Lembayung Senja

Lembayung Senja
Aku ingin Berubah..


__ADS_3

Gadis


Mungkin udah saatnya aku jujur sama sahabat-sahabat ku, selama ini aku ga pernah bilang ke mereka kenapa setiap kali bahas si berandalan itu, aku suka langsung naik darah.


"Jadi waktu kelas 10,aku tuh suka sama cowok.. kita beda kelas, tapi gatau kenapa aku tuh terobsesi banget deh sama dia! "


"Kita waktu itu belum sekelas ya?" Potong Nindy.


"Siapa.. siapa cowoknya?" Ayung penasaran.


"Aku kenal ga? " Tanya Risa.


"Girls.. dengerin dulu, nanyanya nanti aja! " Aku pun manyun karena dari tadi omonganku di potong terus.


"Iyah deh.. iyah.. uluh tu bibir! " Ayung mencubit pipi ku.


"Kalian bakalan kaget kalau aku kasih tau! " Aku ragu.


"Iihh.. buruan siapa dia kasih tau kita! "


"Iyah sih Dis.. bikin kita penasaran aja! "


"Oke.. " Aku menghela nafas, berat banget mau bilang yang sebenarnya.


"Cowok yang aku suka dari awal masuk SMU itu.. " Aku menarik nafas dalam-dalam ."Senja.. "


"WHAT???? "


Sudah kuduga mereka pasti terkejut mendengar kejujuranku.


"Wait girls!! " Lagi-lagi aku menjeda omonganku.


"Tapi.. itu sebelum aku sayang sama Rama! ".Aku benar-benar ga kuat kalau udah bahas Rama, aku terpukul dan sakit hati banget mengingat saat terakhir ia menghembuskan nafas di depan ku dan para sahabat berandalnya.


"Dis.. " Ayung memelukku dan menenangkan seperti biasa. Dia memang sahabat paling mengerti aku, yang paling lembut dan penyayang.


"Kaliaan.. kaliaan ga tau gimana terpuruk nya aku,saat kehilangan orang yang baik sayang sama aku. " Aku mulai terisak.


"Gadiiiis.. pantesan kamu itu! kaya ada sesuatu yang kamu sembunyiin dari kita" Nindy ikut memeluk ku.


"Dari awal masuk emang ceritanya aku tuh ngejar-ngejar Senja, dengan minta bantuan Rama. karena aku bisa ngorek info dari dia.. tapi karna sifat si Senja yang dingin kaya gunung es, lama-lama aku malah sayang sama Rama, dia tuh anaknya baik.. ga kasar, perhatian sama aku! "


"Rama yang selalu nemenin aku kemanapun.. sampai akhirnya.. dia Over Dosis dan meninggal. "


"Makanya aku tuh masih benci banget sama para berandalan itu! gara-gara gaul sama mereka, Rama jadi pecandu! "


"Gadis.. kita ga bisa nyalahin oranglain tanpa tau kejadian yang sebenarnya Dis.. mungkin emang sudah jalan -Nya seperti ini. Kamu yang kuat yaaa.. do'ain Rama semoga Allah mengampuni semua kesalahan sewaktu dia hidup, kita semua ikut do'ain. "


"Makasih Ayung.. Nin.. Ris.. Kalian emang sahabat yang paling ngerti aku. "

__ADS_1


***


Lembayung


Aku terbelalak kaget, mendengar kejujuran yang di sampaikan Gadis..


Senja?


Bagaimana bisa Gadis rahasiain ini udah lama. Pantas saja kalau udah bahas si berandalan pasti Gadis yang paling keki. Sebenernya Senja itu orang nya seperti apa ya? ko orang-orang malah mandang dan anggap dia negatif mulu.


Aku kira awalnya memang begitu, tapi setelah kemarin sempat ngobrol di Saraga.. ternyata orangnya asik ko.. biasa aja. Emang agak dingin sih muka nya datar tanpa ekspresi. Katanya kaya gunung es juga, tapi sama aku ngga.. malah dia yang ngajak ngobrol duluan.


Mhhmm.. Aku pikir, kejadian jum'at kemarin dia mukul Kevin itu memang kesalahan dia.. makanya aku tuh kadang suka ketus, tapi ternyata kenyataan nya.. Kevin yang playing victim, ngaku ke pak Rahmat kalau tiba-tiba Senja yang mukul tanpa sebab.


Kita emang ga boleh langsung Judge orang secara sepihak.. Kalau ada akibat pasti ada sebab. Menghakimi orang lain memang tidak dilarang, tetapi bukankah lebih baik melihat nilai yang positif dalam diri seseorang dibandingkan sifat buruknya saja? Dengan begitu, kita bisa menghargai orang lain dan diri sendiri.


"Ayung.. hei.. kenapa ngelamun? " Risa menepuk bahuku.


"Eh.. gapapa"


"Kita mau pulang dulu yaa.. udah sore banget mau maghrib bentar lagi nih! " Seru Nindy.


"Shalat maghrib disini aja gimana? " Tawarku.


"Aku belum ijin sama Bunda"


"Iyah aku juga"


***


Senja


Pak Syarif mengajariku dengan perlahan, mengajariku tentang Tauhid terlebih dahulu. Aqidah,akhlak dan Adab,lalu tentang fiqih.


Aqidah, Ajaran pokok dalam Islam yaitu hal-hal yang menyangkut kepercayaan atau keyakinan hati yang berdasar atas Rukun Iman.


Akhlak dan Adab, jadi bukan hanya sekadar menjalani ajaran iman dan amal, tapi Islam juga mengajari agar semua muslim menghiasi diri lahir dan batin dengan adab dan akhlak mulia.


Fiqih yang menyangkut Aspek hukum dalam Islam meliputi berbagai amal perbuatan.Amal-amal perbuatan tersebut dapat dibagi menjadi dua kategori dasar menurut arah hubungannya. Ibadah dan muamalah.


"Jadi Senja.. coba nanti di rumah, praktekin yaa.. belajar thaharah ! karena menurut syari'at Islam kita wajib bersuci dari hadas maupun najis sehingga seorang diperbolehkan untuk mengerjakan suatu ibadah yang dituntut harus dalam keadaan suci seperti shalat."


"Di perhatikan cara berwudhu dengan baik.!


"Baik pa.. kalau besok saya main kesini lagi boleh pak? " Aku bertanya dengan sedikit ragu.


"Boleh atuh.. saya mah seneng kalau ada yang mau belajar! "


"Makasih banyak pak. saya pamit pulang dulu! "

__ADS_1


"Oh iyah.. in syaa Allah nanti saya kenalkan dengan Ustadzh dan guru saya selama saya mondok.. Biidznillah " Ujar pak Syarif.


Aku tersenyum lebar mendengar pernyataan beliau. betul tadi yang pak Syarif bilang:


..."Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri."...


Kalimat yang kutip dari Al-Qur'an surat Ar-Rad ayat 11 ,yang bisa di jadikan motivasi bagi yang ingin berubah.


Aku ingin berubah..


Benar-benar ingin berubah..


Ridhoi Ya Allah.


***


Pak Syarif


Hari ini, saya kedatangan tamu yang spesial. Bagaimana tidak spesial... seorang siswa yang selama ini di anggap badung dan berandalan, tiba-tiba bilang ingin berubah.


Alhamdulillah, padahal selama saya mengajar di kelas nya. Bisa di hitung dengan jari berapa kali anak itu masuk dan mengikuti pelajaran saya.


Saya hanya bisa mengusap dada dan berdo'a agar supaya anak itu berubah.Allah mendengar do'a saya dan mungkin do'a yang lain yang ikut mengkhawatirkan nya.


"Dosa saya banyak banget pak.. "


"Dosa besar yang saya kira ga akan pernah bisa di ampuni oleh Allah.. "


"Saya ber****.. meminum minuman keras.. sempat menjadi pecandu nazpa, dan masih banyak lagi dosa lain yang bahkan saya malu untuk bilang. "


Terus terang saya kaget mendengar semua pengakuannya, meskipun sepertinya tidak semua ia ceritakan. Tapi secara garis besar.. selama ini dia sangat salah pergaulan.


Dengan berusaha untuk bertutur lembut dan penuh pengertian,perlahan saya membesarkan hati nya.


"In syaa Allah bisa di ampuni.. asalkan bersungguh sungguh dan tidak mengulangi! kamu harus shalat taubat, taubat nasuha! "


Selama saya menerangkan, mulai dari Tauhid yang menjadi pondasi. Aqidah dan keyakinan kepada Allah.. dan masih banyak lagi yang saya sampaikan, dan ia dengarkan dengan seksama. Bahkan tak jarang ia mengeluarkan airmata.


Kasihan sekali anak itu..


Entah mengapa,naluri saya sebagai seorang ayah merasakan.. betapa anak itu haus akan kasih sayang orangtua.


Tak apa Nak, BarrakaAllah fiik..


Semoga Allah Memberkahimu.


"Baarakallahu Laka Fii Ahlika wa Maalika"


Artinya: Semoga Allah menganugerahkan barakah kepadamu pada keluarga dan hartamu (HR. Bukhari)

__ADS_1


***


__ADS_2