Karina Dan Alfa

Karina Dan Alfa
Pagi pertama


__ADS_3

Alfa membuka matanya saat merasakan napas hangat didadanya. Karina telah tidur dengan lelap, Alfa mengelus kepalanya dengan lembut. Ia bisa dengan jelas menatap wajah cantik yang sejak dulu sering ia mimpikan. Alfa dulu pernah berpikir akan melakukan hal nekat ketika menerima kabar jika Karina saat itu akan segera menikah. Tapi saat itu ia mendengar nasehat Tama yang mengatakan jika Karina adalah jodohmu pasti ada jalan untukmu untuk mendapatkannya.


Alfa mengeratkan pelukannya "Saya sayang kamu Krain" ucap Alfa tersenyum dan ia kembali memejamkan matanya.


Suara Azan yang berkumandang dari ponsel Alfa membuat Alfa terbangun, alaram ini sengaja Alfa hidupkan sebelum Azan subuh tiba. Ia melihat Karina yang masih terlelap membuatnya menggoyangkan lengan Karina dengan pelan. "Rin sudah subuh!" ucap Alfa.


karina membuka matanya dan melihat wajah tampan Alfa yang saat ini sedang menatapnya. Karina tersenyum namu ia segefa terduduk dan menatap Alfa dengan malu karema tadi ia kira ia sedang bermimpi. Alfa memajukan wajahnya dan cup...Alfa mencium bibir Karina dengan cepat.


"Ciuman selamat pagi" ucap Alfa segera berdiri dan turun dari ranjang. Alfa membelakangi Karina dan ia melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar mandi.


Karina sangat terkejut dengan tingkah Alfa yang tiba-tiba menciumnya. Ia memegang kedua pipinya dan kemudian menepuk-nepuknya. "Astaga gue malu-maluin banget" ucap Karina.


Karina segera bangun dan melangkahkan kakinya menuju lemari pakaian Alfa. Ia mengambil baju kokoh dan kopiah untuk Alfa. Karina telah diajarkan oleh ibu mertuanya bagaimana cara melayani suaminya dengan baik. Karina sangat semangat mendengarkannya namun tidak dengan Adinda dan Ayunda yang sangat hapal dengan kata-kata mamanya serta kebiasaan Mamanya yang selalu menceritakan bagaimana ia melayani Papa mereka.


Alfa keluar dari kamar mandi dan tersenyum melihat Karina yang saat ini sedang menunggunya. "Abang mau ke masjid Rin, kamu kalau sudah sholat tidur aja lagi!" ucap Alfa.


"Nggak Bang, Karin mau bantu Mama masak" ucap Karina.


Alfa memakai baju kokohnya didepan Karina membuat wajah Karina memerah. Karina membelakangi Alfa yang saat ini mengambil sarung lalu memakai celananya. "Udah nggak kelihatan juga Rin" ucap Alfa membuat Karina membalikan tubuhnya dan menatap Alfa dengan tatapan malu.

__ADS_1


"Abang pergi ya Rin, Assalamualikum" ucap Alfa.


"Waalikumsalam" ucap Karina.


Alfa segera melangkahkan kakinya keluar dari kamarnya dan ia menuju masjid bersama Bagas Papanya. Sementara itu Karina segera mandi dan melaksanakan sholat subuh. Setelah itu ia menuju dapur untuk membantu ibu mertuanya memasak sarapan pagi untuk keluarga mereka. Karina melangkahkan kakinya mendekati Ratna.


"Masak apa Ma?" tanya Karina.


"Nasi goreng teri kesukaan Dinda sama bubur kacang hijau kesukaan suami kamu" ucap Ratna.


"Ma, Karina nggak bisa masak bubur kacang hijau ma. Hmm... Karina mau belajar masak sama Mama" ucap Karina.


"Kamu lihat aja Mama masak nanti pasti kamu bisa, memang Herlina Mama kamu nggak pernah memintamu untuk masak Rin?" tanya Ratna.


Ratna tahu sebenarnya Herlina sangat menyayangi Karina tapi mungkin rasa benci Herlina begitu besar karena Karina sangat mirip dengan Mama kandungnya. Itu yang Ratna dengar dari cerita suaminya. Bagas mendengar cerita itu dari Alam Papanya Karina saat keduanya berbincang bersama.


"Kamu lihat aja ya nak, nanti kamu bisa" jelas Ratna.


Sebenarnya Karina sudah sering melihat cara-cara memasak dari video tentang masakan di utube tapi ia belum pernah mempraktekannya karena ia dilarang untuk masuk kedapur oleh Herlina. Belajar dari mertuannya untuk memanjakan lidah suaminya adalah pilihan yang tepat. Apalagi perempuan dikeluarga suaminya ini ternyata sangat mahir memasak.

__ADS_1


"Ayo dicicip nak!" ucap Ratna meminta Karina untuk mencicipi nasi goreng buatanya.


"Enak Ma" jujur Karina.


"Sebenarnya Alfa juga suka tumis ketan dengan ikan teri" ucap Ratna.


"Karina sepertinya belum pernah Ma makan ketan tumis Ma" ucap Karina.


"Besok Mama buatin ya, pokoknya nanti setelah kamu pinda bersama Alfa diasrama polisi kamu sudah bisa memasak" ucap Ratna.


Alfa yang baru saja pulang dari masjid mendengar ucapan Mamanya membuat Alfa menghela napasnya. "Ma, Alfa tidak masalah jika Karina tidak bisa. memasak" ucap Alfa.


"Tapi Karina ingin bisa memasak makanan kesukaan Abang!" ucap Karina.


"Wah pagi-pagi udah sibuk aja didapur" ucap Adinda melangkahkan kakinya mengambil segelas air putih lalu meminumnya


"Udah sholat dek?" tanya Alfa.


"Udah tadi dibangunin sama Omnya tetangga" ucap Adinda. "Mama masak makanan kesukaan Dinda, makasi ya Ma!" ucap Adinda mencium pipi Ratna.

__ADS_1


"Sana ganti baju Din, katanya pagi ini kamu mau ke kampus!" ucap Ratna.


"Belum tahu Ma mau kekampus apa nggak. Karena sebentar lagi bibi datang dan sekarang ada Mbak Karina yang nolongin Mama, Dinda tidur lagi ya Ma!" ucap Adinda segera melangkahkan kakinya dengan cepat sebelum mendengar kemarahan Ratna mamanya karena ia memilih untuk tidur lagi.


__ADS_2