Cold Hearted A Girl

Cold Hearted A Girl
MADAM MAD


__ADS_3

"Apakah dia orang jahat?" Tanya ibu itu dengan ekspresi serius.


"Saya tidak tau. Selama saya di sana, mereka sangat baik pada saya." Jawaban-jawaban yang diberikan oleh Zyrra, membuat ibu itu makin bingung dan juga penasaran. Jadi, dia kembali bertanya dan Zyrra terus menjawab sambil bercerita tentang keadaan pulau itu.


Akhirnya sang ibu mengerti, mengapa Zyrra memutuskan untuk pergi dari pulau itu. Kemungkinan pulau yang sempat Zyrra tempati adalah milik seorang yang berkuasa dan ingin memiliki niat tertentu pada Zyrra.


"Baiklah aku mengerti sekarang. Kau bisa tinggal di sini jika kau ingin. Perkenalkan namaku Medere, orang-orang di sini memanggilku dengan sebutan madam Med."


"Terimakasih Madam."


"Sekarang kau bersihkan lah dirimu. Aku akan menyiapkan makan malam dan baju ganti untuk kau kenakan nanti."


Madam Mad membantu Zyrra menuju kamar mandi, dengan hati-hati, Madam Mad juga menuntun Zyrra hingga masuk kedalam bathtub. Sikap Madam Mad yang begitu lembut membuat hati Zyrra merasa hangat. Ia tidak tau, apakah di luar sana dia masih memiliki seorang ibu atau tidak. Yang pasti sikap Madam Mad ini, membuatnya merasakan kasih sayang seorang ibu.


Zyrra keluar dari kamar mandi mandi dan telah mengenakan pakaian ganti yang sudah Madam Mad siapkan. Baju itu sebenarnya milik putri Madam Mad yang jarang sekali pulang karena harus bekerja di perusahaan besar dan membuatnya mencari tempat tinggal lain. Terkadang, putrinya itu memang pulang sesekali untuk menjenguk keadaan Madam Mad di rumah mereka.

__ADS_1


Kini, Madam Mad dan Zyrra duduk bersama di meja makan saling menikmati makan malam mereka bersama. Baru saja dari gigitan masuk ke dalam mulut mereka, pintu rumah Madam Mad diketuk dari luar.


"Sepertinya ada tamu, kau teruslah makan. Aku akan membukakan pintu dulu."


Wajah Zyrra langsung tegang saat mendengar suara ketukan di pintu. Zyrra takut itu adalah orang suruhan Robin yang sudah menemukan keberadaannya. Jadi Zyrra mencari tempat bersembunyi kalau-kalau dugaannya benar.


Madam Mad membukakan pintu, didapatinnya wajah sang putri yang tersenyum lebar ke arahnya.


"Surprise..!"


"Lesy.. Kau pulang? Masuklah, Mama telah membuatkan makanan kesukaanmu." Lesy melihat ada sebuah sandal lain di rumah, lalu bertanya kepada ibunya milik siapakah itu. Madam Mad pun menceritakan tentang pertemuannya dan Zyrra sore tadi. Juga sebab mengapa dia menawarkan pada Zyrra untuk tinggal bersamanya di sini.


"Zyrra..!" Nama itu seakan tidak asing di telinga Lesi, ia seakan pernah mendengar nama itu. Dan ketika Zyrra muncul, Lesy terkejut bukan main. Dia amat mengenali wajah cantik itu. Wajah, yang selalu terpampang di setiap sudut ruangan kantor bosnya. Dengan cepat Lesy mengambil ponsel dari dalam tasnya dan mengambil foto Zyrra.


"Benar saja!" Teriaknya lantang penuh kegirangan, membuat Zyrra dan Madam Mad menjadi kebingungan akan sikap Lesy ini.

__ADS_1


Foto itupun Lesy kirimkan kepada atasannya, berharap dugaannya mengenai Zyrra tidaklah salah. Tak lama ponsel Lesi bergetar, bosnya itu langsung melakukan panggilan Vidio.


"Di mana dia?"


Lesi memutar layar ponselnya dan menunjukkan wajah Zyrra. Derai air mata bahagia di mata Jovan tak dapat ia bendung. Tergambar jelas, rasa rindu yang begitu besar pada matanya yang berair.


"Sayang, itu kamu?" Suara parau Jovan, membuat hati Zyrra bergetar, ia seakan familiar akan suara itu. Bahkan ucapan Jovan yang menggunakan bahasa Indonesia pun dapat dengan jelas Zyrra pahami.


[POV AUTHOR: ceritanya, selama di Itali mereka pake bahasa Italia atau bahasa Inggris. maaf ga kasih tau dulu, soalnya ada yang kasih saran ke saya kalau ga perlu di translite kan lagi, toh mereka memang selalu pakai bahasa itu selama di Itali. jadi saya tinggal nulis pake bahasa Indonesia aja biar ga ribet. 😁😁]


Zyrra hanya diam terpaku di tempatnya, ia tidak tahu harus menjawab apa. Zyrra paham jelas apa yang pria dalam ponsel itu tanyakan. Bahkan setetes air mata jatuh di sudut pipi Zyrra tanpa ia sadari.


🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥


Kegaduhan terjadi di pulau pribadi milik Robin setelah mereka tau bila Zyrra sudah tidak ada di kamarnya dan malah digantikan oleh dokter yang melakukan pemeriksaan padanya siang tadi. Kemurkaan Robin pada semua orang yang berada di pulau pribadinya itu membuat semua berada dalam kesulitan. Hampir saja mereka kehilangan nyawa, andai saja Haikal tidak segera tiba dan memberitahukan keberadaan Zyrra.

__ADS_1


Robin membawa beberapa orang untuk ikut dengannya menjemput Zyrra. Dengan menggunakan helikopter, Robin tiba didekat kediaman Madam Mad. Tanpa ada basa basi lagi, orang suruhan Robin itu mendobrak paksa rumah Madam Mad.


BERSAMBUNG....


__ADS_2