
Karina melangkahkan kakinya menuju kamarnya, ia segera mengambil kopernya dan memasukkan barang-barang miliknya. Mama yang sangat ia sayangi, ternyata bukanlah Mama kandungnya, bahkan Mamanya tampak tak peduli dengan kebahagiaannya membuat Karina terluka. Dulu apapun yang Mamanya inginkan Karina selalu berusaha untuk. mengikutinya walaupun terkadang tidak sesuai keinginannya tapi kali ini ia tidak bisa menuruti keinginan Mamanya.
Karina menutup kopernya dan ia kemudian membuka laci bufet dan mengambil kotak berisi kenangannya semasa SMA. Karina mengambil satu buah tas jinjing dan juga memasukannya kedalam tasnya. Karina kembali terisak saat melihat foto ia dan Mamanya yang tersenyum bahagia saat keluarganya pergi liburan ke Singapura.
"Mama, Karin sayang sama Mama hiks...hiks... tapi Karin cinta sama Alfa, Ma" isak tangis Karin terdengar sangat memilukan. Karina memeluk kedua lutunya sambil memikirkan bagaimana kehidupannya selanjutnya tanpa keluarganya.
Papanya melakukan semua ini demi dirinya karena Papanya tahu, Mamanya tidak akan berhenti menjodohkan dirinya dengan laki-laki kaya lainnya demi ambisinya. Karina mengambil ponselnya dan ia segera menghubungi satu nama yang menjadi penyemangat hidupnya yaitu Alfa.
"Assalamualikum, Al" ucap Karina serak membuat Alfa yang terkejut dan penasaran kenapa Karina bisa menangis seperti ini.
"Waalikumsalam, kamu kenapa Rin?" tanya Alfa.
"Karin nggak mau dijodohin lagi Al, hiks...hiks...Mama marah sama Karin Al" jelas Karina sambil terisak.
"Coba kamu ceritakan semuanya sama saya Rin!" pinta Alfa.
"Tadi kita kedatangan tamu, mereka teman Mama dan kebetulan Pak Jhoni itu rekan bisnis Papa. Mama jodohin aku sama Samue anaknya Pak Jhoni Al, aku nggak mau. Aku udah bilang sama Mama dan Papa kalau aku udah milih kamu! tapi Mama hiks...hiks..." tangis Karina kembali terdengar membuat Alfa menghela napasnya.
__ADS_1
"Hari ini saya dan Tama kembali ke Jakarta. Sekarang kita dalam perjalanan. Kamu jangan sedih lagi ya Rin! aku janji bakalan ketemu keluarga kamu, apapun resikonya kita hadapi sama-sama ya!" pinta Alfa.
Alfa sudah bisa menduga jika Herlina tidak akan menyetujui hubungannya dengan Karina mengingat hubungan buruk Mamanya dan Herlina.
Karina menganggukan kepalanya "Iya Al, hiks...hiks...".
"Doakan saya dan Tama selamat sampai tujuan!" ucap Alfa.
"Aminnn". ucap Karina.
"Iya nanti setelah saya sampai di Jakarta saya akan menemui kamu!" ucap Alfa.
"Iya, Al" lirih Karina.
"Assalamualikum".
"Waalikumsalam".
__ADS_1
Karina menutup ponselnya dan ia segera berdiri sambil membawa tas jinjing dan menggeret kopernya. Karina turun dan ia melihat Sakti dan Alam yang saat ini menatapnya sendu. Sakti mengambil alih tas dan koper Karina dari tangan Karina. Alam kembali memeluk Karina. Mata Karina mencari keberadaan Mamanya dan ternyata ia tidak menemukan dimaa Herlina berada.
"Biarkan Mamamu menyadari betapa pentingnya kamu dalam hidupnya!" ucap Alam. Ia sengaja membiarkan Karina pergi agar istrinya sadar dengan perbuatannya. "Sakti antar adikku ke tempar Serena!" ucap Alam.
"Iya Pa" ucap Sakti.
Alam mencium dahi Karina dan ia melepaskan pelukannya. Putri kecilnya yang telah kehilangan ibunya sejak kecil lebih menderita dati dirinya yang kehilangan istri yang sangat ia cintai. Alam hanya ingin Karina hidup dengan laki-laki yang ia cintai.
Karina melangkahkan kakinya keluar dari rumah bersama Sakti membuat Alam terduduk dan menatap punggung Karina yang menjauh dengan tangis yang tertahan. Putrinya ia lepaskan agar bisa menata hidupnya tanpa harus memikirkan ucapan Herlina yang pastinya akan mendorong Karina untuk menikah karena bisnis.
*Maafin Papa Karina, semua yang Papa lakukan untuk dirimu nak. Papa sayang padamu, apalagi Mamamu Kirana.
Bagi Mamamu Kirana kehadiranmu dalam hidupnya adalah anugerah yang luar biasa. Papa pernah memilih antar kau dan Mamamu tapi Papa memilihmu karena Mamamu memaksa Papa. Papa menyayangimu nak*...
Saat ini tangisan Alam sudah tidak terbendung lagi, ia terisak mengingat masalalu yang menyakitkan yang harus menimpa dirinya dan almarhum istrinya saat itu. Pernikahannya dengan istri keduanya membuat Kirana terluka tapi Kirana adalah sosok wanita hebat yang tidak akan mungkin Alam lupakan.
tbc
__ADS_1