Karina Dan Alfa

Karina Dan Alfa
penyamaran


__ADS_3

Hari ini adalah acara akad nikah yang telah direncanakan Alfa dan keluarganya. Akad nikah ini dilaksanakan disebuah restauran mewah dan dihadiri oleh beberapa orang saja. Alfa sengaja membuat acara pernikahaan ini menjadi tertutup dan rahasia karena pelaku penyerangan itu masih belum ditemukan.


Alfa sedang mengurus pernikahan kantornya dan juga secara hukum. Namun sekarang yang terpenting Karina bisa tinggal bersamanya dan ia bisa melindungi Karina dengan pernikahan secara siri terlebih dahulu agar tidak menimbulkan fitnah.


Alfa memakai pakaian sehari-harinya kemeja dan celana dasar agar tidak terlalu mencolok dan bisa mengelabui orang-orang yang diperintahkan untuk mengawasinya. Alfa pergi dengan mengendarai mobilnya seperti biasa menuju ke Kantor. Sedangkan Karina memakai pergi ke Rumah Sakit dengan dijemput Serena. Rencananya setelah makan siang mereka akan pergi secara diam-diam menuju restauran yang akan menjadi tempat akad nikah mereka dilangsungkan.


Agar akad nikah ini tidak diketahui orang lain, yang akan datang di sana adalah Alfa, Karina, Serena, Bagas, Tama, Alam, Dewa sahabat Bagas dan Pak penghulu. Pukul dua belas siang Karina mengganti pakaiannya dengan kemeja dan celana dasar tak lupa rambut palsu panjang bergelombang dengan kaca mata hitam yang menempel di hidungnya. Sama halnya dengan Serena yang ikut menyamar dengan memakai pakaian biasa dan menggunakan masker diwajahnya.


"Ayo kita berangkat, Kak Riskan udah ada didepan!" ucap Serena.


"Ayo!" ucap Karina. Keduanya keluar dari ruangan Serena dengan pelan dan melihat keadaan disekelingnya.


"Aman ayo Rin!" ucap Serena.


"Lucu ya Ren kita kayak gini ke akad nikah gue" ucap Karina.

__ADS_1


"Iya hehehe ini unik tahu Rin" kekeh Serena membuat Karina tersenyum.


keduanya berjalan menuju pintu keluar Rumah Sakit yang berada dibelakang bangunan ini


Diluar pagar terlihat Riskan yang sedang berada didalam mobilnya. Mereka segera mendekati Riskan dan mengetuk kaca mobil. "Kak... " panggil Serena.


Riskan menurunkan kaca mobilnya "Ayo masuk!" ucap Riskan membuat Karina dan Serena segera masuk.


Riskan segera melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. "Pasti degdegan ya Rin?" goda Riskan.


"Iya Kak" ucap Karina.


"Aku nggak cantik ya Kak?" tanya Riskan.


"Cantik dong, calon istri Tama pasti cantik" ucap Riskan membuat Serena tersenyum.

__ADS_1


"Senang banget ya Ren dipuji, kalau Tama pasti jarang puji kamu cantik ya Ren?" goda Riskan.


"Mana pernah" ucap Serena.


"Gimana nanti kalau dia minta jatah sama kamu ya Ren? apa langsung bilang begini. Serena saya mau meniduri kamu sekarang!" ucap Riskan menirukan gaya bicara Tama membuat wajah Serena memerah karena malu.


"Nggak kayak gitu juga kali Kak!" ucap Serena kesal. Padahal ucapan Riskan mungkin saja terjadi karena sikap Tama yang terlalu kaku padanya


"Denger-denger sih kalau nanti Tama udah nikah sama kamu Ren dia mau dimutasi diluar kota atau luar pulau jawa. kamu yakin mau ikut Tama kesana?" tanya Riska sambil mengemudikan mobilnya.


"Yakinlah Kak, Serena kalau udah jadi istrinya Tama memang bisa nolak keinginan Tama? mana bisa Kak, belum jadi istri saja Tama selalu bilang dia maunya aku nurut sama dia" ucap Serena membuat Karina tersenyum.


"Kalau Nyonya Alfa ini pasti dengan senang hati mengikuti Alfa kemana-mana" ucap Riskan.


"Iya Kak, aku bakalan ikut kemanapun Alfa pergi walaupun nanti Alfa dimutasi didaerah terpencil aku akan akan tetap ikut!" jelas Karina.

__ADS_1


"Kayaknya kalian berdua nggak yakin ya kalau aku ikhlas mau ikut suamiku kemana aja dia bertugas?" tanya Serena dan dengan kompak Riskan dan Karina menganggukkan kepalanya membuat mereka semua tertawa.


tbc...


__ADS_2