnya kemudian sesudah dipisahkan dilanjutkan dengan memotong dadu daging ikan tersebut. Dan tahap terakhir adalah letakkan penggorengan di atas kompor,tuangkan minyak goreng. Merasa minyak goreng sudah panas barulah masukkan potongan ikan goreng lalu goreng sampai berwarna coklat.


Edward sudah selesai menggoreng potongan ikan goreng. Selanjutnya Edward membuat nasi goreng ditambah potongan ikan tadi. Para Readers pasti tahu bagaimana cara membuat nadi goreng,kan?.


Akhirnya nasi goreng ikan hasil curian pun jadi. Lily menepuk tangannya tapi dia merasa ada yang kurang.


"Kenapa baby? Ada yang kurang?" tanya Edward yang memperhatikan wajah Lily yang kusut kembali.


"Mana susu hamilku? Aku mau makan asalkan minumannya susu hamilku" jawab Lily yang melipat kedua tangannya lalu diletakkan di depan dada.


"Astaga! Untung saja aku membuatkan susu hamilmu tadi,nih!" Edward pergi menuju dapur lalu kembali lagi ke meja makan dengan membawa segelas susu hamil yang sudah jadi.


"Makasi sayangku♡" Lily mulai memakan nasi goreng tersebut ditemani susu hamilnya sebagai minuman.


Edward duduk dihadapan Lily. Matanya tidak bisa teralihkan sama sekali dari Lily. Si ibu hamil itu hanya sibuk makan dan minum saja yang dimana dia mengabaikan sang suami.


Lily sudah selesai makan dan Edward yang mencuci piring. Mereka berdua duduk di sofa yang sudah diubah menjadi kasur. Edward duduk di belakang Lily sambil mengelus perut bulat Lily sedangkan si ibu hamil tampak fokus sekali menonton televisi dengan badannya bersandar pada dada Edward.


Satu jam kemudian pasangan suami istri itu sudah ganti posisi. Yang awalnya posisi mereka duduk sambil menonton televisi sekarang menjadi posisi tidur yang dimana televisinya menonton mereka berdua. S s s s s

__ADS_1


MAKASI YANG SUDAH MAMPIR DAN BACA


To be continued \=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=>>>>>>>>


__ADS_2