
Ku selalu menunggu dukungan kalian yaa genks ππ like and coment nya sangat membantu, bisa buat akyu semangat lohh!!
β₯οΈβ₯οΈβ₯οΈ
Sinar matahari seakan memaksa untuk menyeruak masuk kedalam kamar yang sipemiliknya masih terlelap dengan pakaian seadanya.
Flash back
Sepulang dari villa tadi malam Devo membalurkan minyak zaitun pada kaki istrinya karena agak bengkak seperti sebelumnya. Dan tentu saja baluran punggung kaki sampai betis bertambah naik ke paha mulus istrinya, dengan alasan itulah Devo menyingkap daster Lisa sampai batas bagian inti Lisa terlihat begitu menggoda. Devo tidak bisa melawan godaan penutup segitiga istrinya yang menurut pemikiran kotornya memanggil-manggil namanya.
"Makasih ya Yah,,enak banget".
"Ayah udah buat janji dengan dokter Claudia Bun. Besok pagi kita kerumah sakit ya"
"Bunda baca di internet kalo ibu hamil biasa kayak gini. Nggak perlu kedokter kali Yah!"
"Bunda nurut ayah aja kenapa siie!! ayah nggak tega liat kamu sakit sayang??!"
"Iya Yah disitu, pelan-pelan Yah" Lisa menunjuk betisnya ketika usapan tangan Devo pas mengenai sasaran.
Selesai membalurkan kaki, "sini punggungnya!" menyuruh istrinya berbalik badan. "supaya Bunda tidurnya enak!" dikehamilan Lisa yang semakin besar, ia merasa kasihan pada istrinya pada saat tidur. Untuk sekedar merubah posisi tidurnya saja rasanya Lisa sudah kerepotan.
Kesulitan untuk membalur pinggang bagian belakang yang masih tertutup dengan daster , Devo melepaskan pakaian yang masih melekat di tubuh Lisa, dan Lisa pun hanya menuruti apa yang dilakukan suaminya itu.
Kini hanya tersisa penutup dada dan segitiga penutup bagian bawah yang sangat minim, kebetulan Lisa menggunakan segitiga hanya sampai bawah perut saja sehingga perut gendut Lisa terpampang jelas beserta dada yang semakin hari semakin besar dan kencang.
"iihh...ayah!! ge__li..." Lisa menaikkan bahunya ketika kecupan Devo mendarat di lehernya. Dengan posisi duduk saling membelakangi membuat Devo lebih mudah untuk menciumi leher jenjang istrinya dengan leluasa, tidak ada yang menghalangi karena rambut Lisa dijepit keatas seusai ia mandi.
Tapi Devo tak menghentikan aksinya, ia di terus saja menyeerukkan wajahnya dileher Lisa dan gigitan kecilpun berhasil ia lakukan.
Lisa yang sudah berusaha untuk tidak mendesah dengan menggigit bibir bawahnya tak kuasa juga, "aaghh,,,,a__yaahh...."
Entah bagaimana caranya kini posisi Lisa sudah berada di pangkuan Devo dengan tubuh yang sudah polos tak tertutup apapun.
Sejak kehamilannya memasuki trisemester ketiga gairah Lisa memang berubah drastis. Itu karena hormon progesteron dan estrogen pada ibu hamil, hormon ini meningkatkan aliran darah ke daerah organ intim dan menyebabkan daerah intim ibu hamil lebih sensitif.
Oleh karena itu, Lisa tak pernah menolak jika Devo mengunjungi dirinya, bahkan terkadang ia yang akan menggoda suaminya terlebih dahulu.
Devo tersenyum nakal kearah Lisa, nampaknya ia telah berhasil membuat istrinya bergairah. "kamu nakal banget siie Yah?!"
"Bunda seksi banget sihh,,, apalagi rasanya...makin gregeett tau Bun, bikin ayah ketagihan"
Lisa sudah merona mendengar celotehan Devo dan tangannya tidak berhenti mengelus pelan dada montok istrinya.
__ADS_1
Sudah tau kan apa yang terjadi setelah itu?? penyatuan mereka berhasil mengeluarkan desahan-desahan, jika ada yang mendengarnya pun pasti akan ikut bergairah. Untung saja posisi kamar mereka dilantai dua, sedangkan kamar para pekerja dirumah itu berada dibelakang dekat dengan dapur. Jadi tak akan ada lagi celotehan seperti yang terjadi di villa.
β₯οΈβ₯οΈβ₯οΈ
Flash on
"Hooaammm...." Lisa terbangun lebih dulu, memindahkan tangan yang diatas perut buncitnya dengan pelan agar si pemilik tangan kekar itu tak terbangun. Ia pasti lelah karena semalaman memanjakan dirinya.
"Mau kemana??" ternyata sentuhan Lisa mengusik tidur suaminya itu.
"Ayah,,bangun sayaang" Lisa membalikkan badannya, kini wajah mereka berhadapan. "Bunda ke dokter jam berapa?" mengingatkan Devo.
"Nanti ayah antar" Devo masih belum mau membuka matanya dan tangannya pun masih memeluk istrinya.
"Emang ayah nggak kekantor?"
"Iya, nanti setelah nganter kamu"
"Ayah?? buka dulu matanya, Bunda lagi ngomong"
Devo tetap terpejam. Lisa tidak kehabisan akal, ia mencium bibir Devo dan menggigitnya, bukit kembarnya pun bersentuhan dengan dada Devo. Dan sontak saja mata Devo terbelalak karena kelakuan istrinya.
Lisa tertawa puas dan bergegas hendak ke kamar mandi, namun Devo menarik tangan Lisa, ia tidak akan melepaskannya begitu saja.
"Loohh?? emang Bunda ngapain ayah??"
"Tuh liat!" Devo mengarahkan matanya kebagian yang hanya tertutup boxer dan Lisa pun seperti terhipnotis mengikuti arahan Devo.
Ternyata boxer yang dikenakan suaminya itu kini sudah mengembung karena kelakuan istrinya.
"Nggak ahh!! Bunda mau mandi!" Lisa beranjak dari ranjangnya dengan hanya memakai segitiga minim nya.
"Bun!! ayah ikut!" Devo mengekori Lisa ke kamar mandi, dan setelah itu author nggak tau lagi apa yang terjadi.
π¨βπ©βπ§βπ§ Bohong lu Thor!! masa sih gak tau??!
π§ ihh..lagian kepo banget sih kalian?!
π¨βπ©βπ§βπ§ Kita kan cuma penasaran Thor?
π§ Udah ahh.. author malu nyeritain nya,, khawatir kalian pada kepengen..wkwkwkk.
β₯οΈβ₯οΈβ₯οΈ
__ADS_1
"Ibu Alisa" suara asisten dokter Claudia memanggil Lisa untuk segera diperiksa.
"Gimana kabarnya bu Lisa?" tanya dokter membuka pembicaraan saat Lisa dan Devo memasuki ruangan tersebut.
"Baik dok, cuma ini dok..kaki saya dua hari kemarin sempat bengkak." Lisa menjelaskan yang dialaminya sesaat setelah ia duduk di kursi pasien.
"Ok..kita periksa ya" dokter Claudia mengajak Lisa untuk membaringkan tubuhnya diranjang yang tersedia diruangan itu.
Setelah memeriksa tekanan darah, denyut nadi dan detak jantung, dokter Claudia memeriksa bagian kaki Lisa yang agak membesar.
"Gimana dokter?" tanya Devo.
"Ohh..nggak masalah kok..itu biasa dialami pada ibu hamil pak, sekarang kan kehamilan ibu Lisa sudah masuk di trimester ketiga. Jangan terlalu lama duduk dan juga berdiri ya bu. Ini terjadi karena cairan tubuh pada ibu hamil meningkat. Itu semua reaksi alamiah pada tubuh ibu. Jadi tidak perlu khawatir ya pak?!"
"Tuhh kan Yah?! Bunda bilang juga apa?!"
"Ya sayang,,,ayah kan cuma khawatir sama kamu"
"Duuhh..so sweet banget bapak sama ibu" goda sang suster mendengar perdebatan ringan suami istri yang ada diruangan dokter Claudia.
Devo mengelus puncak kepala istrinya dan Lisa bergelayut manja di lengan suaminya.
Dan dokter Claudia pun ikut tersenyum melihat reaksi pasiennya.
"Tega banget ya dok sama kita para jomblowati" ucap suster itu lagi.
"Huss!" dokter Claudia pun segera menghentikan obrolan yang seakan menyudutkan dirinya.
"Hoo...dokter ternyata masih single toh!!" sekarang Devo yang menggoda sang dokter.
"Nggak percaya deh kalo dokter secantik ini belum punya pasangan" Lisa ikut bersuara.
"Yang mau sihh banyak bu, apalagi dokter muda dirumah sakit ini.. pada ngantrii!!" cicit suster seakan membongkar kisah percintaan dokter Claudia.
Yaahh...kebongkar dehh!! padahal dokter Claudia tidak ingin pasiennya tahu status dirinya yang masih belum bersuami.
β₯οΈβ₯οΈβ₯οΈ
Hayooo tinggalkan jejak kalian, jgn lupa yaa..
β **like
β coment
__ADS_1
β vote....vote**....