
Tapi Yuan langsung menolaknya dan mengatakan kalau nanti saja perkenalannya. Dia meminta dua temannya untuk menikmati pikniknya terlebih dahulu. Lily dan Yuri akhirnya melanjutkan kegiatannya pikniknya ditambah mereka berdua mengambil gambar bukan untuk mereka sendiri melainkan untuk Yuan juga.
Saat Yuri sedang asik - asiknya foto - fotoan,Lily mengeluarkan keranjang pikniknya yang dia sembunyikan di suatu tempat di dekat taman itu. Lily mengeluarkan makanan lain dan menikmatinya sendirian. Sejak tadi pagi, Lily dalam mode ngidamnya tapi kali ini mode ngidamnya tidak aneh - aneh. Lily hanya menginginkan masak bersama Edward dengan berbagai macam menu. Untung saja Edward bisa masak walaupun sedikit - sedikit.
Ibu hamil itu membiarkan dua temannya untuk bersenang - senang. Tangan Lily mengambil ponsel lalu masuk ke room chat Edward. Keberuntungan ada di pihak Lily karena saat ini Edward sedang online. Oke guys mari kita masuk ke roomchat Edward dan Lily.
^^^"Sayang".^^^
"Kenapa,baby?".
"Lagi pengen apa?".
^^^"Baby tidak mau apa - apa".^^^
^^^"Baby lagi piknik sama Yuri sama Yuan juga".^^^
"Hemmm...".
"Pantas saja dari tadi pagi sibuk masak banyak makanan".
^^^"Mana ada sayang!".^^^
^^^"Baby memang lagi pengen makanya baby masak".^^^
"Ya sudah terserah baby saja".
"Baby mau ngapain chat ?".
^^^"Baby mau ngirim foto,boleh?".^^^
"Boleh sekali baby".
^^^"Oke kalau begitu sayang tunggu sebentar".^^^
(Maaf author ndk nemu foto di taman malah ketemunya di lapangan luas gitu,maaf ya guys dan ceritanya ini sebelum Lily keluarin keranjang pikniknya. Sama author minta maaf fotonya tidak sesuai deskripsi kemarin dan juga gelas itu limun ya bukan coffe. Sumber pin).
"Cantiknya istriku🥰".
^^^"Hehehe..... Sayang suka?".^^^
"Suka sekali baby".
^^^"Yeayyy...".^^^
^^^"Makin sayang deh sama sayangku".^^^
"Aku juga makin sayang sama baby".
"Oh ya baby! Tumben baby jadi imut begini".
^^^"Hehehe... Lagi pengen".^^^
"Oh....".
__ADS_1
"Baby tidak masuk ke kelas?".
^^^"Masuk tapi nanti sekitar jam setengah sebelas baru masuk".^^^
"Hmmm...".
"Belajar yang rajin ya ibunya Pinpin🥰".
^^^"Iya ayahnya Pinpin🥰".^^^
"Baby masih mau chatting lagi?".
^^^"Mau telponan".^^^
"Ya sudah kalau begitu aku telpon,ya?".
^^^"Okey".^^^
Edward mulai menelpon Lily. Mereka berdua sedang asyik telponan sampai menghiraukan Yuri dan Yuan. Yuri yang melihat temannya sedang asyik telponan langsung menghampiri Lily. Tangan Yuri menggelitik pinggang sampai Lily tertawa terbahak - bahak.
"Aduh! Yuri jangan! Anakku kejepit nanti! Hahahaha..." ucap Lily yang mendorong temannya itu.
"Hahaha... Maaf! Maaf! Tadi aku melihat kau telponan sama Edward makanya aku menggelitikmu tadi"jawab Yuri yang duduk di sebelah Lily.
"Tahu ah! Hampir saja Pinpin kejepit" Lily kembali melanjutkan makan makanannya.
Yuri hanya terkekeh pelan saat mendengar ucapan Lily. Yuan yang mendengar ucapan dua temannya itu juga ikut tertawa. Yuri dan Yuan baru sadar kalau Lily membawa makanan lain selain yang dibawa tadi. Lily meminta dua temannya juga ikut bersama. Tanpa ragu sama sekali mereka berdua langsung melahap makanan buatan Lily.
Saat sedang makan bersama, Yuri yang sedang asyik main ponsel tiba - tiba saja mendapatkan notifikasi dari pacarnya. Oke guys sekarang mari kita masuk ke roomchat Max dan Yuri. Yang sebelah kiri Max dan sebelah kanan Yuri.
"Yeppie".
^^^"Kenapa Maxxie?".^^^
^^^"Hm?🤨".^^^
^^^"Tumben mau foto aku, ada apa memangnya?".^^^
"Kangen".
"Cepat kirim!".
^^^"Iya sabar pak dosen yang tampan".^^^
(
(Author minta maaf karena wajahnya ditutupin sama stiker kaguya. Author takut kena pelanggaran atau semacamnya tapi author bisa membayangkan bagaimana visualisasinya bagaimana kan? Bagus! Makasi).
"Cantik".
"Cantik".
"Cantik sekali my Yeppie".
__ADS_1
^^^"Jangan nyepam".^^^
"Aku tidak berhenti membayangkan bagaimana secantiknya kamu".
^^^"Idih! Ada - ada saja".^^^
"Yeppie".
^^^"Kenapa Maxxie?".^^^
"Aku kirimin bunga tulip ke rumah saat kau sampai di rumah".
^^^"Pakai apa?".^^^
"Pengen aja".
"Aku suka lihat bunga tulip saat bersamamu".
"Itu membuatku lebih terpukau ditambah tapi wajahmu lebih cantik dari pada bunga tulip".
^^^"Ohh...".^^^
"Nanti kalau kamu pulang biar aku yang antar".
^^^"Tidak usah Maxxie".^^^
^^^"Aku dijemput nanti".^^^
"Kelamaan! Biar aku saja sekalian ketemu ayahmu".
"Boleh,ya?".
^^^"Ya sudah kalau begitu".^^^
^^^"Sekalian beli sesuatu buat ayah nanti saat di perjalanan".^^^
"Oke".
"Ya sudah kalau begitu aku mau ngajar dulu".
^^^"Semangat my Maxxie,love you♡".^^^
"Makasi,love you too Yeppie♡".
Sudah selesai chattingan dengan Max, Yuri senyum - senyum sendiri membaca chat sebelumnya. Lily memukul Yuri dengan bunga tulip yang mereka pakai tadi.
"Aduh! Kenapa Lily?" tanya Yuri yang memegangi kepalanya.
"Jangan senyum - senyum sendiri! Halu boleh tapi tidak disini" jawab Lily yang mengambil kembali makanannya.
Mereka bertiga melanjutkan kegiatan piknik sampai pukul sepuluh. Yuri dan Yuan melarang Lily untuk berkemas karena mereka takut kalau Lily menjadi kelelahan. Setelah selesai berkemas mereka bertiga kembali ke kelas masing - masing.
MAAF GUYS MALEM SEKALI UPDATENYA AUTHOR SIBUK DI REAL LIFE
UNTUK SEMUA PARA READERS JANGAN LUPA NAFAS,MINUM,MAKAN,DAN LAKUKAN APAPUN YANG KALIAN INGINKAN ASAL POSITIF
__ADS_1
MAKASI YANG SUDAH MAMPIR DAN BACA
To be continued\=\=\=\=\=\=\=>>>>>