Karina Dan Alfa

Karina Dan Alfa
Hadia untuk Alfa


__ADS_3

Mereka segera menyantap makanan yang ada diatas meja dengan lahap hingga semuanya tandas. Karina dan Serena membereskan bekas makanan mereka didapur. "Rin saran aku kamu kasih kadonya ke Kak Alfa nanti aja sebelum tidur Rin, biar romantis!" ucap Serena.


"Iya Ren, renacananya begitu hehehe" kekeh Karina.


Karina sebenarnya ingin memberitahukan berita kehamilannya ini kepada kelurganya tapi ia tidak ingin Adiknya Alfa, Adinda keceplosan dan menghubungi Alfa. Ia ingin Alfa mengetahui berita kehamilannya ini dari dirinya sendiri.


"Aku nanti ajak Kak Tama pulang cepat, biar kalian bisa romantisan!" bisik Serena.


"Iya Ren," ucap Karina tersenyum malu. Saat ini ia membayangkan bagaimana ekspresi bahagia Alfa saat mengetahui ia sedang .


mengandung buah hatinya.


Acara ulang tahun telah selesai dan dapyr juga telah dibersenkan. Saat ini mereka berempat sedang duduk di ruang tengah. Serena memeluk lengan Tama sambil membisikan sesuatu kepada Tama.


"Wah pakai bisikan cinta segala kamu Tam," ucap Alfa.

__ADS_1


"Dulu kalau belum nikah namanya bisikan setan tapi kalau sudah nikah kayak gini namanya bisikan surga," ucap Tama membuat Serena memukul lengan Tama karena malu. "Nggak usah malu Ren, biar mereka tahu juga kalau kamu yang ngajakin!" ucap Tama membuat Serena melototkan matanya sedangkan Tama, Karina dan Alfa tertawa.


"Hahaha... "


Karin nggak kompak banget sih pada hal, aku ingin ngebantuin dia agar Kak Tama mau pulang cepat. Kalau kayak gini, aku nih yang malu.


"Yaudah Tam pulang aja kalau gitu tapi jangan berisik ya Ren!" goda Alfa membuat Serena benar-benar merasa kehilangan mukanya.


Tama memegang tangan Serena dan segera mengajak Serena pulang. Karina tersenyum dan mengacungkan jari jempolnya kepada Serena. Serena membalasnya dengan tersenyum malu, tapi ia bahagia karena malam ini adalah malam yang indah bagi sahabatnya itu. Serena melepaskan tangan Tama agar ia bisa mendekati


"Besok cerita ya Rin!" bisik Serena membuat Karina tersenyum dan ia menganggukkan kepalanya.


Serena dan Tama melangkahkan kakinya keluar dari rumah Alfa dan Karina. Saat ini Alfa sedang duduk di depan televisi sambil memainkan game diponselnya. Karina mendekati Alfa dan memberikan sebuah kado persegi panjang kepada Alfa.


"Untuk Abang tercinta," ucap Karina sambil tersenyum manis membuat Alfa juga tersenyum.

__ADS_1


"Apa isinya, Rin?" tanya Alfa penasaran.


"Menurut Abang apa?" tanya Karina.


"Abang malas nebak karena Abang penasaran banget, Abang langsung buka ya Rin!" ucap Alfa.


"Iya," ucap Karina. Ia menunggu ekspresi bahagia dari wajah suaminya.


Alfa membuka kertas yang membukus kotak itu dan ia melihat isi dari kotak yang ternyata berisi sepatu nike yang Alfa sukai. "Makasi sayang," ucap Alfa menarik sepatu itu keluar dari kotak namun ia melihat sebuah amplop yang berada didalam kotak. "Ada surat cintanya juga ternyata," ucap Alfa.


Karina tersenyum senang karena Alfa terlihat antusias saat mengambil amplop itu. Alfa membuka amplop itu dan ia membaca tulisan mengenai laporan pemeriksaan Karina. Alfa menutup kertas yang ia baca dan ia terpaku lalu kemudian ia segera memeluk Karina dengan erat.


"Ini hadia yang paling berharga bagi Abang Rin, terimakasih sayang," ucap Alfa terharu membuat Karina merasa ia sangat bahagia saat ini. "Abang janji kali ini, Abang akan menjaga kamu dan anak kita Rin!" ucap Alfa.


"Iya Abang, insyallah Karin dan kandungan Karin kuat Bang. Abang nggak usah khawatir!" ucap Karina.

__ADS_1


"Terimakasih sayang," ucap Alfa mencium dahi Karina dengan lembut.


__ADS_2