Cinta Yang Terlarang

Cinta Yang Terlarang
Episode 92


__ADS_3

Episode kali ini author menceritakan tentang kisah bagaimana Yudha melakukan pendekatan dengan dokter Claudia atau Claudy, begitulah panggilannya hingga Yudha berhasil menjadikan sang dokter kekasihnya.


Happy Reading genks 😍


♥️♥️♥️


Sekali Yudha berhasil menjemput Claudy, maka untuk seterusnya Yudha akan melakukan hal itu. Kesempatan tidak akan ia dibuang sia-sia, wanita secantik Claudy pasti banyak yang mengincar. Dokter-dokter muda dirumah sakit tempat ia praktek pun harus kecewa ketika sang dokter selalu pulang dengan Yudha yang tidak pernah absen menjemputnya.


Pengorbanan cinta Yudha sang pejuang hati Claudy dengan ikhlas dan rela setiap hari mengantar dan menjemput wanita pujaannya.


🧕 Yudha?! lo sebenernya lagi pdkt atau jadi ojek online??


🤵 namanya juga usaha Thor, jadi harus di pepet terus sampe dapet.


♥️♥️♥️


Malam ini seperti biasa Yudha selalu datang ke rumah sakit untuk menjemput sang pujaan hati, seharusnya jam praktek Claudy selesai lima belas menit yang lalu, namun karena emergency demi menolong seorang ibu yang akan melahirkan ia jadi menunda kepulangannya. Ya itulah konsekuensinya menjadi seorang dokter yang harus siap siaga membantu orang yang membutuhkan.


"Mas, maaf ya aku harus membantu teman. Pasiennya akan operasi saat ini, lebih baik mas pulang saja ya?!" Claudy menyempatkan untuk menghampiri Yudha yang sejak setengah jam yang lalu menunggu dirinya.


Operasi persalinan akan dilakukan setengah jam lagi, semua persiapan sedang dilakukan.


"Nggak apa-apa, mas tunggu kamu sampai selesai. Kamu bisa lanjutin aja tanggung jawab kamu sebagai dokter" sahut Yudha bijak.


"Tapi aku nggak enak sama mas kalau nunggu terlalu lama" Claudy merasa tidak enak hati.


"Haayy cantik, dengerin mas! kamu seorang dokter, tugas kamu menolong orang lain. Sekarang tenaga kamu sangat diperlukan, tetap konsentrasi ya. Mas tunggu kamu disini" Yudha berkata sangat bijaksana.


Claudy mengangguk sambil tersenyum, ia berpikir laki-laki dihadapannya sangat mengerti akan dirinya. Tanpa ia sadari tangannya sudah menggenggam tangan Yudha, dan itu berhasil membuat Yudha semakin ingin memilikinya.


"Makasih ya mas! aku masuk dulu" pamit Claudy.


"Iyaa cantik" sahut Yudha. Ia memandangi punggung Claudy hingga tak terlihat tertutup pintu ruangan operasi.


♥️♥️♥️


Sekitar tiga jam Yudha dengan sabar menunggu Claudy, "Maaf ya mas Yud, jadi nunggu kelamaan deh" Claudy tetap merasa tidak enak hati.


Selama menunggu Claudy, Johan menunggu di kantin, lalu ia berpindah ke taman. Setelah bosan dikedua tempat itu ia berkeliling mengitari lobby rumah sakit,


"Nggak apa kok, mas justru kasian sama kamu. Pasti cape ya?!" mereka berdua menuju parkiran, karena mobil Yudha terparkir disana.

__ADS_1


"Ya beginilah mas, namanya juga tugas.. mau nggak mau... ya tetep harus dijalani" ucap Claudy sambil masuk ke mobil yang pintunya telah dibukakan oleh Yudha.


Mereka sudah berada didalam mobil, karena lelah Claudy lupa tidak memasang sabuk pengaman. "sabuk nya dipasang dulu dong cantik?!" Yudha memasangkan sabuk pengaman Claudy dan tentu saja wajah mereka jadi sangat dekat.


"Iya mas, maaf aku lupa"


"Nggak apa-apa" kini Yudha sudah duduk kembali diposisi kemudi.


"Udah makan ?" tanya Yudha.


"Udah mas" jawab Claudy sambil menguap, wajah lelahnya sangat tampak.


"Hemm...kapan?"


"Tadi siang" jawab Claudy dengan nada lemah.


"Ya ampun Dy....ini sudah hampir jam sepuluh malam" Yudha mulai mengomel karena Claudy memang sering melewatkan jam makannya karena terlalu sibuk bekerja.


Tidak ada jawaban, didalam mobil hening. Ternyata yang diajak ngobrol sudah tertidur, Claudy terlihat lelah sekali.


Hingga mobil Yudha terparkir di pinggir jalan, sebuah warung tenda yang menyediakan menu sop dan sate ayam. Yudha sengaja melakukan itu karena ia tahu jika sudah sampai rumah dalam keadaan lelah dan mengantuk sudah pasti Claudy akan melewatkan makan malam.


"Dy.... bangun Dy??" Yudha berusaha membangunkan Claudy yang sedang lelap.


Belum juga resmi diterima jadi pacar namun Yudha sudah punya panggilan sayang, Dy sangkatan dari nama Claudia.


"Eemmm" Claudy belum membuka matanya.


"Dy?? bangun dulu" Yudha menggoyang lengan Claudy.


"Udah sampe ya mas?" tanya Claudy kaget, karena melihat mobil yang ia tumpangi dalam keadaan berhenti.


"Belum Dy, makan dulu ya?!" ujar Yudha sambil memegang sepiring nasi dan sate diatasnya.


Claudy menggelengkan kepalanya, pertanda ia menolak tawaran Yudha. "aku ngantuk mas" itu alasan Claudy.


"Kamu belum makan sejak tadi Dy, ayo buka mulutnya" Yudha menyuapkan sesendok nasi dengan potongan sate ayam bumbu kacang.


Dengan keadaan mata yang masih ngantuk Claudy menerima suapan nasi untuknya.


"Mas baik banget, aku jadi nggak enak deh" ucap Claudy sambil mengunyah makanan didalam mulutnya.

__ADS_1


"Itu karena mas sayang sama kamu" Yudha tanpa sadar mengutarakan perasaannya pada wanita yang memang ia sukai.


Claudy terdiam, ia menatap wajah Yudha. Ia bukan perempuan lugu yang tidak mengerti maksud dari ucapan Yudha, hanya saja ungkapan hati Yudha terucap tanpa aba-aba.


"Mas boleh kan sayang sama kamu?! atau jangan-jangan sudah ada yang lebih sayang dari mas ya?" Yudha merasa setengah putus asa karena Claudy masih terdiam.


Claudy mengangguk, seketika itu pula perasaan Yudha mencelos dan hampir luluh lantah. Yudha tertunduk lesu tanpa kata.


"Mamah sama papah mas!" jawab Claudy dan sontak saja Yudha mengangkat kepalanya yang tertunduk, senyum diwajahnya melebar.


"Maksudnya??" tanya Yudha memastikan.


"Ya, yang sayang sama aku sekarang cuma mamah dan papah" jawab Claudy.


Yudha mengelus dadanya, bersyukur ternyata jawaban dari Claudy tidak membuatnya patah hati.


"Aaaa....lagi mas" Claudy membuka mulutnya untuk meminta suapan berikutnya karena Yudha terlalu lama terkesima.


"Ohh...enak kan satenya?!"


"Iya, mas juga makan dong!" Claudy memberikan satu tusuk sate ke Yudha.


Dan tentu saja disambut gembira oleh Yudha, ternyata cintanya tidak bertepuk sebelah tangan.


♥️♥️♥️


Dengan kejadian natural yang baru saja terjadi tentu saja membuat hati Yudha berbunga-bunga. Kalau cuma bunga ditaman aja deh sih lewat, perasaan Yudha lebih dari itu.


🧕 Kalo kata author mahh lebaaayyy brooo!


🤵 Jangan gitu napa Thor, lu nggak kasian sama gue. Sahabat gue aja udah pada naik ranjang! ehh... maksudnya naik pelaminan.


🧕 Hadeeehh....otak lo Yudhaaaa!!!! mending lo operasi otak dulu sebelum beneran jadi pacar Claudia supaya bersih dan nggak mikir yang begituan mulu.


Kebetulan besok malam Minggu, Yudha akan benar-benar menyatakan cinta yang sesungguhnya pada Claudia. Berharap jawaban wanita yang ia idamkan akan mau dan menerima Yudha untuk menjadi kekasihnya.


♥️♥️♥️


Doain Yudha diterima cintanya ya readers.


Okeh genks like n komen nya yaa😘

__ADS_1


__ADS_2