
Sorry genks, telat lg up nya, baru bisa nulis kalo udah pulang gawe. maklumin yaak.
Happy Reading 😘😘
♥️♥️♥️
Setibanya dikediaman orang tua Devo, ternyata mamah Rena dan papah Kevin sudah tiba lebih dulu.
Ya tentu saja karena tiga bujang somplak telah banyak menyita waktu kedua mempelai di tengah perjalanan tadi.
"Lohh kok baru sampe? kalian mampir kemana dulu ?" tanya mamah Rena hendak meletakkan secangkir kopi untuk suaminya di meja teras.
"Maaf mah, kami telat" Lisa menjawab karena merasa tidak enak dengan mamah mertuanya.
"Ohh..nggak apa sayang, santai aja" sahut mamah.
"Biasa mah,,, anak-anak minta di traktir" Devo menambahkan.
"Ooh...ya sudah sana kalian istirahat dulu, antar istri kamu ke kamar Dev. Kasian cucu mamah pasti cape lama diperjalanan"
Lisa beruntung, mertuanya menyayangi dirinya dan bayi dalam kandungannya.
Devo pun segera mengantarkan Lisa ke kamarnya, dilantai dua rumah mewah orang tua nya.
♥️♥️♥️
Akhirnya Lisa tertidur karena lelah setelah baru beberapa menit menonton acara televisi.
Setelah melihat istrinya terlelap, Devo turun kembali bergabung bersama orang tua nya.
"gimana Dev?? Lisa sudah istirahat??" sang papah bertanya saat putranya baru saja duduk dikursi sebelah papah Kevin.
"Sudah pah, aku kasian liat Lisa mah, dari tadi muntah-muntah" kini pertanyaan itu ia lontarkan pada sang mamah, karena pasti mamah Rena lebih tahu tentang kehamilan.
"Ya namanya orang hamil muda, apalagi masih trisemester pertama. Kamu juga jangan maen coblos aja Dev, harus hati-hati" sang mamah memberikan wejangan pada putranya.
Dulu waktu Aurel ngidam tidak seperti ini, jadi Devo merasa seperti baru pertama melihat kondisi ibu hamil yang ngidamnya parah seperti yang istrinya alami.
"Tapi istri kamu nggak marah lagi kan Dev?" kini papah Kevin ikut nimbrung ingin mengetahui sikap Lisa pada anak lelakinya.
"Ya gitu deh pah,, marah sih nggak. Tapi masih cuek__"
"Ya kamu yang sabar, apalagi kondisi ibu yang hamil muda mood nya suka berubah."
♥️♥️♥️
Malam ini adalah makan malam pertama Lisa bersama keluarga suaminya.
"Gimana badannya udah enakan Lis?" tanya sang papah begitu perhatian kepada menantu perempuannya.
__ADS_1
"Sudah pah"
"Kamu nggak usah sungkan-sungkan sama mamah, sama papah juga. Kalau perlu sesuatu kamu bisa bicara pada kami, ya kan pah?" tutur mamah Rena karena melihat sikap Lisa yang masih canggung.
Ya maklum aja mah, namanya juga menantu baru. Author juga kalo masih baru bgitu, masih malu-malu. Tapi gak malu-maluin kok, bener dehh.
"Makasih mah.." ucap Lisa ketika ibu mertuanya menuangkan sayur kepiring yang sudah berisi nasi.
"Kamu harus makan yang banyak, supaya dedek bayi nya sehat. Terus kapan periksa kandungan lagi? mamah ikut yaa...boleh yaa??"
"Aku dong mah yang ikut, kan aku bapaknya!"
Devo memprotes keinginan sang mamah.
"Lahh!! mamah juga omanya!!" mamah Rena nggak mau kalah.
Papah Kevin menggeleng-gelengkan kepalanya, kelakuan istri dan anaknya tidak ada yang mau mengalah.
"Terus makannya kapan dong??!" papah Kevin akhirnya ngegas juga.
Sini pah,, makannya sama author aja
♥️♥️♥️
Karena tadi sore Lisa sudah tertidur akibat lemas yang ia rasakan, akhirnya satu jam setelah makan malam matanya masih terbuka sempurna, belum ada tanda-tanda akan terpejam.
Setelah menghisap sebatang rokok, Devo beranjak dari kursinya dan masuk kedalam rumah. Walaupun hanya menghabiskan malam dengan menonton televisi yang menurutnya membosankan, tapi biarlah..ia berusaha membuat istrinya nyaman dengannya.
"Mikirin apa??" pertanyaan Devo saat masuk kedalam kamar matanya tertuju pada Lisa yang duduk melamun di sofa.
"hhemm...kamu ngerokok ya?" Lisa mengibas-ngibaskan tangannya agar bau asap yang mengganggunya segera menghilang.
"Cuma sebatang"
"Sejak kapan?" karena yang Lisa tahu suaminya itu tidak pernah merokok.
"Semenjak kamu menghilang dari aku"
"Kamu yang menghilang kak!! kamu yang tinggalin aku!!" Lisa tampak emosi dengan pernyataan yang Devo ucapkan.
"Iya..iya.. maaf... aku yang salah"
Suasana hening, mereka terdiam seakan tidak mau mengingat kesalahan pahaman yang pernah terjadi.
"Terus...sampai kapan kita disini?"
"Kenapa?? kamu nggak nyaman?" Devo duduk disebelah Lisa.
"Bukan begitu...aku cuma__" Lisa tak melanjutkan kalimatnya.
__ADS_1
"Besok kita cari rumah yaa?!"
🧕babang Devo... author kok jadi ngiri yaa sama Lisa, mau dong dibeliin juga
🤵lu mahh ngontrak aja Thor!!
🧕jugg dahh belagu banget lu Dev, awas lu yaak gue aduin sama bini lu 😭😭 biar kaga dikasi jatah 😛😛
🤵 Cemen lu Thor, beraninya ngadu-ngadu 😭
Malam pertama dengan status sebagai suami istri pun mereka lewati dengan tenang, bahkan sangat tenang sampai-sampai tidak ada kegiatan yang membuat mereka lelah.
Genks.. ternyata mereka tidur,, pules banget.
♥️♥️♥️
Seminggu berlalu dan akhirnya mereka sudah mendapatkan rumah mewah, bahkan sangat besar jika hanya ditempati oleh mereka berdua.
"Gimana?? bagus kan?? mamah Rena menanyakan perihal rumah baru yang baru saja Devo dan Lisa datangi.
"Iya mah,,keren banget!" Devo menjawab bersemangat.
"Tapi kayaknya terlalu besar deh mah buat kita, ya kan kak?!"
"Ehh..mamah sengaja rekomendasiin yang itu, biar nanti cucu mamah leluasa main-main dirumah"
"Iya Yang...lagian namanya hadiah kita terima aja!" sahut Devo.
"Enak aja hadiah!! beli tauuu!!! gantiin uang mamah yang buat DP kemarin!"
"Diihh...kok bayar siiie??!!...pah, gimana ini??"
Devo seperti anak kecil yang merengek pada papahnya yang minta dibelikan mainan.
Dan seperti biasa,, lagi-lagi papah Kevin hanya menggelengkan kepalanya, beliau tak habis pikir kok bisa istri dan anaknya itu satu tipe..."Udah mah...jangan diledek terus,,,rumah itu untuk kalian, hadiah pernikahan dari kami"
"Tuhh kan??!" Devo bersuara.
"Makasih ya pah..mah.." ucap Lisa.
"Semoga kalian kerasan ya tinggal dirumah baru, dijaga dan dirawat baik-baik" pesan mamah Rena pada sepasang suami istri itu.
"Pasti mah" Lisa bersyukur setelah kehilangan kedua orangtuanya, kini ia mendapatkan sepasang mertua yang sangat baik dan sayang padanya.
"Sayang,,bilang makasih tuh sama opa,,sama oma juga" ucap Devo sambil mengelus perut istrinya yang mulai menyembul. Seakan ia sedang mengajak ngobrol calon anaknya. Itu kali pertama ia bisa mengelus janin yang ada dalam kandungan Lisa. Rasanya bahagia sekali hati Devo karena tidak penolakan dari istrinya.
♥️♥️♥️
Seperti biasa ya genks,, Like___komen___ vote
__ADS_1