Karina Dan Alfa

Karina Dan Alfa
Kucing kesayangan


__ADS_3

Karina dan Serena mengikuti Idris untuk tinggal di Rumah Dinasnya selama dua hari. Saat mobil mereka sampai dua ajudan Idris segera membuka pintu mobil dan menyambut kedatangan mereka. Karina merasa canggung karena baru pertama kalinya ia datang kekediaman orang tua Serena dan ternyata orang tua Seren adalah seorang pejabat.


Sesosok perempuan parubaya menyambut kedatangan mereka dengan senyum yang mengembang membuat Karina ikut tersenyum. Karina bisa melihat betapa Mamanya Serena sangat menyayangi Serena.


"Seren kok tega banget sama Mama nggak bilang kalau kamu ada di Semarang? Mama kangen tahu. Padahal rencananya besok Mama mau jenguk adik kamu setelah itu Mama langsung ke Jakarta menemui kamu!" jelas Maria sambil memeluk Serena. "Loh ini siapa? cantik banget" puji Maria menatap kagum Karina. Ia melepaskan pelukannya pada Serena. Karina segera mendekati Maria dan mencium punggung tangan Maria.


"Apa kabar Tante, saya Karina" ucap Karina membuat senyum Maria makin mengembang.


"Ini toh yang namanya Karina, ya ampun nak kamu cantik banget. Kamu tahu nggak? Serena itu selalu saja menceritakan kamu sama Tante dan Om" jelas Maria.


"Emang Serena cerita apa saja Tante?" tanya Karina.


"Ma, ajak masuk dulu dong mereka!" ucap Idris memperingatkan istrinya jika saat ini mereka masih berada di Teras Rumah.


"Hehehe Mama hampir lupa, ayo masuk nanti kita cerita-cerita ya!" ucap Maria mengajak Serena dan Karina masuk "Ayo Mama antar kalian ke Kamar!".

__ADS_1


"Ma, Seren mau sekamar sama Karin ya Ma!" ucap Serena.


"Iya, kamu pasti mau curhat mengenai Tama. Aduh Mama nggak nyangka banget kalau kalian itu pacaran!" ucap Maria membuat Serena melototkan matanya dan Karina menahan tawanya.


"Enggak Ma, Mama itu salah paham. Nanti deh Seren ceritain Ma!" jelas Serena.


Maria membuka pntu kamar "Kamu nggak usah bohong sama Mama Ren, mana ada kalau nggak pacaran jalan ke Mall berduaan dan ke toko sepatu lagi. Tahu aja kamu kalau uang remun baru keluar. Jangan minta dibeliin ini itu sama Tama sebelum kamu nikah sama dia!" ucap Maria masuk kedalam kamar dan menghidupkan lampu kamar.


"Mama salah paham, Seren baru pertama kali ketemu Tama Ma, kalau Mama nggak percaya Mama tanya deh sama Karina!" kesal Serena.


"Mamaku sayang, jangan mikir yang enggak-enggak atau berencana yang aneh-aneh ya!" ucap Serena membuat Karina kembali menahan tawanya.


Karina melihat suara ponselnya dan ia kembali ketakutan saat melihat pesan yang dikirimkan Doni padanya. Meskipun berulang kali Karina memblokir nomor-nomor baru milik Doni tapi tetap saja Doni selalu menerornya seperti saat ini.


Apa kabar sayang? Aku tahu kamu akan selalu merindukanku. Kamu pasti kangen aku kan? Kamu harus selalu ingat mesti kamu perhi jauh dariku. Aku akan selalu bisa menemukanmu. Jangan lari kalau kau lari kau akan sama seperti binatang kesayanganmu!

__ADS_1


Karina melihat foto kucing kesayangannya yang telah mati bersimbah darah membuat Karina melempar ponselnya membuat Maria dan Serena terkejut. "Ada apa Rin?" tanya Serena panik melihat sahabatnya yang tiba-tiba melempar ponselnya.


Karina menyembunyikan ekspresi paniknya dan tersenyum "Ngeliatin berita aneh bikin aku kaget" bohong Karina membuat Serena tahu jika ada sesuatu yang disembunyikan Karina.


"Yaudah kalian beres-beres dulu ya! Mama mau siapkan makanan untuk kalian!" ucap Maria segera melangkahkan kakinya meninggalkan mereka.


Karina mengambil ponselnya dan ternyata ponselnya itu telah rusak karena berulang kali ia mencoba menghidupkan ponselnya ternyata ponselnya itu tidak kunjung menyala. "Rusak" ucap Karina.


"Nih telepon Alf gih, kamu pasti hapal nomor ponsel Alfa!" ucap Serena membuat Karina menganggukan kepalanya.


"Nanti aja Ren!" ucap Karina.


"Oke" ucap Serena segera merapikan barang mereka dan menggantung pakaian mereka kedalam lemari.


tbc...

__ADS_1


__ADS_2