
"Tidak apa-apa Rin, kamu apa kabar?" tanya Alfa menatap wajah cantik yang sangat ia rindukan.
"Baik Al" ucap Karina berdiri dan mendekati meja. "Mau minum apa Al? aku pesanin atau yang ada hanya teh dan kopi inistan" ucap Karina.
Alfa menatap Karina dengan pandangan menyelidik, tiga tahun ia dan Karina duduk dibangku SMA dan bersahabat. Diantara para sahabatnya Karina adalah yang paling dekat dengannya. Bagi teman satu angkatannya Alfa itu hanya untuk Karina. Oleh karena itu setiap Karina mengikuti ekstrakulikuler pasti ada Alfa yang akan menunggunya pulang dan mengantarnya sampai ke rumah.
"Aku sedang tidak haus, aku hanya ingin berbicara denganmu dan mendengar apa yang membuatmu takut?" ucap Alfa.
Karina tersenyum dan ia kembali duduk disamping Alfa. "Kamu tetap Alfa yang dulu aku kenal Al" ucap Karina.
"Maaf aku tidak bisa datang ke pernikahanmu" ucap Alfa.
Karina mencoba untuk tersenyum namun enath mengapa ia menteskan air matanya. ia segera menghapusnya agar Alfa tidak melihat jika ia sedang menangis. "Kenapa menangis?" tanya Alfa mengangkat wajah Karina. ia menata mata Karina dengan tatapan penasaran membuat jantung Karina berdetak dengan kencang.
__ADS_1
"Sebenarnya, aku tidak jadi menikah Al. pernikahanku batal" jelas Karina membuat Alfa terkejut.
Alfa menarik Karina kedalam pelukannya "Tidak apa-apa berati dia bukan jodohmu!" ucap Alfa membuat Karina menganggukkan kepalanya.
Karina merasakan kehangatan dalam pelukan Alfa. Mungkin keberaniannya muncul untuk berpisah dari Doni karena Tuhan menunjukkan siapa Doni yang sebenarnya. Tapi keraguan akan pernikahannya dengan Doni sudah sejak lama ia rasakan. Terlebih lagi ia tetap tidak bisa melupakan laki-laki yang berada dipelukannya saat ini.
"Tadi kenapa kau menguhubungiku dan mengatkan jika kau takut? ceritakan semuanya padaku dan aku pasti akan membantumu!" ucap Alfa.
"Apa kau akan benar-benar membantuku?" tanya Karina melepaskan pelukannya dan menatap Alfa dengan tatapan penuh harap.
"Doni tadi menghubungiku dan bilang dia tidak akan melepaskanku, aku takut Al dulu dia sering memukulku jika aku tidak mengikuti keiinginannya. Dia tidak akan melepaskanku" jelas Karina. "Aku memutuskan berpisah darinya dan membatalkan pernikahan kami bukan hanya karena dia sering main tangan tapi di selingkuh dengan temanku sesama dokter. Dokter Ira teman kerjaku di Rumah Sakit, aku melihatnya bersama Doni sedang tidur tanpa busana di Apartemen Doni hiks...hiks... " jelas Karina membuat Alfa kembali memeluknya.
"Jangan menangis, lupakan kejadian itu hmmm... aku tidak akan membiarkan Doni mendekatimu lagi!" ucap Alfa.
__ADS_1
aku juga tidak akan membiarkan laki-laki manapun mencoba mengambilmu dariku Karina.
"Terimakasih Al, tapi aku tidak lama disini Al" ucap Karina.
"Bisakah kau menungguku pulang dan menetep di Jakarta? aku berjanji akan pulanh untukmu!" ucap Alfa.
Karina menganggukkan kepalanya dan tersenyum melihat tatapan Alfa padanya. "Sebagai seorang sahabatmu boleh aku memintamu untuk tidak mendekati laki-laki lain?" tanya Alfa.
"Ya" ucap Karina. sejujurnya ia belum siap. menjalani hubungan dengan laki-laki lain. ia takut jika ia akan bertemu laki-laki seperti Doni lagi.
Alfa berdiri dan melangkahkan kakinya mendekati jendela kamar hotel ini, ia melihat pemandangan indah dari sana. "Aku punya penawaran untukmu Karin, agar aku berhak melindungi dan menjagamu " ucap Alfa membuat Karina menatap Alfa dengan tatapan penasaran.
"Apa itu Al?" tanya Karina.
__ADS_1
"Jadilah Bhayangkariku!" ucap Alfa membuat Karina bingung namun ia kemudian hanya tersenyum mendengar ucapan Alfa.
tbc...