Cinta Yang Terlarang

Cinta Yang Terlarang
Episode 135


__ADS_3

Author memohon maaf kepada readers, sebenarnya Othor mau langsung melanjutkan cerita ini, hanya saja Othor kurang sehat karena radiasi cahaya laptop dan ponsel pada mata yang berdampak pusing dan mual, jadi utk waktu yang lumayan lama tidak bisa terkena cahaya ponsel dulu sampai keadaan membaik.


Maaf yaa kalau kalian lupa cerita ini udah sampai mana...untuk melanjutkan nulis cerita ini aja Author sampai harus baca ulang dari episode 101, kebayang khaan gaeess😀 yaa itu karena akyu lupa juga.🤭😂😂


Nahh kebetulan sekarang sudah lebih baik, walaupun ngetiknya tidak bisa langsung satu episode. Jadi nulisnya dicicil 😀 udah kayak angsuran motor 🤭😂


Happy Reading genks😍


❤️❤️❤️


Aneka persiapan pernikahan dan resepsi sudah 100 persen, dan hari ini adalah hari yang dinantikan oleh semua orang- orang terdekat Caca dan Nathan. Kalau perasaan kedua mempelai sudah tidak perlu ditanyakan lagi. Bahagia, sedih , gugup, dan banyak rasa yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.



Acara pernikahan dan resepsi diadakan di ballroom hotel ternama di Jakarta.


Menjadi raja dan ratu sehari di pelaminan yang sesuai dengan impian sang mempelai.


"Wooww,,,," ucapan Caca terlontar begitu saja dari mulutnya, kekaguman yang tiada tara.


"Gimana sayang? kamu suka?" pertanyaan Nathan membuat wanita yang belum sah menjadi istrinya ingin memeluknya.


"Eeettt,,, sabar dong mbak you! belom sah!! udah mau nyosor aja lo Ca!?" Dengan sigapnya Rike menghadang sahabatnya itu yang sudah bersiap dengan posisi memeluk Nathan.


Dan kelakuan mereka membuat yang lainnya tertawa, termasuk kedua orang tua dari kedua mempelai.


Bahagianya Devo dan Lisa melihat putri kesayangan mereka yang tampak sumringah, senyum dan tawa bahagia tak lepas dari wajahnya.


❤️❤️❤️


Acara akad terselenggara dengan khidmat, kedua mempelai kini sudah resmi menjadi sepasang suami istri. Janji Nathan pada yang Maha Kuasa ia ucapkan didepan penghulu dan disaksikan oleh orangtua dan juga kerabat yang hadir.


Resepsi akan diselenggarakan tiga jam lagi, selesai acara akad Caca dan Nathan bersiap-siap untuk mengganti pakaian. Wedding organizer menyiapkan 2 kamar di hotel tersebut, 1 kamar khusus disiapkan sebagai kamar pengantin dan 1 lagi untuk ruang berganti pakaian.


"Sayang, kamu bersiap ganti baju ya. Nanti bunda nyusul" ucap Lisa pada putrinya.


"Tenang aja tante, Caca sama aku aja" sahut Rike. "Din, ayo kita ke atas!" tambah Rike mengajak Dini untuk membantu Caca ke kamar.


"Ya elahh,,,ganggu aja Lo Rik, baru juga kenalan"


jawab Dini, ternyata Dini sedang berbincang dengan seorang pria yang lumayan tampan. Dan terpaksa ia tinggalkan demi menemani sahabatnya yang sedang berbahagia itu.


"Ok mas, nanti kita chat aja ya. Maaf banget ya mas" ucap Dini pada pria tersebut sambil berlalu meninggalkan sang pria yang mengangguk setuju dengan ucapan Dini.


"Dini!! cepet!!" Rike kembali memanggil Dini.


"Iyaa...iyaa..untung aja udah tukeran nomor" gerutu Dini sambil terus tersenyum.


❤️❤️❤️


"Ca! emang bajunya harus dilepas sekarang? baru juga sebentar pakenya. Sayang tauuu, Lo tuh cantik banget pake baju itu" ucap Dini.


"Iya Ca! Lo cantik banget" sahut Rike.

__ADS_1


"Makasih Dini.... makasih Rike... akhirnya kalian mengakui kecantikan gue, hahahhaa" Caca tertawa senang.


Tidak lama kemudian Nathan masuk kedalam kamar, ia pun harus mengganti kostum untuk resepsi.


"Istriku bahagia banget ya sampai tertawanya terdengar dari luar" Nathan tiba-tiba masuk tanpa mengetuk pintu.


"Hoo,, pak Nathan, silahkan pak!" Rike mempersilahkan mantan bos magangnya untuk masuk. "Ayo Din, kita tunggu diluar!" ucap Rike menambahkan.


"Lohh,, pada mau kemana?? kok bubar?" tanya Nathan pada kedua sahabat istrinya.


"Kami tunggu di lobby aja pak, gak enak!" jawab Dini.


"Gak apa-apa kok, sini aja" Nathan membujuk kedua gadis yang tampak kikuk karena keberadaan nya.


"Gak pak, kita takut!" jawab Dini.


"Takuut??!" Nathan dengan wajah bingung nya menoleh ke arah Caca karena jawaban dua gadis itu yang terlalu ambigu.


"Iya, takut ganggu!" ucap Rike.


"takut pengen!" jawab Dini.


Kedua jawaban mereka terlontar secara bersama dan sangat terlihat tidak kompak lalu bergegas meninggalkan kamar.


"Hahahaha....." Nathan tidak bisa menahan geli dan tertawa keras mendengar jawaban Rike dan Dini sambil menggelengkan kepalanya.


"Temen-temen kamu ada-ada aja ya Ca?!"


"Lohh?? emang ada yg lebih parah?!"


"Banyak!"


❤️❤️❤️


Sebagai pendamping pengantin, Rike berpasangan dengan Tama dan Dini berpasangan dengan Leo.


🧕"Nahh kan...yang dikhawatirkan akhirnya terjadi!"


🕺It's Ok Thor! gue ikhlas kok jadi pasangan Dini"


🧕"Lahhh??? Le? lo gak salah ucap kan??"


🕺"Gak lahh!!"


🧕"Jangan bilang kalo lo beneran naksir sama si Dini Le?!"


🕺La Le La Le aja lu Thor!! panggil nama gue yang bagusan dikit kenapa siih!!"


🧕" Jiaahh,,,gitu aja marah lo Le..ehh Leo maksudnya" othor keceplosan🤭


Dini berdampingan dengan Leo, namun wajahnya tampak datar. Sebenarnya ia enggan dipasangkan dengan cowok sok keren itu, tapi karena Tama sudah lebih dulu berdiri di samping Rike,,ya mau gak mau ia harus berdiri disamping Leo.


Sedangkan Leo, sebenarnya wajahnya dipaksa untuk menjaga image. Padahal matanya suka mencuri pandang melihat Dini yang memang terlihat cantik menggunakan dress berwarna broken white dengan rambut tergerai sebahu.

__ADS_1


"Kenapa lihat-lihat?!" tanya Dini ketus pada Leo yang baru saja kepergok sedang meliriknya.


🧕"Nahh lohh!!! ketangkep basah kan Lo!"


🕺"Hehehe... ternyata nih cewek imut juga ya Thor?!"


🧕"Tauu ahh...no coment gue!!" mangkanya lo kalo ngomong mulut tuh dijaga, kena karma kan Lo! othor lagi menggerutu.


"Siapa yang lihatin Lo?!" jawab Leo mengelak.


"Ciihh...masih gak ngaku!" bisik Dini.


Leo menahan senyum, sambil membuang pandangannya dari Dini.


❤️❤️❤️


Tugas pendamping selesai setelah kedua mempelai tiba di kursi pengantin untuk menerima ucapan selamat dari para tamu undangan.


"Rik, tugas kita udah selesai. Cari makan yuuk, gue laper nih!" Dini mengajak Rike untuk segera berbaur dengan para tamu dan bersiap menghampiri meja yang sudah dipenuhi dengan hidangan hotel berbintang.


Sebenarnya sih bukan cuma itu saja, alasan yang lebih utama adalah mencari keberadaan pria yang tiga jam sebelumnya ia kenal pada saat akad nikah Caca.


"Seno,, ya mas Seno mana ya?" tanya Dini dalam hati setelah ia mengingat-ingat nama pria tampan itu. Matanya berkeliling mencari satu wajah diantara kerumunan para tamu.


"Cari siapa cantik?!" tiba-tiba terdengar suara berbisik dari telinganya.


"Ehh,, mas Seno, bikin kaget aja deh" jawab Dini malu-malu.


"Pertanyaan aku belum dijawab" ucap Seno pelan.


"Heehhe...gak kok mas, gak cari siapa-siapa" Sahut Dini spontan.


"Yaahh,,, berarti aku gak diharapkan dong" rengek Seno.


"Bukan,,,bukan gitu mas"


"Teruss??"


"Iya deh,, aku cari mas Seno" jawab Dini malu.


Dan keduanya pun tertawa dengan sikap mereka sendiri.


Namun dikejauhan ada yang tampak sedikit cemberut dan juga kesal.


Siapakah gerangan???


❤️❤️❤️


Tunggu kelanjutannya di episode berikutnya ya gaaeess 🙂


insyaallah aku mulai up lagi . jadi tetap dukung dan favorit aku ya..lope lope dehh buat my readers😍😍


Jangan lupa di like n komen nya 🙏

__ADS_1


__ADS_2