Karina Dan Alfa

Karina Dan Alfa
Coba jawab iya.


__ADS_3

Hari ini Karina masih libur dan Alfa mengajaknya pergi jalan-jalan. Sebenarnya Serena tidak ingin ikut pergi namun Alfa mengatakan jika lebih baik mereka pergi bertiga saja membuat Serena akhirnya setuju. Saat ini mereka berada didalam mobil Alfa. Serena bisa melihat Alfa sangat perhatian pada Karina, sungguh beruntung Karina memilki sahabar seperti Alfa. jika ia menjadi Karina mungkin ia juga akan jatuh cinta kepada sosok Alfa sama seperti Karina.


"Nggak enak ya Ren kalau kita jalan bertiga, jadi saya mau menjemput teman saya nggak apa-apa kan Ren?" tanya Alfa.


"Nggak apa-apa Al, yang mau dijemput teman apa teman?" goda Serena.


"Teman dia laki-laki kok dan belum punya paca Ren" ucap Alfa tersenyuk membuat Karina terkekeh.


"Cie... cie... Serena" goda Karina.


"Rin nggak usah ngejekin gue lo kan juga belum punya pacar!" ucap Serena membuat Karina terkekeh.


"Iya, ya Ren lupa gue" ucap Karina membuat Alfa mengelus kepala Karina sambil tersenyum membuat Serena memegang jantungnya dan tersenyum menggoda melihat kemesraan mereka berdua.


"Gue jadi iri sama kalian berdua, sahabat yang sangat tampan dan perhatian" ucap Serena.


"Nggak usah iri Ren sini gue belai!" ucap Karina mencoba menggapai kepala Serena namun karema Serena berada dibelakanganya membuat Alfa menjaga keseimbangn tubuh Karina dengan sebelah tangannya dan sebelah tanganya memegang stir mobilnya.


"Tenang aja Al, Karina nggak akan jatuh nggak perlu dipengang badanya!" ucap Serena membuat Karina merasa canggung dan kembali duduk dengan tenang.

__ADS_1


"Maaf ya Al!" ucap Karina.


"Nggak apa-apa udah lama nggak lihat kamu jahil kayak gini terakhir kamu seriang banget adu mulut sama Fefin" ucap Alfa.


"Aku jadi kangen Al sama Fefin" ucap Karina membuat Alfa kembali menepuk-nepuk dengan pelan rambut Karina. Fefin adalah salah satu sahabat Karina sejak SMA.


"Nanti kalau aku pulang ke Jakarta kita ajak mereka kumpul!" ucap Alfa.


"Iya" ucap Karina.


Alfa berhenti didepan sebuah rumah yang cukup besar. "Ini tempat tinggalku Rin, aku dan beberapa teman-temanku tinggal disini" jelas Alfa.


"Iya soalnya ini kan koskosan" ucap Alfa. ia segera turun dan menjemput temannya "Tutup pintunya jangan dibuka kecuali aku ya Rin yang datang!" ucap Alfa.


"Iya Al" ucap Karina. Alfa melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah.


Saat ini hanya Karina dan Serena yang berada didalam mobil. "Rin, lo ngomongin apa kemarin sama Alfa? lo nyatain cinta sama Alfa?" tanya Serena penasaran.


"Nggak, malu tahu kalau gue bilang duluan kalau gue cinta sama dia. kalau gue ditolak kan sakit banget Ren" ucap Karina.

__ADS_1


"Jadi kalian ngomongin apaan?" tanya Serena lagi.


"Ngomongi masalah pernikahan gue yang batal Ren" ucap Karina.


Serena menatap Karina dengan tatapan menyelidik "Rin, kalau gue lihat Alfa itu suka lo sama kamu" jelas Serena.


"Masa sih? kalau dia suka sama gue pasti dari dulu dia bilang" ucap Karina. "Kemarin Alfa hanya bilang, jadilah bhayangkarinya" ucap Karina.


Mendengar ucapan Karina membuat Serena melototkan matanya "Ya ampun Rin, otak lo dimana sih? lo jawab apa sama Alfa?" tanya Serena.


"Gue senyum aja" ucap Karina.


"Karin sayang lo tahu nggak kalau istri polisi itu sering disebut ibu Bhayangkari. si Alfa itu minta lo jadi istrinya oon" ucap Serena membuat Karina melototkan matanya karena terkejut.


"Ren gue harus gimana, coba gue bilang iya ya aja ya Ren" ucap Karina.


"Hahaha lucu banget lo ya Rin dikodein malah nggak ngerti" ejek Serena membuat Karina kesal karena ia tidak mengerti ucapan Alfa kemarin.


tbc...

__ADS_1


__ADS_2