Lembayung Senja

Lembayung Senja
Holi Day 1 : Dia...


__ADS_3

Lembayung


"Dis... tunggu bentar! aku lupa kameraku ketinggalan di bus. "


"Yaah kamu mah.. sana cepet ihh.. kita cuma punya waktu buat simpen barang-barang aja! gapapa atuh nanti juga kita naik bus lagi! "


"Ngga akh.. papah wanti-wanti harus jagain! "


"Ya udaah.. "


Aku pun berbalik berjalan menuju bus, dan naik ke atas nya.


Deg.


Aku terperanjat kaget dan membulatkan kedua bola mataku saat melihat 'Dia' di hadapan ku. Di dalam bus ini.


We stare at each other for a few seconds.


"Eh.. kamu disini juga? " Aku memutuskan kontak mata dan entah kenapa deg-degan sekali di dekat nya.


Untuk menetralisir.. Aku pun mulai mencari kamera di seat yang tadi aku duduki.


"Kamu cari sesuatu? " Tanyanya.


"Hmm.. ya.. kameraku.. " Jawabku.


Dia tiba-tiba menyalakan lampu senter ponsel nya dan membantuku mencari di kolong setiap seat.


"Ko ga ada yaa? " Cemas ku sambil membuka tas backpack kecil warna hitam yang ku pakai,siapa tau ada di dalam tas. "Tuh kaaan ga ada! "


"Mungkin kamu lupa.. di masukin ke koper atau.. "


"Astaghfirullah.. Iyah lupaaa.. tadi aku nitip ke ka Radith. " Belum selesai ia bicara,aku langsung memotong dan menyebut nama Radith.


Dia pun mendengus.


Eh?


"Ya udah aku mau turun dulu yaa.. " Aku mengambil langkah ke sebelah kiri akan melewatinya. Tapi ia yang hendak memberi ku akses jalan.. malah salah menggeser badannya ke sebelah kanan.karena kita berhadapan.


Eitss.. hmm hampir saja badan kita tabrakan.


Tidak sengaja beberapa kali malah kami salah menggeser badan .


Tampak nya dia pun begitu.


Kami pun tertawa bersama karena kebodohan kami berdua.


"Eh.. sorry yaaaa.. aku.. aku.. kenapa ya oon gini ih! " Kataku sambil menepuk dahi dan merengut.


"Me too.. Sorry! " Katanya.


And guess what?


Ia tersenyum lebar menampilkan hampir semua gigi rapih nya, di depanku.


Kemana Senja yang dingin dan nyaris tak berekspresi itu?


Aku terdiam, menatapnya tanpa berkedip dan takjub selama beberapa detik.


"Lembayung.. Lembayung..! "


"Astaghfirullah.. Ehh.. iyah.. apa? " Aku mengerjap dan mengalihkan pandangan ke arah lain. "Bye Senja... "


"Bye.. "


Dengan setengah berlari aku turun dari bus lalu mendekat ke arah Gadis dan teman-teman yang sudah berkumpul di lobby.


Room no. 79.


Setelah menerima kunci kamar hotel, kami semua bergegas mencari no kamar masing-masing. Menyimpan koper dan barang-barang yang sekira nya tak akan di gunakan untuk mengunjungi kawasan wisata nanti.


Jadwal Day 1

__ADS_1


*Pantai Pandawa


*Lunch


*Ganesha Wisnu Kencana(GWK)


*Pura luhur Ulluwatu


*Dinner.


***


Pantai Pandawa


Senja


Pantai Pandawa adalah salah satu destinasi wisata yang terletak di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali.


Dari pusat Kota Denpasar berjarak sekitar 27 kilometer dan bisa ditempuh waktu normal selama 1 jam perjalanan.Melalui Tol Bali Mandara.


Lokasinya yang tersembunyi dan jalan masuk menuju ke lokasi diapit dua tebing batu sempat membuat pantai Pandawa disebut sebagai pantai rahasia “The Secret Beach”, sebuah tempat wisata dengan suasana yang tenang dan belum begitu ramai seperti umumnya wisata pantai di Bali. 


Tapi untuk saat ini Pantai Pandawa sangat ramai karena menjadi destinasi wisata wajib dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara.


Lokasinya yang terletak di balik tebing kokoh membuat panorama alam di Pantai ini terlihat sangat eksotis. Selain wisata alam, pihak pengelola juga memasukkan unsur budaya di pantai ini dengan meletakkan lima buah patung Ksatria Pandawa di antara dinding-dinding tebing.


Kita bisa berfoto atau selfie dengan latar patung Ksatria Pandawa seperti Arjuna, Bima, Yudistira, Nakula, dan Sadewa.


Kelima patung Ksatria Pandawa dipercaya sebagai “penjaga” pantai yang akan melindungi daerah sekitarnya dari petaka. Patung tersebut diukir dengan indah oleh para seniman pemahat asli Bali.


Masih di lokasi yang sama, juga terdapat patung Dewi Kunti yang merupakan ibu dari kelima Ksatria Pandawa. Semua patung itu dibangun setinggi 5 meter dan berjejer menghadap ke pantai.


"Kita kesana yuuk.. " Ajak Dion, sambil menggandeng Intan. "


"Gue sama Wanda nyusul ya.. mau ke toilet bentar! "


"Ja.. lo mau diem terus disitu? "


"Sipp.. "


Rombongan menyebar karena sesuai intruksi kita hanya sebentar disini, setelah dari sini akan langsung makan siang.



sumber:ig @pandawabeachbali



Aku membidik, tepat ketika gadis berbaju Salem sedang tersenyum ceria ke arah teman-teman nya sambil memegang Floppy hats di tangan nya.


Beautifully you.. Lembayung.


How can I not Love you?


Pantai yang menyuguhkan panorama laut biru dan hamparan pasir putih nan indah ini, semakin indah dengan betapa berbinar nya dirimu..


***


Lembayung


"Sayang.. ayo kita di suruh kumpul dan masuk ke bus! " Radith memanggil ku dari kejauhan.


"Iyah.. " Aku pun menghampirinya. Berjalan beriringan menuju rombongan yang sedang berkumpul bersiap masuk ke bus.


Menempuh waktu sekitar 25 menit, kami semua tiba di sebuah restoran yang berlokasi di bilangan Kampus tepatnya disebelah Pomp Bensin Jalan Raya Uluwatu.


Restoran ini sangat besar berlantai dua cocok untuk group-group besar dan tempat parkirnya luas bisa menampung beberapa bus besar maupun mobil-mobil pribadi.


Menu makan pun sangat lengkap baik chinese food, seafood, western, halal food, a la cart, set menu, buffet dll semuanya bisa dilayani disini.


Guru menginteruksi bahwa yang beragama muslim di persilahkan untuk menunaikan kewajiban shalat dzuhur terlebih dahulu.


"Aku shalat dulu ya.. sebelum makan." Kataku pada Gadis, Nindy dan Risa. Mereka pun ikut ke musholla sambil membawa alat shalat masing-masing, mumpung masih menunggu makanan datang.

__ADS_1


Karena Radith sedang berbincang dengan guru-guru di sebuah meja yang lumayan panjang ukuran nya.


Hmm.. murid kesayangan.


"Ehh.. eh.. itu kan Senja! " Nindy berbisik.


"Dia shalat? waah bakalan ada hujan badai!" Ledek Gadis.


"Huuush!! " Aku dan Risa menepuk bahu Gadis.


"Ga boleh gitu tau! kalau liat orang berubah itu harusnya seneng, di dukung.. di do'ain supaya istiqomah. bukan di cibir! " Kataku sambil membuka kaos kaki sebelum masuk ke tempat wudhu khusus perempuan.


"Makanya banyak orang yang baru hijrah trus balik lagi ke kebiasaan lama, karena banyak yang mencibir..menghujat.. menghakimi. Dengan bilang misalkan eh.. tumben ke mesjid? nah gitu dong! bla.. bla.. bla.. ".


"Kata-kata itu tuh biasanya bikin insecure tauu ,yang tadinya niat berubah, tapi jadinya malu! " Risa menimpali.


"Iyaaah.. sorry deh para fans nya Senja.. hhihii.. " Gadis terkekeh.


Aku menyunggingkan senyuman,melihat ke arah 'Dia' yang telah selesai berwudhu.. air wudhu pun masih menetes dari wajahnya.


"Ma Syaa Allah.. " Kataku lirih dan pelan, takut terdengar yang lain.


Laki-laki kalau sehabis wudhu itu..Aura nya..


Astaghfirullah,


Ini barusan aku diam-diam mengaguminya bukan? Really?


Akupun bergegas mengambil air wudhu dan masuk ke musholla dan menunaikan kewajibanku.


"Ka Radith.. sini! " Aku memanggil Radith yang masih saja asyik mengobrol.


Dia berpamitan lalu menghampiri ku.


"Udah shalat belum? " Tanyaku.


"Eh.. iyaah belum. "


"Shalat dulu! nanti keburu abis waktunya."


"Iya sayang.. makasih ya udah ingetin! " Radith pun berjalan menuju musholla.


***


Senja


Destinasi berikutnya adalah Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK). disini terdapat Patung setinggi 121 meter dengan lebar 64 meter.patung tersebut telah resmi menjadi patung tertinggi ketiga di dunia.



sumber: ig


Patung ini menggambarkan Dewa Wisnu yang tengah mengendarai Garuda. Dalam mitologi Hindu, Dewa Wisnu dipandang sebagai pelindung alam semesta.


Ia didampingi oleh Garuda yang melambangkan kesetiaan dan pengabdian tanpa pamrih. Kencana adalah emas, artinya keduanya dihiasi mahkota dari mosaik emas. Garuda juga merupakan lambang negara Indonesia dan melambangkan kemerdekaan.


And the fact.. patung GWK mengalahkan tinggi Patung Liberty yang tingginya mencapai 93 meter.


Setelah rombongan berswafoto bersama, kita semua ke Street Theater yang merupakan titik awal dan akhir kunjungan ke Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana.


Di sini juga kita dapat menemukan banyak toko dan restoran di satu tempat dan dimana semua perayaan terjadi.Kita bisa mendapatkan souvenir Bali dan merchandise GWK.


"Panas banget! " Keluh Wanda pada Intan.


"Iyah Wan..capek lagi! " Intan ikut mengeluh.


"Nama nya juga jalan-jalan yang.. " Kata Rian.


Mereka sibuk pacaran sambil bergandengan, sementara aku tak pernah melepaskan kamera di tanganku dan terus membidik objek yang menurutku indah.. Termasuk 'Dia'.


Ternyata foto-foto candid nya memenuhi memory card ku.


***

__ADS_1


__ADS_2