Lembayung Senja

Lembayung Senja
Risalah Ngidam???


__ADS_3

Lembayung


"Taraaaaaa.... ini hadiah buat ponakan kecil kami. " Risa, Nindy dan Gadis membawa banyak hampers besar-besar masuk ke dalam kamarku.


"Ma syaa Allah.... banyak bangeeet guys! Tapi kan masih lama launching nya.. btw makasih yaa... "


"Waaaahhh... rezeki ponakan onty niiih.. apa aja isi nya yaaaa.. aku buka ya teteh teteeh.. " Kata Bintang antusias, kami berdua sedang mengobrol di kamar dan sesekali juga mengajak ngobrol baby E, di jawab oleh anakku dengan tendangan.


"Eeeiits! jangaan dulu sekarang.. kamu yang riweuh! dasar Bintang! " Gadis menahan bahu Bintang yang sudah setengah beranjak.


"Iih meuni pelit gitu jugaa.. " Ia duduk kembali dengan bibir nya yang sudah maju.


"Hahaha.. jangan ngambek! nanti kalau kamu punya baby teteh kasih juga deh! " Hibur Gadis, menoel hidung Bintang.


"Beneran yaaa.. cing banyak pokokna! kalau perlu seisi toko biar aku ga usah beli! hehhe.. "


"Kamu masih kelas 1 SMA udah kepikiran pengen punya baby! " Kataku sambil berjalan mendekati hampers yang tenggorok di lantai.


"Teteh juga nikah nya pas masih SMA.. aku juga pengen nikah mudaa.. biar nanti kalau punya anak jadi kaya seumuran pas udah gede nya.."


Kami semua hanya tertawa mendengar celoteh Bintang, adekku memang jadi salah moodbooster ku dikala menjalani masa-masa kehamilan tanpa Senja. Begitu juga semua orang yang sayang padaku.. mereka semua selalu menghibur dan bisa membuatku sejenak melupakan rasa rindu ini yang semakin lama semakin menggunung.


"Aku pengen banget makan makanan khas Italy.. kita ke resto xxx yuuk yang di lengkong besar.. aku tadi abis googling." Tiba-tiba, aku mendambakan masakan ala ala sana.


"Oh My... mentang-mentang bapaknya blasteran sono, ngidam nya juga beda.. orang tuhh kalau lagi ngidam bukan nya eneug ya makan makanan yang banyak keju-kejuan?" Nindy terheran-heran. Pasalnya kemarin kemarin waktu ke mall.. ngidam nya pengen makan pizza large extra keju.


"Ga tauu.. aku juga ga ngerti, kenapa ko orang hamil bisa ngidam ya?emang beneran bisa ngeces nanti baby nya? tapi aku kan udah masuk trimester 3..masa masih ngidam? "


"Itu tuh mitos tau Yung! ngidam tuh karna perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan. itu tuh salah satu faktor penyebab ngidam pada ibu hamil..Perubahan hormon itu kemudian mempengaruhi reseptor lidah trus memicu timbulnya keinginan bumil untuk makan makanan tertentu." Risa si calon dokter mulai mengeluarkan fatwa.


"Anehnya tapi dulu ga suka banget sama yang namanya makanan berkeju.. eneug pisan,sampe-sampe minum susu juga aku mah ngga.. "


"Karna kadar hormon yang berubah itu lah yang jadi penyebab kenapa ibu hamil tiba-tiba bisa menginginkan makanan tertentu padahal sebelumnya ga begitu suka!" Terang Risa lagi.


"Tau ga guys.. munculnya keinginan untuk makan jenis makanan yang tidak biasa itu ternyata tandanya kalau tubuh ibu hamil kekurangan nutrisi tertentu saat hamil!"


"Maksudnya Ris? " Gadis penasaran.


"Jadi misalnya nih saat ibu hamil pengen banget makan buah-buahan yang rasanya asam.Dalam kondisi lainnya, keinginan si ibu hamil yang ga biasa ini diduga ada kaitannya sama kekurangan zat besi, vitamin C, kalsium untuk ibu hamil dan lainnya.Jadi ngidam itu kaya upaya tubuh ibu hamil untuk mendapatkan asupan vitamin maupun mineral yang hilang melalui mengonsumsi makanan ataupun minuman apapun yang di pengen. "


"Kalau kata aku sih yaa.. Intinya... ibu hamil kan kadang ada juga yang makan ini ga masuk... makan itu ga masuk.. atau ada yang masuk.. eh keluar lagi karna kemuntahin..Rasanya itu ya waaaah nikmat banget sampe tenggorokan sama perut sakit!! nah dari pada ga makan kan? jadi yah mau gimana lagi... ya udah deh..akhirnya ngebayangin makanan yang lagi pengen di makan aja..Jadi sebenernya ngidam itu kaya sinyal gitu bukan sih Ris? " Aku menimpali.


"Yaap.. exactly..!"


"Ko kamu tau Ris? " Tanya Nindy.


"Yaa nyari tau dong! mhhhmmm.. calon ibu dokter.. hehhhe! "


"Iyaah deh iyaah..ibu dokter... thanks info nya lho..! "


"Nanti juga kalian ngalamin deh.." Kataku sok.


"Nah ini lagi bumil... kalau gitu hayuu kita kemon nyari makanan yang teh Ayung pengen yuuk.. berarti baby lagi butuh nutrisi protein yang berasal dari keju... " Semangat Bintang.

__ADS_1


"Hayuuu.. " Jawab semua serentak.


Baby.... kamu tau?


Umma di kelilingi orang-orang baik yang menyayangi kita, meskipun Baba belum bisa berada dekat dengan kita...


Sabar yaaa...


We really love you baby E...


***


Gadis


Kami berlima sudah sampai di salah satu restoran Italia yang berada di kawasan jl.Lengkong Bandung. Demi menunaikan keinginan sang bumil yang ngidam pengen makanan khas sana.


Here we are..


"Aku mau Chicken Fettuccine..BBQ Dips Pizza with double mozarella cheese...sama Calzone and Carbonara. Terus minumnya apa yaa? Chamomile Tea aja! " Ayung langsung menyambar buku menu dan memesan menu tanpa pikir panjang.


Kami semua tertegun dan membelalakan mata, "Ga salah Yung?"Tanyaku sambil mengambil buku menu dari tangannya.


"Ngga.. ini tuh semua keinginan dede utun anak aku.. " Katanya datar.


"Nanti kalau ga abis gimana? " Tanya Risa sambil ikut memilih-milih menu.


"Kalau ga abis? kan ada adekku Bintang.. "


"Yaaahhh.. gimana atuh? biasanya kalau ada suami aku, makanan suka abis semua, dia mah ga jijik makan sisa aku.. " Keluh Ayung, mungkin mengingat kebiasaan Senja.


"Masa sih teh? di paksa ku teteh ya? a Senja mah kan bucin pisan ke teteh.. jadi mau-mau aja kalau teteh yang nyuruh! "


"Ngga ihh.. malah aku suruh buang.. tapi katanya ga boleh.. mubazir! dia mah baik tau! " Lagi-lagi Ayung mengeluh.


"Cieee... yang sama-sama bucin! " Goda Nindy.


Ayung terlihat tersipu dan pipi nya merona seperti biasa jika ia merasa malu.


"Ya udah deh.. gini aja.. sok bumil pengen makan apa aja? nanti kita pesennya porsi yang small aja.. biar ga mubazir kan? " Risa menengahi.


"Ya udah.. "


Akhirnya drama setiap kali kami makan di luar ini pun berakhir. Dan di menangkan oleh bumil yang memang ingin mendominasi makanan yang di idamkan nya di meja hingga penuh.


Sambil menunggu waiter, aku memainkan ponsel tapi tiba-tiba ingin buang air kecil.


"Aku ke toilet dulu yaaa.. ga kuat! " Pamitku sambil beranjak dari tempat duduk.


Aku sedikit berlari ke arah toilet dan tanpa pikir panjang langsung masuk ke salah satu pintu.Setelah selesai.. aku hendak mencuci tangan, tapi ada yang aneh saat melirik ke arah cermin. di belakangku ada seorang pria asing berdiri dengan tatapan heran dan memandangku.


Deg.


Aku terperanjat.

__ADS_1


Ini toilet cowok?


Ya ampun... Gadis!


"Ka-mu sa-lah masuk! " Katanya memakai bahasa Indonesia yang kaku.


Dengan wajah malu aku tersenyum ke arah nya. "Sorry.. " Kataku pelan.


Eh.. ko mirip banget sama Senja?


Tapi semua bule kan emang mirip-mirip muka nya kan?


"Permisi.. " Kataku berjalan ke arah pintu keluar toilet sambil mengendap-ngendap.


"Kamu kenapa Dis? " Tanya Nindy heran karena melihatku mengusap dadaku pelan.


"Aku salah masuk toilet dong! masa ke toilet laki-laki? hihii.. " Aku terkekeh mengingat kejadian barusan.


"Hahaha...ada-ada aja nih Gadis! "


"Udah ada makanan yang dateng? "


"Belum.. masih nunggu. "


Setelah sekitar setengah jam, akhirnya makanan pesanan pun datang.. Ayung dengan berbinar-binar dan begitu antusias langsung mencicipi satu persatu makanan yang tersaji.


"Mhhmmm..ini enaaak.. tapi agak kurang cocok di lidah aku..but so far so good... coba aku icip yang ini.. pizza nya enaaak banget lhoo creamy! calzone nya juga enaaak.. Ayo dong kalian ko pada diem sihh? bukan nya makan? "


Kami berempat hanya bisa tertegun sambil memperhatikan Ayung yang seperti belum makan 3 hari.


"Ckckck... teh Ayung makan nya pelan-pelan ihhh.. kaya yang ga makan berhari-hari tau ga! " Omel Bintang sambil menyeka sudut bibir Ayung.


"Teteh emang laper banget dek... gatau kenapa teteh juga.. sebentar-sebentar emang cepet laper.. malahan teteh ini mau pesen pasta.. samaa... "


"Ayuuuung..?? " Kami memotong omongan Ayung dan menatap heran ke arahnya.


"Hehehhe... ini tuh Risalah ngidam guys.. kalian ga akan ngerti karna belum ngalamin.. "


"Apaan coba risalah ngidam Yuung? yang ada Risalah hati tuh judul lagu nya dewa 19.." Kataku sambil mengambil sepotong pizza.


"Itu bahasa puitis nya...ya pokoknya gitu lah... kalau Senja pasti ngerti! "


"Huuuuh.. Senja lagi.. Senja lagi... " Kami kompak memprotes Ayung yang terus menerus mengunyah makanan sambil tersenyum sendiri.


Dasar Ayung...


Aku bahagia ngeliat dia bahagia kaya gini. Meski sempat ragu dengan perasaanku sendiri.. Tapi akhirnya aku sadar bahwa persahabatan kami begitu indah... Dan perasaanku terhadap Senja menghilang seiring makin eratnya persahabatan kami.


Do'a tulusku...


Semoga kamu bahagia bersama Senja selamanya ya Ayung....


***

__ADS_1


__ADS_2