
Di sebuah rumah mewah, Wen Xie Luo terbangun dengan banyak luka lebam di tubuhnya. Penyiksaan demi penyiksaan yang ia dapati dari Danone di tiap harinya membuat tubuh wanita Mandarin itu memiliki banyak luka lebam yang masih segar. Bahkan, luka yang belum sembuh pun kembali menganga akibat p*k*lan dan c*mabuk*n dari pria kejam itu.
Air mata Wen Xie Luo tak hentinya mengalir, ia tidak menyangka hidupnya akan menjadi seperti ini. Semakin ia berusaha melawan, maka akan semakin banyak pula penderitaan yang ia dapati. Wen Xie Luo sudah amat lelah, tubuh ringkihnya tak mampu lagi menahan siksaan dan rasa sakit. Meskipun begitu, rasa benci dan dendam di hatinya pada Zyrra sedikitpun tak berkurang. Ia masih tetap menyalahkan Zyrra atas apa yang menimpanya saat ini.
"Aku semestinya sudah duduk bahagia bersama pria pujaanku dan menjadi satu-satunya pemegang kepala keluarga Wen. Tapi semua ini hancur hanya karena kamu wanita s*alan! Aku, tidak akan pernah memaafkan mu dan mengutuk seluruh keturunanmu!"
Itulah kata yang selalu Wen Xie Luo ucapkan di sela-sela rasa sakitnya. Psikis nya mulai terguncang, kewarasan Wen Xie Luo mulai menghilang. Akhirnya wanita itu kini hanya seperti Anjing bagi Danone yang akan ia pertontonkan pada banyak orang.
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
"Terimakasih atas pertolongan Anda pada istri saya." Jovan mengulurkan tangannya untuk menyalami Arya.
"Bukan masalah besar. Suatu kehormatan bagi saya dapat membantu Nyonya Argantara." Ucap Arya dengan nada merendah. "Kalau begitu saya permisi, saya masih harus menghadiri pertemuan dengan seseorang." Arya lalu pergi dari sana. Ia sudah tidak tahan lagi melihat kemesraan yang Jovan berikan pada Zyrra.
"Zyrra..!" Lola datang bersama Baby Zea yang terus menangis mencari sang Ibu. Zyrra menoleh dan meraih putrinya dari gendongan Lola.
"Sayang, cup, cup, cup. Zea takut ya? Maafin Mamah ya? Makasih ya, La, kamu udah jagain anak aku."
"It's ok. Kalo gitu aku balik dulu ya?"
__ADS_1
"Ok. Hati-hati ya."
Jovan membawa putri dan istrinya menuju mobil, ia menggenggam erat pinggang Zyrra seakan takut kehilangan dua bidadari dalam hidupnya itu. Intuisinya mengatakan kalau akan ada hal besar setelah kejadian ini.
"Kenapa ga bawa pengawal?"
"Ih ga ah. Aku risih kalo di ikutin terus."
"Tapi kamu lihatkan sekarang? Kamu hampir aja celaka. Bahkan Zea dan Lola juga terlibat. Aku tau kamu wanita yang mandiri, tapi situasi kita sekarang lagi ga aman."
Zyrra terdiam, ia tidak bisa membantah apa yang suaminya ucapkan karena semua itu memang benar. Sikap keras kepalanya hampir saja membuat putri dan temannya berada dalam bahaya. Zyrra tertunduk dan mengucapkan kata maaf lemah. Jovan menghembuskan nafasnya lalu menggenggam tangan Zyrra.
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
"Stupid. Did he think that the offer he made would make me want to fight the Argantara family? Not to mention that this partnership would bring big trouble to my business. I'm not going to take risks just for a worthless thing like that." Tunjuk Danone pada Wen Xie Luo yang sudah terkulai lemah.
(Bodoh. Apa dia pikir, dengan penawaran yang ia berikan akan membuatku mau melawan keluarga Argantara? Belum lagi kerjasama ini akan membawa masalah besar bagi bisnisku. Aku tidak akan mengambil resiko hanya untuk benda tak bernilai sepertinya.)
"Then what about your agreement with that man named Hendrix? You also know he is not a random person that we can offend."
__ADS_1
"I certainly have other plans, and those that will certainly be more profitable for me." Danone tersenyum sinis. Ia sudah membayangkan keuntungan yang akan ia dapat setelah rencananya itu berhasil.
Memang dulu ia sempat memiliki konflik dengan keluarga Argantara. Namun, ia juga masih harus bersyukur, karena almarhum Tuan Johan masih memberinya kesempatan untuk tetap hidup. Dan hal itu sudah cukup membuatnya jera berurusan dengan keluarga Argantara.
BERSAMBUNG....
Terjemahan buat percakapan di atas:
(Aku tentu sudah memiliki rencana lain, dan yang pasti akan lebih menguntungkan bagiku.)
(Lalu bagaimana dengan perjanjianmu dengan pria bernama Hendrix itu? Kau pun tau dia bukanlah orang sembarangan yang bisa kita singgung.)
🥰🥰🥰
makasih buat dukungan kalian,,,
kalianlah semangat di atas jeritan jari jemariku
tunggu kelanjutan ceritanya ya...
__ADS_1
I ❤️ U all READERSKU 🥰