
Hotel xxx
Nindy
"Duuuhh.. kita harus gimana? " Aku benar-benar bingung harus bagaimana, pasalnya sehari kemarin Ayung kabur dan ga bisa di hubungi.
"Kita harus ngasih tau guru Nin! " Usul Gadis.
"Tapii.. gimana yaa? bingung! " Risa tak kalah gelisah.
Tok.. Tok.. Tok..
Risa membuka pintu kamar.
"Kalian udah tau kabar Lembayung? " Tiba-tiba Radith datang tanpa di undang.
Kami bertiga menatap nya sinis.
"Semua ini gara-gara ka Radith tau ga! "
"Aku udah bilang itu.. aku khilaf! " Kata Radith terbata.
"Duuh..Ayuung, kemana sih kamu? kemarin kita masih bisa bohongin guru kalau Ayung sakit, tapi kalau hari ini nanyain lagi gimana? " Nindy semakin gelisah.
"Kita lapor polisi aja!ini udah 24 jam wajib lapor! " Usul Gadis lagi.
"Jangaaan..! bisa panjang urusan nya! lebih baik kita bilang ke pak Rahmat dulu, aku curiga.. " Radith terdiam sejenak. " Senja juga ga keliatan batang hidung nya! "
"Maksud ka Radith.. Ayung pergi sama Senja gitu? Ga mungkin! "Gadis membantah.
"Aku udah tanya Dion dan Rian temannya Senja, dan mereka bilang ga tau..tapi kemarin ada anak lain yang lihat mereka ngobrol di trotoar dekat hotel."
"Masa sih? mereka kan ga dekat! aku ga percaya! " Gadis bersikeras.
"Kalau gitu aku mau lapor pak Rahmat dulu.. " Radith meninggalkan kamar begitu saja.
"Duuuh.. gimana niiih girls? "
"Aku mau telpon mamah nya Ayung! "
"JANGAN!! " Gadis dan Risa bersamaan.
"Kenapa? "
"Mamah nya Ayung punya penyakit jantung! "
"Ya Allah.. "
"Kalau beneran Ayung pergi sama Senja, aku takut Ayung kenapa-napa. " Gadis merengut.
***
Radith
Aku frustasi membayangkan betapa kecewanya Lembayung padaku, sampai-sampai dia kabur dari rombongan study tour tanpa memikirkan resiko kedepan nya.
Aku memang sangat salah..
Aku khilaf.
Andai saja Carla tidak menunjukkan foto-foto Lembayung dengan Senja, mungkin aku tak akan ter- provokasi.
Foto pertama saat Lembayung berada di halaman belakang sekolah mengobrol dengan Senja.
Foto kedua saat Lembayung sedang berlari di Saraga dengan Senja.
Dan foto ketiga, saat malam kemarin di Pura uluwatu dia berjalan berdua dengan Senja, dan malam-malam pula.
Apalagi aku ingat, pada saat pernikahan tanteku.. aku lihat Senja memang kerap memandang terus Lembayung. Di saat itupun Lembayung malah menatap ke arah nya.
Senja.
__ADS_1
Arrrgggh!! Damned..
Kenapa harus Senja?
Aku bukan tipe orang yang suka membeda-bedakan circle pertemanan, tapi.. kalau orang yang kusayangi sekarang sedang bersama dengan orang yang track record nya seperti Senja? Aku tak rela...
Yes I'am jealous.
Barusan aku sudah memberitahu pak Rahmat perihal Lembayung yang kabur dengan Senja. Aku sangat yakin memang mereka pergi bersama.
***
Senja
Ponsel Lembayung masih tersimpan di atas nakas, ingin sekali menghubungi seseorang tentang keberadaan kami disini.
Tadi malam aku benar-benar tidak bisa tidur.
Antara kebahagiaan yang membuncah bisa bersama dengan nya.. tapi juga ada rasa gelisah karena merasa bersalah.
Di satu sisi..
Aku hanya ingin menghibur Lembayung yang sedang bersedih, tapi di sisi lain.. ini perbuatan yang tidak bertanggung jawab.
Baiklah.. seharian ini aku akan menemani nya lagi. Entah kemana.. kemanapun tempat yang gadis itu inginkan.
Aku akan terus membujuk nya.
Nanti sore aku akan membawa nya kembali ke rombongan study tour sekolah. Dan meminta maaf kepada guru pembimbing karena mungkin sekarang membuat kekacauan disana.
Ini jam berapa ya? sudah pagi, aku akan membersihkan diri terlebih dahulu agar setiap saat siap mengantar sang puteri.
***
Lembayung
Tok.. Tok.. Tok..
"Senjaaaa.. Senjaaaa! "
Tok.. Tok. Tok.. Tok..
Aku mulai gelisah tak menentu. Takut..
Takut dia meninggalkan ku.
Apa yang bakalan aku lakuin kalau aku sendirian? aku ga hafal jalan..di pulau sebesar ini yang hanya wisatawan, selama ini aku belum pernah kemana-mana sendirian.
Ya Allah.. Senja kemana?
Tanpa pikir panjang aku membuka pintu kamarnya menerobos ke dalam .Tak di kunci.
"Senjaa.. "
Ku dengar suara gemericik air di kamar mandi. Perasaanku pun tenang seketika..karena ternyata dia ga pergi ninggalin aku.
Ya ampuuun! Aku menepis dahiku dan merutuki kebiasaan jelekku yang suka menerobos pintu.
Saat aku mau membalikkan badan, Senja membuka pintu kamar mandi..Seketika mulut nya menganga, kedua manik mata nya membulat, terpelanga.
"Arrrrrggh.. . Senjaaaaa maafin aakuuuu! aku mau ke kamar dulu! nanti kalau udah siap, ketuk pintu kamar aku yaaa! " Aku tergesa meninggalkan Senja yang masih menganga.
Dag.. Dig.. Dug..
Ternyata yang sering aku tonton di drama korea atau ku baca di novel itu ,benar adanya dan aku alami sekarang.
Kalau di slow motion mungkin adegan nya bakalan ketiplek banget kaya adegan klasik yang selalu ada di hampir setiap drama itu.
Oh My God..
Muka aku mau di taro dimana coba?
__ADS_1
***
Senja
Deg..
Aku terperanjat melihat Lembayung sedang berdiri di depan tempat tidur dan sedang melihat ke arahku.
"Arrrrrgh... Senjaaaaa maafin aakuuuu! aku mau ke kamar dulu! nanti kalau udah siap, ketuk pintu kamar aku yaaa! " Dia pun berlari tergesa menuju kamarnya di sebelah.
Untuk beberapa detik aku masih berdiri dengan mulut menganga tak percaya.. Setelah ia pergi, kulihat tubuh ku dari mulai mata kaki.
Untung saja, aku memakai boxer.. meski naked bagian atas. Tetap saja Aku masih merasa malu karena orang itu Lembayung.
Tok.. Tok..
"Iyaah Senja Sebentar..! "Dari dalam terdengar suara Lembayung menyahut.
"Ehh..ngg.. kamu udah siap? " Tanyanya dengan pipi yang sedikit merona.
"Udah.. " Jawabku singkat, masih menahan malu. "Kita kemana?"
"Aku pengen nya ke forest gitu.. "
"Ke Nusa Lembongan Klungkung gimana? "
"Let's gooooo! "
***
Dibutuhkan waktu 30 menit dengan kapal cepat atau fast boat dari Bali ke Nusa Lembongan, berangkat dari dermaga pantai Sanur Denpasar, menuju dermaga Jungut Batu ataupun Musroom Bay.
Setelah sampai di dermaga, kita menyewa sepeda motor untuk menuju hutan bakau tersebut, setelah sampai..sudah banyak tukang perahu yang siap mengajak kita menjelajahi hutan mangrove.
Mangrove tour di pulau Nusa Lembongan Klungkung ini menjadi agenda wajib bagi yang ingin menikmati keindahan hutan bakau, menyusuri kanal-kanal dengan lebar sekitar 2 meter, masuk ke tengah hutan mangrove yang lebat, menikmati alam yang asri, sejuk lengkap dengan pemandangan laut yang spektakuler.
Mangrove tour dan perahu tradisional tidak bisa dipisahkan disaat mengikuti acara wisata ini, sebuah acara tour singkat namun bisa terbilang istimewa.
Hutan Mangrove yang memiliki luas sekitar 9 kilo meter tersebut, selain berfungsi sebagai pelindung pantai dari gelombang air laut, agar tidak abrasi jika difungsikan untuk wisata dan tour.
Di kawasan pariwisata Denpasar ini disediakan jembatan kayu untuk trekking menyusuri kawasan hutan dan disediakan sebuah menara yang bisa melihat alam sekitarnya dan dikenakan tiket masuk.
"Kamu udah ga takut lagi? " Tanyaku melihat Lembayung yang sedang asyik mengambil angle yang bagus untuk di jadikan objek foto.
"Sedikit sih.. tapi udah ga takut.. kan ada kamu! " Katanya datar.
Wajah datarnya, kontras dengan apa yang aku rasakan.
"Kita kembali ke study tour sekolah ya Lembayung nanti sore! "
Lembayung hanya diam tak berkata apa-apa. Di sepanjang perjalanan menyusuri hutan, kami sama-sama tidak saling bicara. Aku menebak ia kesal padaku karna terus membahas sekolah.
***
Lembayung
"Kita kembali ke study tour sekolah ya Lembayung nanti sore! "Tanya Senja padaku saat aku sedang memotret.
Aku hanya diam tak berkata apa-apa. Entahlah.. sebenarnya perasaan ku bagaimana.
Entah aku yang merasa mulai nyaman dekat dengan nya.. si berandal sekolah yang track record nya terkenal jelek dan selalu di pandang negatif oleh kebanyakan orang?
Atau aku yang masih merasa sakit hati dan tidak mau bertemu Radith untuk saat ini?
Apa alasanku ingin berlama-lama bersama dengan Senja?
I don't understand about my feelings.
I'am in confusion.
__ADS_1