Karina Dan Alfa

Karina Dan Alfa
Alfa


__ADS_3

Alfa baru saja sampai di Kantor. tadinya ia baru saja rapat bersama rekan-rekan mengenai pemecahan beberapa kasus pembunuhan yang terjadi di kota ini. Alfa menjadi salah satu pemimpin di Timnya yang bertugas memecahkan kasus pembunuhan dan perampokan. sebagai seorang polisi yang tamat dari taruna, Alfa memiliki jabatan cukup tinggi, apalagi Alfa sekarang telah menamatkan S2 jurusan Hukum.


Alfa menyadarkan tubuhnya dikursi. Tadi pagi ia dihubungi Mamanya dan sang Mama memintanya untuk segera menikah. permintaan yang sangat sulit bagi Alfa karena perempuan idamanya mungkin saja sekarang telah menikah. Karina cinta pertamanya sejak ia SMA. Berawal dari persahabatannya bersama Karina sejak saat itu ia selalu memperhatikan sahabatnya itu dalam diam.


perasaan itu tumbuh begitu saja sampai saat ini. Bagi Alfa, Karina itu adalah salah satu perempuan selain Mamanya yang mendukung cita-citanya. Alfa ingin mengucapkan kata sayang dan cinta tapi saat ia berhadapan didepan Karina bibirnua sulit untuk berucap karena tidak ingin Karina menjauh ketika Karina tahu persaannya selama ini.


Alfa menghembuskan napasnya dan ia mengambil ponselnya dan menghubungi Mamanya jika ia setuju dikenalkan oleh salah satu anak teman Mamanya. Mungkin dengan mengenal perempuan lain Alfa perlahan-lahan bisa melupakan Karina. Namun saat Alfa membuka ponselnya ia melihat pesan dari Karina dan segera membukanya. senyum Alfa terbit saat mengetahui Karina berada di Semarang. Alfa segera menghubungi Karina dan menanyakan dimana Karina tinggal agar ia bisa segera menemui Karina.


Halo Asaalamualikum" terdengar suara yang sangat Alfa rindukan tapi saat mendengar suara Karina yang serak membuatnya khawatir.


"Waalikumsalam, Kamu dimana? dan kenapa dengan suara kamu Rin?" tanya Alfa.


"Aku takut Al hiks...hiks... " tangis Karina pecah membuat Alfa sangat kahwatir saat ini.

__ADS_1


"Kamu di mana? aku kesana sekarang!" ucap Alfa.


"Aku di hotel Alexsander Al" jelas Karina.


"Jangan nangis, aku kesana ya! Assalamualikum".


"Waalaikumsalam" ucap Karina


Alfa membaca pesan dari Karina yang memberikan nomor kamar hotel tempat Karina tinggal. Alfa segera masuk kedalam lify dan menekan lantai empat. Ia melihat no 103 dan segera mengetuknya. Pintu terbuka dan sosok Serena tersenyum saat melihat laki-laki yang ada dihadapanya.


Belum sempat Alfa mengatakan sesuatu Serena segera membuka pintu kamar dengan lebar "Alfa ya?" tanya Serena.


"Iya" ucap Alfa dingin membuat Serena bertambah kagum karena ternyata apa yanh dikatakan Karina benar sosok Alfa adalah sosok yang pastinya dikagumi banyak perempuan.

__ADS_1


"Silahkan masuk, Karina ada didalam!" ucap Serena.


"Hmmm Rin, Alfa udah datang, gue ke restauran dibawah ya soalnya gue lapar banget!" ucap Serena. ia sengaja memberikan waktu kepada Alfa untuk berbicara berdua saja dengan Karina.


Karina segera mendekati mereka. "Iya Ren" ucap Karina. ia kemudian tersenyum melihat Alfa yang saat ini berdiri dihadapanya. Serena segera mengambil dompetnya dan ia melangkahkan kakinya keluar dari kamar hotel.


Saat ini Karina menatap Alfa dengan tatapan rindu dan entah mengapa ia mencoba memberanikan diri untuk mendekati Alfa lalu memeluknya. Alfa terkejut namun ia membiarkan Karina memeluknya dengan erat. Alfa mendengar isak tangis dari bibir Karina membuatnya segera masuk dan menutup pintu lalu menuntun Karina agar duduk bersamanya.


Karina melepaskan pelukannya dan ia menatap Alfa dengan sendu "Maaf Al, aku..."


"Tidak apa-apa Rin, kamu apa kabar?" tanya Alfa menatap wajah cantik yang sangat ia rindukan.


tbc...

__ADS_1


__ADS_2