
Thanks buat kalian yang udah kirim poin buat akyu yaa genks 😘😘😘 lop yu....
Happy Reading 😍
♥️♥️♥️
Devo menghubungi mamah Rena karena akan datang terlambat, "Mah? aku datang terlambat ya?! aku mau bawa Lisa ke dokter Claudia"
"Lisa kenapa Dev??? Lisa sakit?? cucu mamah nggak kenapa-napa kan??"
Devo menjauhkan ponsel dari telinganya, "ya ampun mah!! pelan-pelan dong ngomongnya"
"Menantu mamah nggak sakit kan Dev?"
"Mah?? tenang dong. Lisa baik-baik aja kok. Nanti ceritanya dirumah aja ya"
Memutuskan pembicaraan tanpa persetujuan mamah Rena.
Devo tahu kalau mamahnya pasti sekarang sedang menggerutu karena kelakuannya.
♥️♥️♥️
Lisa dan Devo telah tiba dirumah sakit, padahal hari ini dokter Claudia sedang jatah libur, tapi ia relakan untuk segera memeriksa kandungan Lisa atas permohonan dari Devo.
Mengecek tekanan darah ibu dan detak jantung janin, hasil semuanya bagus dan baik-baik saja.
Setelah selesai melakukan segala pemeriksaan yang dibutuhkan, dokter Claudia memberikan penjelasan pada kedua calon orang tua yang duduk didepan mejanya.
"Semua aman kok, ibu Lisa bisa mengikuti penerbangan ke Singapura. Tapi dengan syarat harus mematuhi ini, dokter Claudia memberikan satu lembar kertas bertuliskan beberapa tips yang harus di lakukan saat melakukan penerbangan.
✅Konsumsi banyak cairan agar tidak dehidrasi.
✅ Mengenakan pakaian yang longgar agar nyaman.
✅Pakai dan kencangkan sabuk pengaman dibawah perut.
✅Jangan terlalu lama duduk, usahakan berjalan sebentar.
✅Memilih tempat duduk yang bisa memberikan banyak ruang agar mudah bergerak.
Untuk poin terakhir Devo sengaja membeli tiket lebih untuk kenyamanan istrinya.
♥️♥️♥️
Dalam perjalanan kerumah mamah Rena,
"Aturannya banyak banget Yah?" tanya Lisa saat membaca aturan yang harus dipatuhi oleh nya.
"Dipatuhi aja, katanya Bunda mau ikut ayah"
Devo berkata sambil tetap fokus pada kemudinya.
__ADS_1
"Siap bos!" jawab Lisa senang sekali karena dokter Claudia memberikan ijin untuk Lisa melakukan perjalanan udara.
"Nggak sedih lagi kan?"
"Bunda malah seneng banget bisa deket-deket sama ayah terus. Pokoknya love...love...love banget deh buat ayah"
cup...cup...cup... Lisa mengecup pipi kiri Devo berulang-ulang.
" Eehh... Bunda.... hati-hati sayang! kasian dedek tuh" karena berusaha mendekatkan bibirnya ke pipi Devo, perut Lisa tertekan oleh sabuk pengaman yang terpasang di bawah perutnya.
Devo senang bukan kepalang mendengar ucapan cinta dari istrinya, terlebih lagi melihat Lisa riang seperti ini. Rasanya tidak ada lagi yang bisa menggantikan rasa bahagianya saat ini.
♥️♥️♥️
"Assalamualaikum....mamah??!" Lisa masuk ke kediaman mertuanya dengan semangat.
"Waalaikumsalam...gimana hasilnya?? katanya kamu tadi ke dokter Claudia?"
Mamah Rena menyambut kedatangan menantunya dan langsung mengelus-elus perut buncit Lisa.
"Cucu Oma baik-baik aja kan sayaang??!"
Lisa hanya tersenyum mendapat pertanyaan bertubi dari mamah Rena.
"Istri aku suruh duduk dong mah?!"
"Iyaa..iyaa...hayuuk sayang" mamah Rena menggandeng menantunya duduk disofa panjang diruang keluarga.
"Iya pah. Tadi aku bawa Lisa cek kandungan Dan minta surat ijin buat penerbangan besok"
Papah Kevin mengangguk-angguk mendengarkan penjelasan dari anak lelakinya.
"Besok aku bawa Lisa mah" ucap Devo pada sang mamah.
"Bener sayang??" tanya mamah pada Lisa, dan dijawab dengan anggukan kepala oleh Lisa. " Waah...bagus dong!! jadi mamah ada temennya" wajah mamah Rena senang nya minta ampun.
"Waduhh...kalo begini siap-siap kartu debit kita bakalan jebol nih pah?!" ucap Devo pada sang papah.
"Hemm... sembarangan aja nih anak!"
protes mamah Rena.
"Kan ayah bilang kerja buat Bunda sama dedek" ucap Lisa polos.
Skak mat dehh buat babang Devo.
♥️♥️♥️
Setibanya di Singapura, supir mengantar Lisa bersama mamah Rena ke hotel dan Devo bersama papah Kevin langsung berangkat ke perusahaan tempat meeting diadakan.
Masuk ke ruang meeting ada dua orang yang membuat Devo tercengang. Ternyata disana juga ada Aurel dan Nicko mereka juga adalah peserta tender untuk mendapatkan proyek sebagai pemasok tekstil seragam rumah sakit di seluruh Singapura.
__ADS_1
Tentu saja ada mereka, karena sebelumnya proyek ini ditangani oleh papah Kevin dan sahabatnya yakni papah dari Aurel. Namun karena Devo dan Aurel bercerai, maka saham mereka pun terpecah. Kini proyek itu ditangani oleh Aurel dan Nicko yang sekarang telah resmi menjadi suami Aurel.
Mereka duduk bersebrangan, wajah canggung tidak bisa dipungkiri, kalau boleh memilih rasanya ingin sekali meninggalkan ruangan ini. Tapi Devo tetap bersikap profesional.
Menjalankan semua sesuai dengan prosedur.
"Ok, lets start this meeting. We will choose a proposal for this project"
(Ok, Mari kita mulai rapat ini. Kami akan memilih sebuah usulan untuk proyek ini)
Ucap seorang CEO di perusahaan tersebut.
Satu persatu peserta tender mempresentasikan proposal mereka masing-masing.
Devo berusaha keras untuk mendapatkan tender ini lagi.
Setelah semua selesai mempresentasikan keunggulan produck dan keuntungan yang akan didapat oleh pihak Singapura, alhasil pihak Devo yang memenangkan tender untuk kerjasama selanjutnya. Selain pihak Singapura sudah mengetahui sistem kerjanya, laba yang mereka dapatkan pun besar.
Ada wajah yang memandang sinis ketika hasil tender diumumkan, Aurel ternyata harus pulang dengan tangan kosong, sebenarnya wajar saja jika Aurel belum mendapatkan kesempatan ini. Ia belum pernah menangani masalah perusahaan, ketika ia masih masih menjadi istri Devo hidupnya selalu enak dan tak perlu repot menghadapi klien. Ia tidak pernah tahu bagaimana cara mendapatkan tender, karena semua dilakukan oleh Devo.
Aurel dan Nicko langsung pergi meninggalkan ruangan meeting tanpa berjabat tangan sekedar memberikan ucapan selamat pada pemenang tender yang tak lain adalah mantan suami dan mertuanya.
"Papah bangga sama seperti kamu Dev, kerjamu semakin bagus" papah Kevin menepuk bahu anaknya.
Papah Kevin semakin yakin untuk menyerahkan dan mempercayakan semua perusahaan ke tangan anak semata wayangnya.
"Aku tambah semangat pah, aku harus mempersiapkan masa depan untuk istri dan anakku" jawab Devo.
"Papah seneng mendengarnya"
♥️♥️♥️
Mamah Rena dan Lisa sedang asik menikmati pemandangan di taman hotel tempat mereka menginap, sambil menunggu para lelaki yang mereka sayangi, kedua perempuan ini menghabiskan waktu agar tidak bosan.
Sebenarnya sih tidak ada kata bosan, karena selain menghabiskan waktu mereka juga berencana menghabiskan uang yang ada di kartu debit suami mereka.
Mamah Rena dan Lisa sudah merencanakan akan berbelanja beberapa produk kecantikan keluaran terbaru dan juga fashion yang lagi trend saat ini.
🧕 Itu mertua sama mantu kompak bener yaa??!
👱Biarin Thor,,lagian kalo bukan istrinya, siapa lagi yang ngabisin duit suami kita.
🧕 Hadeeehh...pantesan babang Devo rada somplak..lahh emaknya modelnya begitu 🤦
♥️♥️♥️
Helllooooww....like n komen nya yaa...
kutunggu jejak kalian selalu.😍😍
vote...vote...
__ADS_1