
Riskan akhirnya mengawasi gerak-gerik Fefin. Ia menawarkan kepada Fefin untuk membutikan jika Fefin tidak ada kaitannya dengan masalah yang dialami Karina. Fefin menyetujuinya dan mulai hari ini Riskan akan memantau Fefin bahkan mendatangi rumah Fefin secara berkala. Ia juga menyadap no ponsel Fefin dan menyelidiki kegiatan Fefin.
Hasil penyelidikan Riska selama beberapa hari ini gerak-gerik Fefin terlihat tidak ada yang mencurigakan. Riska menduga jika Fefin tidak ada kaitannya dengan masalah ini qkan tetapi sepertinya ia trlah dijebak. Orang yang menjebak Fefin pasti tahu kebiasaan Fefin.
Saat ini Alfa sedang berada dikantin rumah sakit bersama Riskan dan Tama. Mereka sedang membicarakan hasil penyelidikannya. Tama telah mendapatkan info aliran dana investasi di perusahaan Doni yang ternyata sangat sulit untuk didapatkan.
"Orang ini benar-benar licik Al tapi aku sudah menemukan aliran dana sepertinya dari Black dan untuk mendapatkan informasi ini kita harus mendapatkan kerjasama dari orang yang cukup kuat karena informasi ini cukup rahasia dan sulit di tembus" Jelas Tama.
"Maksudmu ini terkait dana gelap dari orang yang menyebut dirinya Black?" tanya Riskan.
"Ya" ucap Tama.
__ADS_1
"Jadi pelaku ini memiliki latar belakang berkaitan dengan Black" ucap Riskan.
"Ya dan saya sudah mendapatkan latar belakang mereka yang menurut saya benar dia berkaitan dengan Black walaupun saya masih tidak menyangka dia tega melakukannya" ucap Alfa "Saya harus menemui mereka dan membokar pelaku ini didepan mereka tapi tidak didepan Karina. Saya tidak ingin membahayakan Karina lagi" ucap Alfa disetujui Riskan dan Tama.
"Kita seeting tempat pertemuan kalian, ada beberapa camera dan alat perekam. Karena masalah ini telah kau laporkan Al kita bisa bertindak sesuai hukum dengan bukti-bukti yang kita kumpulkan!" ucap Tama.
"Iya dan saya ingin tahu apa alasannya dia ingin mengganggu hidup Karina selama ini" ucap Alfa.
"Assalamualikum" ucap Alfa membuat Ratna, Herlina dan Karina mengalihkan pandangannya kepada Alfa.
"Udah bisa pulang Bang" tanya Karina.
__ADS_1
"Sudah" ucap Alfa mendekati mereka bertiga.
"Gimana Al hasil penyelidikannya?" tanya Herlina.
"Sudah Ma, tenang saja. Alfa tinggal menangkapnya Ma!" ucap Alfa membuat Ratna dan Herlina merasa lega.
"Alhamdulilah" ucap mereka semua.
"Karina untuk beberapa hari ini sampai masalah ini selesai kamu tidak Abang perbolehkan untuk keluar rumah!" ucap Alfa. Karina menganggukkan kepalanya.
"Kalau kamu Al tidak keberatan bagaimana kalau kalian tinggal beberapa hari di Rumah Mama! Hmmm...Rumah ini rumah yang Sakti belikan untuk Mama dan memang tidak terlalu besar seperti rumah kita yang lama tapi dekat dengan rumah orang tua kamu Al" ucap Herlina membuat Alfa terkejut.
__ADS_1
"Kebetulan Rumah jeng Rukmana di jual, jadi Mama menawarkan sama Mama kamu seminggu yang lalu dan Rumahnya udah siap ditempati" jelas Ratna membuat Karina merentangkan tangannya agar Herlina segera memeluknya. Herlina memeluk Karina dengan erat membuat Alfa tersenyum karena Karina menunjukkan senyum manisnya padanya.