Karina Dan Alfa

Karina Dan Alfa
Penjelasan Karina


__ADS_3

Alfa melangkahkan kakinya keruang tengah dan ia meminta Karina duduk di sofa. "Kamu tunggu disini, Abang ambil koper kamu dulu!" ucap Alfa.


Karina mengedarkan pandangannya, ia melihat foto keluarga Alfa yang terlihat sangat bahagia. Alfa memang sering mencerirakan tentang kedua adiknya yaitu Ayunda dan Adinda. Wajah Karina semakin memucat saat melihat Ratna yang tiba-tiba datang menekatinya. Sejujurnya Karina merasa canggung dan takut. Ia takut Ratna akan segera menolaknya. Karina berdiri dan mengulurkan tangannya membuat Ratna mengulurkan tangannya agar Karina bisa mencium punggung tangan Ratna. satu kata yang ada dibenak Ratna saat ini, jika Karina ternyata adalah anak yang sopan dan baik.


"Duduk Karina!" ucap Ratna membuat Karina kembali duduk. pertemuan Karina dan Ratna bukan pertama kalinya karena dulu ia sering bertemu Karina yang dibawa Herlina ke acara sosialita mereka.


Alfa terlihat menggeret koper ditangannya "Ma... Papa mana?" tanya Alfa.


"Di ruang kerja" jelas Ratna.


"Panggilkan Papa Ma, Alfa mau bicara!" pinta Alfa membuat Ratna menatap Alfa dengan tatapan yang terlihat kesal namun ia segera mengubah ekspresinya saat melihat Karina menatapnya dengan sendu.

__ADS_1


Ratna melangkahkan kakinya meninggalkan Karina dan Alfa. Ia menuju ruang kerja suaminya. Sementara itu Karina menundukkan kepalanya membuat Alfa menarik tangan Karina dan menggegam tangan Karina. "Jangan kahwatir!" ucap Alfa membuat Karina mengangkat wajahnya dan ia melihat senyum manis Alfa yang membuatnya tenang.


Ratna datang bersama Bagas, ia mendekati Karina dan Alfa lalu duduk disofa bersama mereka. Bagas menatap Karina dan kemudian melihat koper milik Karina. "Alfa ingin menjelaskan apa yang terjadi agar Papa dan Mama tidak menebak maksud Alfa membawa Karina pulang ke Rumah kita!" jelas Alfa.


"Papa yakin Al, kamu tidak akan mengecewakan Papa!" ucap Bagas mencoba menebak apa yang terjadi saat ini.


"Mungkin Papa dan Mama berpikir kalau Alfa yang membawa lari Karina tapi Alfa sama sekali tidak membawa lari Karina Pa, Ma" ucap Alfa.


"Maafkan saya Tante, saya tidak bermaksud melibatkan permasalahan saya dengan Alfa" ucap Karina sendu membuat kemaranan Ratna lenyap saat mendengar suara Karina yang terlihat lemah.


Bagas menghembuskan napasnya "Jelaskan Al semuanya!" ucap Bagas.

__ADS_1


"Biar Karina aja yang jelasin Om, apa boleh Om, Tante?" tanya Karina.


Ratna dan Bagas saling berpandangan dan keduanya lalu menganggukkan kepalanya. Alfa menggelengkan kepalanya namun ketika melihat Karina tersenyum padanya, akhirnya Alfa membiarkan Karina menjelaskannya kepada Ratna. "Tante, Om... Alfa nggak salah Tante. Hubungan Karina dan Doni berakhir karena kesalahan Doni. Mama memang berharap Karina menikahi Doni karena mamanya Doni sahabat Mama dan juga Doni bisa membantu investasi perusahaan Papa. Tapi Doni selingkuh dengan rekan kerja Karina. Karina kahirnya mengambil keputusan membatalkan pernikahan Karina. Kalau masalah Samuel, Karina nggak mau dijodohkan lagi karena Karina ingin menentukan suami pilihan Karina sendiri" jelas Karina.


Alfa melihat wajah Mamanya sedikit melunak membuatnya segera mengatakan keinginanya saat unu "Ma, Pa... Alfa ingin menikahi Karina!" ucap Alfa membuat Ratna menghembuskan napasnya.


"Orang tua Karina tidak setuju dengan pernikahan kalian" ucap Ratna.


"Papa Karina setuju Ma dan beliau bersedia menjadi wali nikah Karina, Ma" jelas Alfa. "Alfa bisa menghubungi Om Alam sekarang juga!" ucap Alfa.


tbc..

__ADS_1


__ADS_2